Semangat Tugas Akhir: Ide dan Pembuatannya

Sekolahnya Reza mewajibkan murid kelas 6 SD menulis tugas-akhir untuk melengkapi syarat kelulusan SD. Topik yang dibuat terserah para murid, dan di semester genap akan diadakan presentasi bergantian, yaaa mirip-mirip skripsi utk mahasiswa-lah. Ketika ada pertemuan orangtua murid diawal semester para guru sudah menyatakan orangtua boleh membantu penulisan tugas-akhir tersebut, bahkan sampai mengetik dan membuat bahan presentasi /alat peragapun boleh dibantu orangtuanya. Namun saat presentasi, murid yang bersangkutan harus dapat menguasai keseluruhan bahan, tanpa bantuan.

Saya cukup yakin Reza pasti sudah punya ide untuk mengerjakan apa. Ketika saya tanya, benar saja, Reza langsung jawab “Mau bikin tentang Kekaisaran Romawi, Reza sudah bilang sama bu guru dan boleh kok pakai topik itu”. Karena saya yakin Reza sudah cukup pengetahuannya tentang Kekaisaran Romawi, sayapun mendukung. Kemudian ketika gurunya minta para murid mengumpulkan kerangka tulisan, saya minta Reza untuk kumpulkan bahan-bahannya. Dia dengan cepat mengumpulkan buku-buku yang menurutnya bagus untuk dijadikan acuan.

12

Satu demi satu bukunya kami lihat bersama. Ketika selesai melihat semua, saya pusing juga begitu banyak sumber, begitu banyak topik yang dibahas. Akhirnya saya bilang “Kita lihat Wikipedia yuk,  biasanya info disitu sudah terstruktur, jadi bisa membantu kita membuat kerangka tulisan”. Dengan segera Reza browsing dan menunjukkan tulisan-tulisan di Wikipedia yang membahas Kekaisaran Romawi. Ternyata panjaaaaang sekali. Kalau hanya Kekaisaran Romawi, ada satu artikel inti. Tapi Reza maunya menulis sejarah berdirinya kekaisaran dari sejak terbentuknya kota Roma. Itu berarti saat Romawi masih berbentuk kerajaan. Sesudah kerajaan, lalu menjadi republik. Sesudah republik, baru menjadi kekaisaran, yang nantinya terbagi dua menjadi kekaisaran barat dan timur. Nah ini mencakup kurun waktu yang lebih dari 2000 tahun: mulai tahun 753 SM sampai 1453 M.

Saya bilang sama Reza: “Ini luas sekali bahannya, soal hancurnya Kekaisaran Romawi saja bisa dibikin beberapa jilid buku, Reza. Apa nggak mau menekankan satu topik yang lebih pendek jangka waktunya?” Reza kekeuh dengan bilang “Walau banyak, tapi Reza sudah tahu semua itu Mama, dan Reza mau tulis tentang tentaranya” Laaaah, nambah lagi? Sudahlah sejarahnya panjang, mau nambah tentang tentaranya? Reza bilang “Iya, yang seru disitunya, perangnya, taktiknya…” Mamanya coba buka-buka secara sekilas artikel yang buanyak banget di Wikipedia itu, juga buka-buka buku tentang tentara Kekaisaran Romawi. Akhirnya kami sepakat bikin dua bagian: yang pertama sejarah singkatnya, yang kedua tentang tentaranya. Reza mengangguk-angguk setuju.

Kami tulis kerangkanya berdua, Reza menambahkan ini itu, sementara Mamanya mempertahankan kesederhanaan struktur tulisan. Selesai dengan kerangka, kami selesaikan juga bab pertama tugas-akhir tersebut: bab Pendahuluan. Lalu Reza kumpulkan kerangka dan bab 1 tersebut, dan seminggu sesudahnya keluar persetujuan mentornya, salah satu guru kelas Reza.

Minggu berikutnya saya dibikin mabuk membaca detil sejarah kekaisaran Romawi. Padahal yang saya baca di Wikipedia tentunya sudah singkat ya, tapi tetap saja bikin kepala pusing, begitu banyak informasi yang harus diringkas. Namun akhirnya selesai juga. Saya yang meringkas, karena saat itu Reza sedang berkutat dengan banyak ulangan, baik di sekolah maupun di bimbel. Lagipula kalau menurutkan Reza semua tulisan bisa dimasukkan, dan jangan-jangan nanti tugas-akhirnya betul-betul setebal skripsi mahasiswa hehehe. Akhirnya selesai juga bab kedua bagian pertama: sejarah singkat Kekaisaran Romawi. Saya minta Reza baca dengan teliti, dan kalau ada yg perlu ditambahkan/dikurangi utk kasih tanda di draft tersebut. Melihat gaya seriusnya membaca, geli juga. Ada detil yang Reza minta koreksi, dan saya cek kembali ternyata betul yang dikoreksi Reza tersebut. Yah maklum lah, Reza jauh lebih sering membaca dan menekuni sejarah Romawi ini, jadi dia lebih tahu detilnya.

Selesai bagian pertama, masuk ke bagian kedua: tentara Kekaisaran Romawi yang sama juga memusingkan pembuatan ringkasannya, karena begitu banyak bahannya, begitu mengagumkannya sistem pertahanan Kekaisaran Romawi yang jadi pedoman banyak bangsa didunia. Ketika saya diskusikan, dengan kalem Reza bilang: “Dibahas yang sesudah konsul Gaius Marius saja Mama” itu dia katakan dengan santai, tanpa membaca buku atau melihat info di Wikipedia. Waduh, Mamanya mana kenal si Gaius Marius itu, jadi browsing dulu nama tersebut di Wikipedia. Rupanya setelah konsul Gaius Marius menjadi pemimpin kekaisaran, disitulah mulai terbentuknya tentara kekaisaran yang professional dengan adanya penyaringan saat rekrutmen, pendidikan yang disiplin dan sistim penggajian untuk tentara.

JUDULs

Bab demi bab selesai dibuat, tiap kali dikumpulkan kepada mentornya tidak ada yang perlu dirubah/dikoreksi. Sehingga sebelum berakhir semester ganjil, tugas-akhir tersebut sudah selesai. Sementara dalam proses pembuatan tugas-akhir itu, saya dan Reza sudah sering diskusi tentang apa yang ingin dibuatnya sebagai alat peraga. Kalau dikepala saya alat peraga ya gambar, slide, dan sejenisnya. Menurut Reza slide itu bukan alat peraga, tapi memang harus dibuat untuk presentasi. Sedangkan untuk alat peraganya Reza bilang: “Reza pingin bikin baju besi dan senjata tentara Romawi”. Hmmm…

Memang selama ini Reza hobi sekali membuat senjata mainan dari barang bekas. Bisa dibaca postingan Army, Weapons and The Story Behind. Senjata mainan ini sering ia gunakan ketika bermain perang-perangan dengan uda Ivan. Untuk baju besi, Reza pernah membuat dari bahan kardus. Keren memang, namun sudah terbukti sulit untuk memakainya, dan akibatnya si baju besi itu mudah sobek karena hanya terbuat dari kardus. Reza bilang “Enaknya dari bahan yang fleksibel, jadi nyaman dipakainya tapi nggak gampang rusak”. Akhirnya saya cari-cari bahan yang bisa dipakai. Awalnya saya coba lihat plastik meja. Namun kurang cocok karena selain bening atau warna warni, bahannya juga terlalu tipis, kurang kaku. Sedang melihat-lihat plastik itu, saya temukan karpet plastik, yang walaupun warna-warni, tapi justru warna di sebaliknya abu-abu seperti bahan metal. Akhirnya saya beli karpet itu, walau masih belum terpikir model baju besi seperti apa yang akan dibuat.

perang2an

Ketika bertemu saat penerimaan rapor semester ganjil, guru kelas Reza yang juga jadi mentor penulisan tugas-akhir sempat ngobrol dengan saya tentang alat peraga tersebut. Beliau tanyakan apakah ingin membuat tameng, karena sepertinya mudah ditiru. Hmmm bener juga ya kata bu guru, jadi saya diskusi lagi dengan Reza. Namun ia tetap ingin membuat baju besinya. Lalu kami sepakati jika baju besi terlalu sulit dibuatnya maka tameng menjadi alternatif alat peraga. Akhirnya ketika liburan, saya mulai kerjakan pembuatan baju besi itu. Reza sendiri saya minta konsentrasi pada persiapan ujian praktek lainnya karena begitu banyak bahan yang harus dihafal.

Belum lagi saya mulai menggunting karpet plastik yang sudah dibeli, Reza katakan “Kalau topinya gimana ya Mama, apa pakai bola plastik aja untuk kepalanya” Looh kan kesepakatannya cuma mau bikin baju besi atau tameng? Reza cengengesan dan bilang “Aku sudah lihat, ada juga contoh bikinnya di youtube”. Akhirnya kami berdua lihat video yang dimaksud. Tapi rupanya topi tentara tersebut dibuat dengan bubur kertas koran. Terlalu makan waktu pembuatannya, dan hehe saya bukan orang yang sabar membuat prakarya dengan menunggu keringnya bahan, lalu membentuk dan mengecat. Akhirnya, hari itu kami hunting bahan yang sekiranya bisa dipakai untuk membuat topi tentara, dan dapatlah beberapa bahan seperti corrugated plastic untuk tameng, kemudian lembaran spon dan tali untuk kelengkapannya. Untuk topi kami akan coba memakai bola plastik seperti ide Reza.

Hari-hari berikutnya saya habiskan untuk membuat baju besi, tameng dan topi tentara Romawi. Pembuatan baju besi ternyata cukup cepat karena tidak perlu dijahit, cukup di stapler saja. Kemudian untuk tameng, tidak sulit membentuknya, hanya perlu memprint motif yang ditempel di kertas warna kuning. Yang cukup makan waktu adalah membuat topi. Setelah dibentuk dan ditambahkan spon, ternyata yang sulit adalah mengecatnya. Karena bola plastik dijual dengan motif lambang klub bola maka harus di amplas terlebih dahulu. Reza membantu saya mengamplas, dan akhirnya lumayan tertutupi juga motif bola plastik tersebut ketika di cat.

15s 14s

Akhirnya selesai juga baju besi, tameng dan topi tentara tersebut dalam tiga hari. Senang sekali Reza melihatnya, dan beberapa kali ia pakai untuk dicoba, lalu difoto untuk nantinya dimasukan kedalam slide yang akan dibuat.

Nah untuk pembuatan slide Reza sudah biasa menggunakan Powerpoint. Dari ia masih kelas 1 SD pun sudah mulai utak-utik software ini. Melihat minatnya, saya dan Papanya ajari cara membuat slide, dan ternyata Reza cepat sekali menguasai bahkan sampai ke special effect dan penambahan background musiknya pun ia bisa lakukan sendiri. Untuk pemilihan bentuk slide, tulisan, layout, Reza dibantu Papanya. Mereka berdua asik mengerjakan, dan ketika sudah jadi kami lihat bersama-sama, melihat apalagi yang perlu ditambahkan atau dikurangi.

Singkatnya ketika liburan usai, Reza sudah selesai tugas-akhirnya, baik paper, slides maupun alat peraganya. Reza kelihatan senang dan bersemangat sekali melihat hasil kerja team-nya itu hehehe. Ketika sudah diberitahu gurunya jadwal presentasinya di akhir bulan, Reza mulai latihan presentasi dirumah.

Ceritanya berlanjut di Semangat Tugas Akhir: Presentasi Reza.

6 thoughts on “Semangat Tugas Akhir: Ide dan Pembuatannya

  1. Wah bagus sekali ya semoga Reza bisa jadi orang hebat kelak.
    Bu mau tanya, itu buat tameng bahannya apa ya ? Apa tetap kardus dilapis atau bagaimana ? Apakah punya tutorialnya ? terima kasih sebelumnya.

  2. Bahannya dari corrugated plastic pak, banyak dijual di toko2 buku.
    Tidak dilapis lagi, hanya motifnya yang di tempel dari kertas biasa yang print dg gambar sayap elang. Bagian tengah tameng terbuat dari potongan botol aqua yang di cat emas. Tidak ada tutorial karena ini orisinil karya Reza sendiri🙂

  3. Wah Reza memang hebat !!, sukses selalu Reza. Bu, Corrugated plastic itu semacam Impraboard ya bu? yang biasa dijual di Gramedia ? Trims Ya bu. Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s