Lukman Jadi Dokter Cilik

Beberapa hari setelah peristiwa ‘Lukman dan Empedu’ (baca postingan sebelumnya) ada surat dari sekolah Lukman yang memberitahukan rencana kunjungan ke RS Omni Alam Sutera.

Saya senang sekali membacanya, sudah terbayang betapa senangnya Lukman dengan kunjungan tersebut.

Berikut ini copast tulisan dari website Sekolah Tetum Bunaya. Aslinya ada di http://sekolahtetum.org/?p=6102

.IMG_9924

Hari Kamis, 10 September 2015, anak-anak kelas Yupiter (5 SD) Sekolah Tetum Bunaya berkunjung ke RS Omni Alam Sutera untuk kegiatan “Aku Dokter Cilik”. Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pendidikan kesehatan sejak dini, dikemas dengan metode belajar sambil bermain.

Program ini mengenalkan anak pada perilaku hidup sehat, juga pada profesi dokter dan rumah sakit. Disana anak-anak diajak untuk bermain peran menjadi dokter dengan alat-alat yang menyerupai peralatan yang digunakan dokter sesungguhnya. Ruangannya pun di setting khusus dan menyerupai ruangan rumah sakit sesungguhnya. Dengan kunjungan ini diharapkan anak-anak dapat melakukan aplikasi materi pelajaran IPA.

Anak-anak kelas Yupiter datang ke sekolah lebih siang dari biasa yaitu jam 10.30, dan kami melakukan kegiatan rutin circle time. Kami berangkat dari sekolah pukul 11.00 dan sesampainya di sana kami mampir ke restoran McDonald yang tepat di seberang RS Omni Alam Sutera untuk makan siang. Setelah makan, anak-anak berjalan ke mushola RS Omni Alam Sutera untuk sholat dzuhur. Kemudian kegiatan Aku Dokter Cilik pun dimulai.

11

12

Ada lima ruangan yang memfasilitasi anak-anak berperan menjadi dokter, yaitu Nursery Room, Operating Theatre, Dentist Room, Emergency Room, dan Pharmacy Room.

Sebelum memasuki ruangan-ruangan di atas, anak-anak dibagi menjadi dua kelompok. Tiap kelompok di dampingi seorang suster dan seorang Kakak dari sekolah. Sebelum memasuki ruangan mereka dengan antusias berfoto dulu di photo booth.

14

14

Memasuki Nursery Room, anak-anak menggendong boneka layaknya bayi, mereka belajar mengukur suhu tubuh, mengganti popok, menimbang berat badan, dan membedong bayi.

Sebelum menggendong bayi, suster menjelaskan cara mencuci tangan dengan mengunakan sabun pencuci tangan. Anak-anak menikmati tahap demi tahap langkah mencuci tangan.

Kegiatan mencuci tangan ini selalu berulang ketika memasuki ruang lainnya. Begitu juga dengan pakaian dokter cilik yang disesuaikan dengan ruangan dan tindakan yang dilakukan.

16b

11

Kegiatan selanjutnya berlangsung di Operating Theatre, anak-anak begitu antusias melihat torso anatomi tubuh yang berada di tempat tidur. Mereka belajar anatomi tubuh manusia beserta fungsinya dengan rinci, dan juga diperkenalkan dengan alat-alat operasi.

Setiap suster mengangkat bagian tubuh dan menjelaskan satu per satu anak-anak menyimak dengan antusias dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan suster. Salah satu anak menjelasakan fungsi jantung untuk memompa darah, anak lainnya menjelaskan fungsi lambung untuk menghaluskan makanan.

17

Kegiatan kemudian, dilanjutkan ke ruang ketiga, ruang UGD (Accident & Emergency room), disana anak-anak diajarkan pemeriksaan fisik, serta latihan memakaikan perban pada luka. Saat pemeriksaan fisik anak-anak belajar mendengar detak jantung, mereka saling bergantian menjadi pasien dan dokter.

151

Selanjutnya di Dentist Room, anak-anak belajar menggosok gigi yang benar, cara menjaga kesehatan gigi, dengan alat peraga gigi dan sikat gigi. Mereka bergantian memperagakan cara menyikat gigi yang benar.

Terakhir anak-anak diajak untuk meracik obat. Mereka diberikan 2 kapsul tiap anak. Anak-anak menghaluskan gula pasir hingga lembut seperti racikan obat, dan memasukkannya ke dalam kapsul. Senang sekali merasakan sensasi menjadi dokter, merekapun meminta kapsulnya dapat dibawa pulang untuk ditunjukkan ke orang tua di rumah.

13

IMG_9887

Tidak terasa sudah hampir dua jam anak-anak berkeliling ruangan, ternyata kelima ruangan sudah selesai dikunjungi. Di akhir kegiatan anak-anak diberikan topi wisuda dan sertifikat. Mereka berfoto di podium yang telah disediakan. Setelah itu anak-anak diberikan bingkisan dari Rumah Sakit Omni. Terima kasih kepada Rumah Sakit Omni Alam Sutera, selain mendapatkan pengetahuan tentang kedokteran anak-anak juga diberikan bingkisan.

Dua jam terasa waktu yang singkat untuk anak-anak lewati. Anak-anak melakukan sholat Ashar setelah selesai kegiatan Aku Dokter Cilik. Tidak lupa kami berfoto bersama di RS Omni Alam Sutera sebelum pulang dan kami melanjutkan perjalanan kembali ke sekolah.

Ditulis oleh: Kak Winni

Note: Foto-foto koleksi Sekolah Tetum Bunaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s