First Swimming Lesson

renang

Sudah lama kami disarankan agar Lukman belajar renang. Beberapa kali psikolog, guru bahkan teman menganjurkan hal itu. Tapi kami masih belum jalankan, karena beberapa alasan. Ketika masih umur balita, kami kawatir Lukman masih belum bisa beradaptasi dengan guru. Jangankan guru yang baru dikenal, guru yang sudah lama Lukman kenalpun kadang masih kesulitan memotivasi kalau ia tidak mau melakukan sesuatu.

Dengan bertambah besarnya Lukman, ia semakin berkembang dan semakin ia percaya diri menghadapi situasi baru dan berkenalan dengan orang dan guru baru. Di sekolahpun ia semester ini berhadapan dengan beberapa guru baru, dan Lukman bisa menyesuaikan diri dengan baik, walau ada satu dua guru yang Lukman masih enggan untuk ikuti instruksinya. Namun secara umum, penyesuaian Lukman dengan orang baru sudah cukup baik.

Sejak awal tahunpun Lukman kembali ikut terapi, di klinik tumbuh kembang Pelangi yang baru ia datangi, dengan terapis yang baru ia kenal. Terapi sampai sekarang berlangsung baik, hanya satu kali Lukman sempat menangis, yang rupanya saat itu ia sedang tidak enak badan. Sepulang terapi ia mulai demam. Nah dibulan ramadhan yang akan datang ini, klinik tersebut akan libur, sampai saatnya masuk sekolah lagi. Kami jadi kepikiran, berarti hampir dua bulan Lukman kosong terapi. Memang sih bulan puasa, dan biasanya Lukman juga berpuasa, tapi kalau dibiarkan kosong saja tanpa kegiatan fisik selain olahraga dengan alat sportop dirumah, saya kawatir ketika masuk sekolah dan mulai terapi Lukman perlu penyesuaian lagi, karena terlalu lama kosong kegiatannya.

Akhirnya saya mulai memikirkan alternatif kegiatan olah fisik yang menyenangkan bagi Lukman. Setelah telepon kesana kemari, akhirnya kami putuskan Lukman mulai les renang di Anak Air. Ketika ditanya, wah Lukman senang dan mau. Memang Lukman paling suka main air, walau belum bisa renang ia selalu mau main di kolam renang.

Akhirnya kemarin kami datang ke tempat les untuk pertama kalinya. Awalnya Lukman ragu-ragu, mau masuk area kolam renangpun berhenti dulu meninjau suasana.
Maklumlah, suasana baru, dan tidak ada yang dikenal satu orangpun disana.
Selesai mendaftar, Lukman duduk dipinggir kolam menunggu guru datang, sambil cemplungin kakinya. Karena itu ketika akhirnya guru datang dan berkenalan, Lukman sudah ingin sekali nyemplung ke kolam.

Alhamdulillah sepanjang sesi Lukman bisa mengikuti instruksi guru dengan baik, walaupun kami tidak minta guru yang biasa dengan anak  berkebutuhan khusus. Ketika waktu les berakhir, Lukman dengan senang bilang “Minggu depan kesini lagi ya” :D semangaattt….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s