Lukman, 3 Manula dan Jokowi

Lukman dengan segala keunikannya dalam menyerap informasi dan kesederhanaannya memandang segala yang terjadi didunia sekarang ini juga mulai memperhatikan politik. Tentunya bukan dengan memantau talk show atau ikut menunggu hasil pemilu, tapi hanya dengan menyimak berita dan memperhatikan perubahan suasana disekelilingnya.

Sebelum pemilu legislatif yang lalu, Lukman sudah mulai perhatian dengan segala spanduk yang ditempel dijalan, dipakukan dipohon depan rumah, dan iklan-iklan ditelevisi. Suatu hari, ketika membalik kalender meja hariannya, dan menatap kalender bulan April, Lukman langsung bilang “Aku suka tanggal 9, hari coblos. Kita coblos Golkar”. Saya senang karena ia ngeh tanggal 9 akan ada pemilu legislatif, tapi kok partai Golkar ya :\ apa mungkin Lukman baru perhatikan iklan di tivi sebelumnya. Siang harinya, ketika pulang sekolah melihat bendera2 partai sepanjang jalan ia bilang lagi “Suara Golkar, suara rakyat. Aku suka Golkar” qiqiqi… Saya tanyakan dong: “Kenapa Golkar, Lukman?” dijawab “Karena ada benderanya”.

Lalu sambil jalan pulang, mamanya kasih tahu “Tuuuu ada bendera partai lain, PKB namanya”. Lukman perhatikan “Oh, ada bumi kita disitu” Saya angguk-angguk lalu tunjuk bendera yang lain lagi “Nah yang itu Gerindra, ada burung elangnya”. Eh dikoreksi sama Lukman “Itu burung garuda kita”. Oh iya, garuda ya “Naaah, kalau yang biru itu Partai Demokrat, partainya SBY, presiden kita. Ada juga yang biru lainnya PAN – Partai Amanat Nasional” Lukman menjawab (bikin saya terkesima): “Oooh partai nomor 8, yang seperti ini (dia tunjukkan angka 8 dengan jarinya)” Hehehehe tertarik juga rupanya Lukman dengan topik Pemilu, sampai2 sudah tahu kalau PAN itu nomor 8.

Sementara itu, Lukman juga baru beli buku terakhir yang baru keluar dari seri 3 Manula. Untuk yang belum tahu buku komik 3 Manula, saya rekomendasikan buku ini pantas dicari hehehe. Buku-buku seri kartun karya Benny Rachmadi ini menceritakan tentang 3 orang manula dari etnis yang berbeda (Betawi, Tionghoa dan Jawa) dengan sifat, kelakuan dan hobi yang berbeda pula, namun mereka berteman baik dan setia satu sama lainnya. Walau komedi, informasi didalamnya cukup akurat, dan untuk kedua buku ini: 3 Manula Jalan-jalan ke Pantura dan 3 Manula Jalan-jalan ke Selatan Jawa bahkan pakai ilustrasi peta kota-kota yang dikunjungi.

spore pantura selatan

Dengan membaca serial buku ini Lukman jadi tahu informasi tentang kota-kota di Jawa, lalu segala kekhasan kota seperti tugu, kuliner, dan tokoh-tokoh yang berasal dari kota tersebut. Lukman jadi tahu kota Cirebon, Trowulan, Garut, Jombang, Solo, dll lalu jajaran kuliner yang namanya sate klathak, kopi joss, jadah tempe, juga tahu adanya sleeping Buddha di Trowulan (ia minta difoto dengan pose menirukan patung itu dibawah ini) juga pulau Nusakambangan, makam Bung Karno di Blitar, kerbau Kyai Slamet di jogja, dan banyak lagi.

lukman sleeping

Nah diantara tokoh-tokoh yang digambarkan didalamnya, salah satunya adalah Joko Widodo yang dikenal akrabnya Jokowi yang asalnya dari kota Solo. Jadi buat Lukman yang nempel adalah Jokowi yang asalnya dari Solo. Namun dengan berita-berita akhir-akhir ini mungkin ada yang terserap dan saya lupa awal percakapan namun ketika itu Lukman nyeletuk ‘Presiden Jokowi’. Saya bilang, belum jadi presiden, baru capres. Lalu kami ngobrol sepanjang jalan tentang jabatan walikota Solo, gubernur DKI dan capres RI. Saya beritahu Lukman bahwa banyak orang yang melihat Jokowi sebagai pemimpin yang jujur, suka kerja keras, dan perhatian pada masyarakat. Lalu Lukman menyimpulkan sendiri: “Orang-orang sayang Jokowi?” Mamanya jawab “Mmmm…. Ya bisa dibilang gitu deh Nak”. Lalu obrolan berlanjut ke Basuki Tjahaya Purnama, a.k.a Ahok. Nah karena tokoh yang satu ini tidak ada didalam buku Tiga Manula, Lukman masih belum kenal. Saya ceritakan dengan mengambil referensi Bangka Belitung dimana ada sekolah Laskar Pelangi baru deh nge-klik ke Lukman, karena ia sudah nonton Musikal Laskar Pelangi sampai 2x dan ikut menangis ketika adegan ayahnya Lintang tidak kembali dan ia terpaksa berhenti sekolah untuk mengurus adik-adiknya (baca postingan Nonton Musikal Laskar Pelangi dan Cerita Liburan Lainnya).

jokowi

Hmmm mungkin perlu diberi usulan kepada kartunis Benny Rachmadi untuk bikin lanjutan buku 3 Manula ke Sumatera? Membahas kampung halamannya Lukman di Sumatera Barat dan juga Ahok sebagai tokoh dari Bangka Belitung?😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s