World Autism Awareness Day 2016

Beberapa hari menjelang World Autism Awareness Day, saya membaca twitter Yayasan Autisma Indonesia yang mengumumkan adanya event Light It Up Blue (LIUB) di Monumen Nasional, atau yang akrab dikenal dengan Monas, di Jakarta.

Monas7

Dokumentasi: Yayasan Autisma Indonesia

Sudah sejak tahun yang lalu, kota Jakarta ikut memperingati hari penting ini dengan menyorotkan lampu biru pada ikon kota, seperti kota-kota besar lain didunia. Event ini memang diprakarsai organisasi Autism Speaks di US sana. Walau tidak mendukung organisasi ini, saya tetap ikuti kegiatan LIUB di Monas tahun ini. Kenapa saya tidak mendukung, ada ceritanya disini: What’s Wrong With Autism Speaks. Lagipula, penyelenggara event di Jakarta adalah Yayasan Autisma Indonesia, yang independen dari Autism Speaks, namun ikut serta event LIUB karena undangan mereka.

Namun, karena tahun ini adalah tahun bersejarah, karena bulan lalu Lukman sudah menyadari dirinya penyandang autis, maka saya ingin ia tahu bahwa tiap tahun keberadaannya dan teman-teman sesama penyandang autis lainnya diakui, diberikan perhatian, walau mungkin hanya segelintir masyarakat yang memang betul-betul peduli terhadap autisme. Karena itulah kami sekeluarga memutuskan ikut acara LIUB tahun ini.

Ketika kami sampai di parkir IRTI, sekitar jam 18.00 cuaca nampaknya cepat sekali berubah. Angin cukup kencang bertiup, dan awan hitam bergerak cepat. Wah saya sudah siap-siap kecewa, batal melihat bersama-sama birunya Monas. Namun setelah menunggu beberapa saat dan hujan belum turun juga, kami putuskan berjalan masuk mendekati Monas.

Dari jauh kami belum melihat gerombolan orang berbaju biru berkumpul. Ada satu dua kelompok kecil, namun mereka juga seperti kami, bertanya-tanya dimana berkumpulnya. Akhirnya kami mulai foto-foto sendiri dahulu, dan kemudian bertemu teman-teman dari London School Centre for Autism Awareness. Saat sedang berfoto-foto itulah, saya mulai melihat titik kumpul didepan Monas, yang sudah cukup banyak orang berbaju biru disana. Kamipun bergegas berjalan kesana.

Sampai disana, saya lihat ada Dr. Melly Budhiman yang sedang berbicara pada seseorang. Setelah pembicaraan mereka berhenti, saya menyapa Dr. Melly dan mengajak Lukman bersalaman. Rupanya Lukman masih ingat dengan Dr. Melly, beliau pun menyapa Lukman dengan hangat. Lalu kami berfoto dengan beliau. Setelah itu, barisan berbaju birupun bersiap dan merapikan posisi. Balon-balon emas bertuliskan Light It Up Blue dipegang para peserta, dan “Satu, dua, tiga!….” kami berfoto beberapa kali.

Setelah itu, karena titik-titik hujan mulai turun, kamipun berlari menuju tempat parkir kembali, berlomba dengan titik hujan. Lalu kami langsung pulang kerumah🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s