12 Tahun

Sudah lebih sebulan tidak menulis, bukan karena tidak ada bahan tapi justru terlalu banyak yang terjadi dan membuat saya cukup terseok-seok dan merasa harus fokus dulu pada kejadian-kejadian tersebut, dan libur menulis sementara. Satu persatu persoalan terurai, saya belum bisa katakan semua sudah teratasi, namun alhamdulillah tetap ada limpahan kebaikan di penghujung tahun.

Hari ini adalah hari istimewa. Anak pertama kami, Reza berulang tahun ke 12, dan mulai memasuki babak lain kehidupannya: sudah menjadi ABG, tidak lagi masuk kategori anak-anak, menghadapi hal-hal baru yang membuat kami harus terus belajar dan menyesuaikan diri pada semua perubahan tersebut.

Sebentar lagi Reza sudah meninggalkan bangku sekolah dasar, sedang sibuk dengan persiapan ujian, kelulusan, dan acara-acara formalitas di sekolahnya. Beberapa minggu terakhir ini Reza harus terus menerus latihan, belajar, karena selain ada pekan ulangan di sekolah, di bimbingan belajar ada tryout dan ulangan umum, selain itu juga Reza mengikuti test untuk memasuki sekolah menengah pertama yang ditujunya.

Didera kesibukan tersebut, Reza sempat sakit cukup mengkhawatirkan, nyaris jatuh pingsan disekolah, dan karena demam tinggi sampai beberapa hari sempat terpikirkan harus dirawat. Namun alhamdulillah, kondisinya membaik di akhir minggu, Reza dapat melakukan test, ulangan dan tryout pada waktunya.

Mengingat kondisinya yang kurang fit, saya sudah siap-siap memaklumi kalau untuk segala test dan ulangannya tidak optimal hasilnya. Namun justru berita gembira yang Reza sampaikan dari tempat bimbingan belajarnya: untuk hasil try out bulan November ia menduduki ranking pertama, bukan hanya untuk cabang bimbel tempatnya belajar saja, tapi untuk se Jakarta Selatan dan Depok.

ranking1c

Waduh, ini diluar dugaan kami, walau memang terlihat ia cukup semangat belajar walau habis sakit. Selanjutnya pun ketika kemarin pulang bimbel Reza dengan semangat menyampaikan dia mendapat ranking pertama untuk pelajaran matematika dan ips pada ulangan akhir semester di bimbel-nya.

Memang tidak mudah memotivasi Reza, karena faktor guru baik di sekolah maupun di bimbel sangat berpengaruh pada motivasinya, walau bagaimanapun usaha yang dilakukan dirumah. Begitu dapat guru yang bisa ‘klik’ dengannya, hasil yang dicapai akan lebih optimal. Kebetulan guru-guru bimbel ditempatnya belajar memang bisa dibilang sangat helpful, tiap kali saya ajak bicara ada saja masukan yang mereka berikan. Selain itu mereka juga menyediakan waktu diluar jam kelasnya untuk membantu anak muridnya dengan berbagai hal, apa itu pelajaran yang diberikan yang belum dimengerti, membantu membuat PR dari sekolah, atau membahas soal bisa dilakukan asal dengan perjanjian waktu sebelumnya.

Mudah-mudahan semangatnya akan terus terjaga sampai ujian kelulusan. Setelah itu, babak baru sekolah menengah pertama menanti, berbagai hal akan dihadapi Reza: sekolah baru, aturan baru, teman-teman baru, semoga semua yang terbaik untuk kemandirian dan ketangguhan Reza kelak.

Doa kami selalu menyertai setiap langkahmu, Reza sayang…. Selamat ulang tahun🙂

bdayreza

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s