Polychitemia Vera

Bulan September-Oktober ini saya cukup prihatin karena kakak laki-laki saya yang dipanggil anak-anak dengan “Maktuan” mengalami serangan jantung sampai dua kali. Kakak saya ini memang punya kelainan darah, dimana sel darah merahnya diproduksi lebih banyak dari normalnya. Istilah kedokterannya adalah Polychitemia Vera. Dibawah ini penjelasannya yang saya ambil dari situs WebMD.

Polisitemia vera adalah gangguan kronis langka yang menyebabkan kelebihan sel darah di sumsum tulang. Selain kelebihan produksi sel darah merah yang dramatis, produksi sel darah putih dan trombosit juga meningkat pada kebanyakan kasus. Karena sel darah merah yang berlebihan akibatnya darah mengental dan meningkat volumenya, kondisi yang disebut hiperviskositas. Darah yang mengental tidak memungkinkannya mengalir melalui pembuluh darah kecil dengan benar.

Penyakit ini sudah diketahui kakak saya sejak beberapa tahun yang lalu saat konsultasi dengan ahli darah. Ia sudah melakukan biopsi sumsum tulang belakang yang mengkonfirmasi adanya penyakit tersebut. Tidak ada obat yang harus diminum untuk menjaga kondisi secara umum, namun untuk mengatasi kentalnya darah, kakak saya harus rutin membuang darah (istilahnya plebotomi) setiap 3 bulan sekali. Namun karena kesibukan, dan tidak mau terganggu ibadah puasanya di bulan ramadhan akhirnya skedul terakhir terlewatkan.

Sekitar pertengahan September Maktuan yang sedang menyetir menuju kantor merasakan nyeri di dada, namun masih dapat meminggirkan mobil lalu menelepon kekantornya agar dikirimkan supir. Dengan supir tsb ia langsung ke RS terdekat, dan langsung ditangani di UGD. Ia lalu dirawat inap selama 3 hari. Diagnosa dokter yang merawat adalah stroke ringan, dan untuk selanjutnya disarankan kakak saya kembali ke ahli darah dan juga melakukan kateterisasi.

Dibulan Oktober Maktuan menjalani kateterisasi, dan hasilnya cukup baik. Tidak ada penyumbatan di pembuluh darah, hanya ada sedikit penebalan otot jantung, kondisi yang umum ditemukan pada kondisi darah kental. Namun sehari setelahnya, kembali kakak saya mengalami serangan jantung dirumah. Kembali ia masuk ke UGD, kali ini di RS yang biasa kami kunjungi untuk pemeriksaan. Disana diberikan obat pengencer darah, di EKG, dan juga dilakukan plebotomi. Kondisinya langsung membaik, namun oleh dokter spesialis jantung, karena ini sudah kedua kalinya serangan dalam waktu sebulan, diminta kakak saya dirawat di RS Harapan Kita, dibawa dengan ambulans kesana.

025

Di RS Harapan Kita Maktuan dirawat dikamar CVCU (Cardio Vasculer Care Unit) selama 2×24 jam. Selama itu kondisinya terus stabil, dan akhirnya dipindah keruang rawat inap biasa. 4 hari di RS Harapan Kita, kakak saya diperbolehkan pulang. Sehari dirumah, kakak saya merasa kakinya sakit, bahkan untuk berjalan saja sulit. Sesuai dengan saran dokter spesialis jantung, kakak saya pun konsultasi kembali ke dokter spesialis darah, kali ini di RS MMC. Ketika sudah diperiksa, dokter spesialis darah minta kakak langsung dirawat lagi, kali ini khusus untuk mengencerkan kekentalan darahnya. Tiap hari ia harus di plebotomi, karena itu lebih baik jika ia dirawat, memudahkan memonitor kondisi darah dan kondisi umumnya. Setelah 5 hari dirawat, ia pun sudah boleh pulang kerumah.

Pelajaran yang saya ambil dari penyakit Maktuan adalah, jika kita sedang sehat, umumnya kita lupa menjaga kondisi karena kesibukan, karena tidak sempat olahraga, dan lain-lain alasan sehingga mengabaikan kesehatan diri sendiri. Namun jika sudah badan tidak dapat kompromi, tergeletak ditempat tidur, barulah menyesalkan hal-hal yang kita lewatkan sehingga kesehatan menurun. Hari ini Maktuan sudah mulai berkantor kembali, namun masih setengah hari, dan mulai tidak diperbolehkan menyetir sendiri. Yang biasanya ia paling menolak disetiri orang lain, mau tidak mau harus kompromi dan diantar supir. Semoga kondisi Maktuan semakin membaik, dan ia terus menjaga kesehatannya dengan baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s