Student of The Year

Jumat kemarin ada acara istimewa, selain mengambil laporan perkembangan Reza di sekolah, sore hari itu juga ada acara buka puasa  bersama di sekolah dengan salah satu agendanya pengumuman Student of The Year.

Ketika mengambil laporan perkembangan, saya senang sekali, nilai-nilai Reza bertahan baiknya. Bahkan beberapa pelajaran naik nilainya dari semester sebelumnya. Prestasi itu didapat Reza dengan cukup mandiri, saya dan Papanya sudah tidak banyak mengontrol pelajarannya karena melihat tanggung jawab Reza sudah cukup baik. Tanpa harus di cek Reza sudah kerjakan semua tugas dan PR. Setiap hari di buku Agenda dari sekolah memang Reza mencatat apa saja yang akan dipelajari esok hari, lalu tugas apa yang harus dikumpulkan. Biasanya saya tinggal tanya: sudah dikerjakan? Lalu Reza perlihatkan, atau ia menjawab: sudah selesai disekolah, jadi tidak perlu dijadikan PR dirumah.

Di SMP Lazuardi GIS ini laporan perkembangan diberikan untuk aspek kognitif, psikomotorik dan afektif. Aspek kognitif berkaitan dengan kegiatan mental siswa dalam memperoleh, mengolah, mengorganisasi dan menggunakan pengetahuan. Aspek psikomotor berkaitan dengan pengalaman nyata siswa dalam pelajaran yang berkaitan dengan keterampilan (skill) atau kemampuan bertindak siswa setelah menerima suatu pengalaman. Sedangkan aspek afektif terkait dengan bentuk sikap dan nilai siswa. Aspek ini mencakup watak perilaku siswa seperti perasaan, minat, sikap, emosi dan nilai.

Pada laporannya, dituliskan oleh guru kelas Reza:

“Ananda telah menjalankan tanggung jawabnya sebagai anggota OSIS dengan sangat baik. Hal ini patut dipertahankan dan mendapat apresiasi kita bersama”. Lalu seperti semester lalu ada catatan sbb: “Kepedulian ananda terhadap teman-temannya yang berkebutuhan khusus patut dijadikan contoh bagi teman-temannya”. Memang karena adiknya sendiri berkebutuhan khusus, Reza jadi memiliki pemahaman yang baik kepada teman-temannya yang berkebutuhan khusus, dan itu memang sudah kami diskusikan sejak sebelum Reza masuk di sekolah ini. Dahulu SDnya Reza bukanlah sekolah inklusi, sehingga tidak ada pengalaman Reza berteman dengan anak-anak berkebutuhan khusus. Ketika akan masuk ke SMP Lazuardi GIS yang merupakan sekolah inklusi, kami sudah pesankan pada Reza agar ia perlakukan teman-teman berkebutuhan khusus dengan baik, sebagaimana ia dengan adiknya dirumah. Alhamdulillah hal ini menjadi perhatian sekolah, sehingga dituliskan pada rapor sejak semester pertama.

Kemudian juga dituliskan pesan guru kelas Reza sbb: “Selanjutnya ananda diharapkan mampu mempertahankan berbagai sifat positif yang dimiliki serta lebih mengembangkan potensi diuar bidang akademik”. Ini yang menurut kami menjadi kelebihan sekolah Lazuardi. Seorang anak dinilai bukan hanya dari nilai akademis saja, namun juga dari sikap, dari antusiasme belajar, bagaimana ia bergaul dengan teman, semua secara utuh diperhatikan.

Tidak heran, selama bersekolah disini Reza selalu terlihat gembira pergi ke sekolah. Ada saja kegiatan disekolah, baik akademis maupun non akademis yang seru. Cara belajar yang menggunakan berbagai media, tidak hanya dengan buku, tapi juga kegiatan praktek, field trip, project bulanan, memang membuat suasana kelas menjadi dinamis. Selain itu para guru pun mengenali bakat-bakat muridnya, dan menggali lagi potensi setiap murid. Hal itu membuat Reza seperti bertemu wadah yang membuatnya semakin berkembang.

buka puasa1 buka puasa2

Kembali cerita tentang hari Jumat kemarin, setelah pembagian laporan perkembangan ada acara berbuka puasa bersama disekolah. Acaranya diadakan dari jam 4 sore sampai jam 7, saya tidak ikut karena tidak mungkin meninggalkan Lukman dirumah. Kalau Lukman ikut, saya kawatir ia belum bisa betah mengikuti acara diluar biasanya seperti itu, jadi saya putuskan saya cuma antar jemput Reza. Ketika mengambil laporan perkembangan guru kelas Reza menanyakan apakah saya akan hadir. Ketika saya beritahu tidak akan hadir, beliau katakan akan ada pengumuman Student of The Year. Wah penasaran juga ya siapa-siapa yang akan mendapat penghargaan itu, tapi apa boleh buat, saya memang putuskan tidak hadir di acara tersebut.

Sore hari saya dan Lukman antar Reza, malamnya kami berdua juga menjemput. Reza masuk mobil dengan senyum, dan langsung menyampaikan: “Reza dapat piala Student of The Year, Mama!” Lukman ikut bersorak senang. Sebelumnya karena tidak tahu proses yang dilakukan dan kriteria pemilihan maka saya juga tidak pikirkan apakah Reza akan dapat atau tidak. Alhamdulillah, setelah dinominasikan oleh guru, Reza dapat rupanya memenuhi kriteria dan mendapatkan penghargaan tersebut.

SOTs

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s