Lukman Periksa Mata

Sudah dua minggu belakangan ada yang berbeda dari Lukman. Ia jadi sering berkedip, bukan kedip mata biasa, tapi kedip yang agak ditekan kedua kelopak matanya.

Tadinya saya pikir Lukman kelamaan main computer atau tab Papanya. Tapi setelah di puasakan main, dan dibatasi nonton TV, kok masih saja terlihat kedip matanya cukup sering. Saya perhatikan diam-diam, tidak tentu kapan seringnya ia berkedip itu. Kadang lagi nonton TV, kadang lagi makan. Di sekolah saat saya tanyakan pada gurunya, Lukman sering minta ijin untuk mencuci mata, seperti yang matanya lelah.

Kalau ditanya kenapa sering berkedip, Lukman menjawab bahwa matanya cape, matanya ngantuk, atau diam saja seperti bingung.

Akhirnya kami putuskan memeriksa mata Lukman. Siapa tahu memang perlu kacamata, atau apapun itu yang penting jangan sampai tidak diperiksa lalu makin parah kedipnya.

Cari-cari dokter mata, saya ingat obrolan sesama ortu murid sekolah Lukman yang menyebutkan Klinik Mata Nusantara tempat yang baik untuk periksa karena peralatannya canggih. Setelah google dan membaca pengalaman para orangtua yang memeriksakan matanya kesana, akhirnya saya mendaftarkan Lukman periksa pada Dr. Lumongga yang memang spesialis mata anak.

Pagi hari kemarin saya tunjukkan pada Lukman, nanti pemeriksaannya kira-kira seperti apa. Lukman paham, dan semangat mau pergi diperiksa. Sore harinya setelah menjemput kakak Reza selesai latihan paskibra, kami terus ke klinik tersebut.

Walau jalanan mulai macet, syukurlah kami sampai sebelum waktunya. Kalau lewat waktu perjanjian, harus menunggu 3 giliran pasien berikutnya, begitu menurut suster bagian pendaftaran.

Kami ke lantai 4, bagian pendaftaran, dan ketika masuk hmmm rasanya nyaman sekali ruangannya. Susunan sofa untuk duduk menunggu, warna interiornya, semua membuat nyaman, Lukman juga terlihat tenang karena ramah sekali staff yang mengantar kami kelantai tersebut.

12s 13s

Setelah mendaftar dan menunggu pemeriksaan awal, saya melihat sekeliling ruangan yang cenderung sepi itu. Ada tivi, ada computer untuk main bagi yang menunggu, ada free WiFi, lalu disediakan teh/kopi yang diambil sendiri berikut biskuit untuk temannya. Reza yang tentunya lapar habis latihan, walau awalnya agak malu-malu, tidak menyianyiakan kesempatan untuk bikin kopi.

16s 15s

Sementara itu, Lukman dipanggil untuk diperiksa awal oleh suster. Ia dengan pede duduk dikursi periksa, dan ketika diminta melihat ke mesin pemeriksaan, Lukman bilang “Wah ada pemandangan indah!” bikin susternya jadi tertawa.

18s

Selesai pemeriksaan tersebut, kami diminta turun ke lantai 3, ke ruang dokter. Walau warnanya sedikit berbeda, interiornya sama nyamannya dengan lantai 4. Juga ada teh dan kopi hahaha… Namun kami langsung diberi kartu pasien, dan diminta langsung masuk keruangan dokter.

Dr. Lumongga yang sudah cukup berumur nampak ramah menyapa Lukman. Beliau tanyakan kembali keluhan kami, dan minta Lukman duduk dikursi pemeriksaan. Ketika kursinya naik, Lukman terlihat senyum lebar, hahaha dia selalu senang naik kursi yang bisa naik turun, entah itu di salon, di rumah sakit, selalu jadi mainan baginya.

20-horzz

Pemeriksaan tidak berlangsung lama, beberapa menit selesai, dokter kembali ke meja. Lukman tetap dikursi, di cek membaca oleh suster. Dengan lantang ia menyebutkan huruf-huruf yang diminta dibaca oleh suster.

Kesimpulannya, kondisi mata Lukman sangat baik. Kebiasaan mengedip itu berhubungan dengan tic. Apa penyebab tic itu sendiri biasanya menurut dokter kalau anak sedang stress. Jadi kalau terlihat banyak berkedip, dipeluk saja, kata dokter, dan dibikin rileks. Beliau juga memberikan vitamin tetes mata, dan itu pemakaiannya jika perlu saja.

Selesai diperiksa, kamipun keluar ruang dokter. Tapi baru mau keluar pintunya, Lukman melongok masuk lagi dan bilang “Kau baik, dokter!” dan sesudah itu gantian Lukman yang minta minum teh hahaha…

19s

Sepertinya ke Klinik Mata Nusantara lebih lama minum teh/kopi nya ketimbang pemeriksaannya….

Kids!!😀

One thought on “Lukman Periksa Mata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s