Upacara 17 Agustus 2015

Tanggal 17 Agustus 2015 terlihat merah di kalender, kantor dan sekolah libur. Namun di hari itu kami bangun justru lebih pagi dari biasanya. Kedua anak kami Reza dan Lukman bertugas pada upacara 17 Agustus tahun ini. Reza sudah sejak minggu yang lalu beritahu kami akan bertugas sebagai pengibar bendera pada upacara disekolahnya. Sedangkan Lukman, pada hari Jumat sepulang sekolahnya saya diberitahu ibu gurunya akan bertugas membacakan doa pada upacara 17 Agustus di sekolahnya. Reza sudah berlatih setiap hari selama seminggu disekolah bersama teman-teman petugas pengibar bendera. Lukman mulai berlatih sehari sebelumnya dirumah bersama saya, setelah saya menerima email berisi teks doa yang akan dibaca dari ibu gurunya.

Selain dirumah kami, rumah Ayang – ibu saya – juga sudah heboh dari pagi. Keponakan tercinta, Ivan, juga menjadi petugas upacara 17 Agustus, dan harus berada di sekolah mulai jam 4.30 pagi! Untung saja ojek langganan bisa mengantar, jam 4 pagi sudah siap dihalaman rumah.

Berhubung tidak ada antar jemput, saya dan Papanya berbagi tugas: Papanya mengantarkan Reza ke SMP Lazuardi, sedangkan saya memenuhi undangan dari sekolah Lukman akan ikut upacara bersama para murid dan guru. Ini memang sudah tradisi dari tahun ke tahun di Sekolah Tetum Bunaya, kami para orang tua ikut upacara bersama anak-anak. Dari tahun ke tahun pula saya mengamati perkembangan Lukman mengikuti upacara.

Awalnya 3 tahun yang lalu, Lukman masih belum paham, apa itu upacara bendera, dan mengapa ia harus ikut berpanas-panas di lapangan, memberi hormat bendera, dll. Lalu dengan berjalannya waktu pemahaman Lukman sudah semakin baik, dan iapun lebih tahan lama berada dibawah terik matahari. Dan kemarin ketika berdiri di barisan petugas upacara Lukman cukup tenang, mengikuti jalannya upacara dengan penuh perhatian, dan menjalankan tugasnya baik: membacakan doa dengan suara lantang. Berikut ini rekamannya

Selesai upacara, kami para orangtua diminta berkumpul di amphiteater, dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan bersama anak-anak dan juga tampil bersama para orangtua di panggung bergantian dengan para murid dan guru.

Untuk Reza, walau kami tidak melihat sendiri penampilan pasukan pengibar bendera di SMP Lazuardi Jakarta, saya beruntung mendapat kiriman foto dan video dari ibu gurunya Reza, dibawah ini.

reza1reza2sp

Sedangkan ini foto dari sekolahnya uda Ivan, SMAN 38 :

IMG_20150818_063417

Rasanya bangga melihat kedua anak juga keponakan kami mendapat tugas pada upacara yang spesial ini, dan mampu melaksanakannya dengan baik.

3 thoughts on “Upacara 17 Agustus 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s