Semangat Tugas Akhir: Presentasi Reza

13

Bagi Reza, tampil dan bicara didepan umum itu sudah biasa. Sejak kecil memang Reza senang bicara di depan kelas. Sekolah dimana Reza menjalani PG dan TKnya memang sangat mendukung bakat Reza tersebut. Bayangkan, anak sekecil itu sudah presentasi! Namun tugas presentasi untuk Reza justru menjadi hal yang menyenangkan. Di TKnya Reza pernah mendapat penghargaan ketika presentasi tentang kasih sayang pada adek, pernah presentasi soal kampung halamannya dengan sangat baik walau bahannya ia dapatkan hanya dari obrolan dengan Mamanya sehari sebelumnya, Reza juga sudah terbiasa bicara di radio, pernah membaca puisi dihadapan Presiden ketika musim kampanye yang lalu, pokoknya bicara didepan publik adalah hal yang biasa untuk Reza.

Karena itu, untuk presentasi tugas-akhirnya kami tidak terlalu kawatir, kami yakin bakatnya itu akan membuatnya tampil dengan baik. Ketika Reza latihan pertama kali dirumah kami kaget juga, makan waktu 15 menit untuk Reza menjelaskan seluruh slide-nya. Padahal tiap murid diberi batasan waktu 20 menit untuk presentasi sekaligus tanya jawab dengan guru pengujinya. Tapi kami biarkan saja slides tersebut apa adanya, karena akan ada latihan juga di sekolah, dan kami menunggu saja komentar guru pembimbing kalau memang perlu lebih dipersingkat slide shownya.

Awalnya Reza perlu sedikit ‘pemanasan’ karena masih agak kaku mempresentasikan Kekaisaran Romawi tersebut. Lalu setelah Reza berlatih, gantian Papanya memberi contoh, dan memberikan tips bagaimana membuat presentasi lebih menarik. Beberapa kali berlatih, Reza semakin lancar membawakan presentasinya. Bahkan yang bikin saya senang, tanpa disuruh Reza kembali membaca buku-buku acuan tugas-akhirnya, dan saat terakhir latihan ia menambahkan detil-detil yang menambah bobot presentasinya.

Saat Reza berlatih itu bertambah juga alat peraga yang dibuat, salah satunya peta Kekaisaran Romawi saat jayanya, karena Reza perlu menunjukkan batas wilayahnya, menunjukkan dari arah mana musuh menyerang kekaisaran, juga menunjukkan pembagian wilayah kekaisaran barat dan timur. Semua itu Reza sudah ketahui tanpa perlu kami cari lagi informasinya. Saya sendiri baru ngeh begitu dalam dan detilnya materi yang Reza kuasai tentang Kekaisaran Romawi itu. Bahkan ketika iseng saya tanya “Mana yang lebih luas sih, kekaisaran barat atau timur, Reza?” Sambil menunjuk peta dengan serius Reza menjawab “Hmmm kayanya yang timur deh. Kan ini nih batasnya, kelihatannya lebih luas yang barat kan? Tapi ketika kekaisaran dipecah dua itu ada beberapa wilayah yang melepaskan diri dari kekaisaran barat, seperti Britania, Mauritius, Hispania utara, jadi sepertinya yang timur jadi lebih luas”. Mamanya cuma bisa manggut-manggut, tidak bertanya lebih lanjut hehehe…

roman empire at its height

Selain tambahan peta kuno Kekaisaran Romawi, rupanya Reza masih ingin menambah perlengkapan kostum tentara Romawi-nya. Setelah berlatih presentasi di sekolah, Reza pulang sekolah mencari-cari sesuatu. Ketika saya tanya “Reza cari sisa bahan spon untuk bikin kantong pisau tentaranya, Mama”. Saya biarkan saja Reza kerjakan sendiri, rupanya ia membuat tambahan pisau dan pelindung perut (groin protection) yang dirasanya perlu melengkapi baju besi yang sudah siap. Selesai dua tambahan itu, Reza baru puas kelihatannya🙂

Saat mendekati hari H, walau Reza sudah kuasai bahannya dengan baik, masih tetap saja ada rasa grogi ketika latihan di hari terakhir. Mamanya tanya Reza “Grogi ya hari ini?” Reza mengiyakan “Mama tahu, Reza grogi bukan karena tidak menguasai, tapi karena ingin menampilkan yang terbaik saat presentasi, ya kan?” Reza cuma mesem-mesem ditebak seperti itu. “Inget aja apa yang Papa ajarkan, kalau lagi nggak tenang, tarik napas lewat hidung, hembuskan dari mulut beberapa kali. Itu akan bikin lebih rileks. Lalu ingat saja, Reza sudah tahu semua yang diomongin kok, kalau ada yang lupa detilnya, santai aja, toh yang jadi poin-poin utamanya tertulis di slide semua, tinggal dibaca, oke?”. Setelah itu Reza bisa lebih santai, dan lebih baik ketika latihan kembali.

Ketika saatnya latihan presentasi di sekolah, kalau teman-temannya menunggu giliran dipanggil namanya untuk berlatih, Reza malahan ingin sekali maju. Jadi ketika sudah beberapa orang bergiliran dipanggil maju lalu pak guru bertanya siapa yang mau maju sesudahnya, Reza langsung acungkan jari. Pulang sekolah Reza cerita dengan semangat, kalau dia sudah latihan dan bisa presentasi sebagian slidenya dengan baik. Saya dengar dari ibu salah satu kawannya “Tadi anakku cerita presentasi Reza bakal seru nanti, karena bahannya istimewa” Ya betul juga sih, bukan bahan yang biasa dipikirkan anak SD pada umumnya🙂 Tapi untuk Reza yang sudah jatuh hati pada Sejarah Dunia sejak kelas 3 SD, topiknya ini sudah jadi bahan yang sering dibacanya dari berbagai sumber.

Akhirnya tiba juga hari H, Reza pergi kesekolah di antar supir, karena besarnya alat peraga tidak memungkinkannya membawa dengan mobil sekolah yang biasa antar-jemput. Saya sendiri menyiapkan adek Lukman ke sekolah, lalu setelah mengantar Lukman langsung menuju sekolah Reza.

Sampai disana para murid baru akan mulai kegiatan presentasi, dan Reza mendapat giliran ke tiga. Tidak lama menunggu, Reza pun kegiliran. Kami masuk berdua, didalam kelas sudah ada guru penguji, guru kelasnya dan teman-teman Reza. Belum saya duduk, Reza sudah mengucapkan salam, dan memulai presentasinya. Hahaha rupanya Reza bersemangat sekali, dan cepat-cepat saya hidupkan kamera untuk merekam.

6

Secara keseluruhan presentasi Reza cukup baik, awalnya agak terburu-buru mungkin karena memikirkan waktu yang terbatas, namun cukup jelas apa yang disampaikannya. Setelah beberapa saat presentasi berjalan, mulai lebih santai Rezanya, bahkan sempat juga kejahilan yang jadi sifat khasnya Reza keluar sehingga teman-temannya tertawa. Selesai presentasi, guru penguji tidak banyak bertanya tentang konten tugas akhirnya. Malahan awalnya bertanya “Reza sepertinya suka sekali membaca ya, sudah berapa banyak buku yang dibaca tentang Kekaisaran Romawi?” Reza cuma bisa menjawab “Banyak” sambil tersenyum lebar.

Lalu guru penguji bertanya lagi mengapa Kekaisaran Romawi bisa begitu lama berkuasa, dan Reza menjawab dengan mengulang kembali kesimpulan yang dicantumkannya di akhir presentasi. Selain itu tidak ada pertanyaan lagi, kedua guru hanya bergantian mengomentari bahwa Reza terlihat berbakat dalam  bidang sejarah ini, dan mereka berharap di SMP nanti Reza akan dapat kesempatan lagi untuk menunjukkan bakatnya itu. Presentasi Reza ditutup dengan tepuk tangan teman-temannya, dan acara foto bersama guru pembimbingnya: Ibu Laili Noor Kholifah, S. Pd.

bulilis

Dibawah ini bisa ditonton video rekaman presentasi Reza🙂

Cerita tentang ide pembuatan tugas-akhirnya Reza berikut slides dan alat peraganya bisa dibaca di postingan sebelum ini: Semangat Tugas Akhir: Ide dan Pembuatannya.

2 thoughts on “Semangat Tugas Akhir: Presentasi Reza

  1. Kesan pertama waktu liat foto ini: badan Reza tinggiiiiii sekali.

    Good job ya Reza. Dari TK udah terlihat bakat presentasinya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s