Green Philatelist

Kami berkesempatan kembali mengikuti kegiatan Museum Ceria minggu yang lalu. Setelah dua kali ikut family weekend bersama komunitas ini (baca Berburu Naga dan Oud Bank Mysterie) akhirnya di family weekend ke lima Museum Ceria baru kami berkesempatan mengikuti dengan formasi komplit ke Museum Perangko di Taman Mini Indonesia Indah. Walau sudah cukup sering kami pergi ke TMII, belum pernah sekalipun mampir di Museum Perangko ini.

pps postcard_muscer_posterjpeg

Kalau biasanya hanya Reza dan saya yang mengikuti kegiatan Museum Ceria, karena sudah lama juga kami tidak berkegiatan dengan formasi lengkap maka kali ini Lukman dan Papanya juga ikut. Apalagi menurut bocoran informasinya dalam kegiatan ini tidak hanya fokus pada perangko maupun benda pos saja, tapi temanya juga untuk memperingati Hari Bumi. Karena itu anak-anak yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya mendapat wawasan baru tentang perangko, namun juga akan mengetahui tentang satwa-satwa langka yang ada di Indonesia. Mendengar kata satwa, saya berharap Lukman juga akan tertarik berhubung ia suka sekali mempelajari dan membaca buku tentang hewan.

Karena Reza maupun Lukman jatuh dalam kategori anak besar (umur 5 sd 12 tahun) maka mereka akan berkeliling museum mencari benda museum sesuai petunjuk/clue yang diberikan. Sedangkan untuk peserta yang masih imut (umur 2-4 tahun) juga ada kegiatan yang seru,  berkeliling museum juga sambil menyanyikan lagu-lagu tentang hewan diiringi petikan gitar. Semua peserta lalu akan diberikan kartu pos yang bisa mereka tulis/hias sesukanya, dan langsung di pos kan dari museum tersebut.

904_museum_ini_menyimpan_berbagai_jenis_perangko_dari_Indonesia_maupun_mancanegara

Semua informasi diatas sudah disampaikan Museum Ceria sebulan sebelum hari H. Yang saya sukai dari Museum Ceria adalah kejelasan info yang mereka berikan. Baik info yang disampaikan pertama kali, juga info-info selanjutnya lewat sms, twitter maupun email sampai menjelang hari H semua diberikan dengan jelas dan konsisten infonya. Di info pertama selain tanggal dan jam acara, juga diberikan cara pembayaran berikut nomor rekening untuk transfer. Begitu sudah transfer dan saya sms untuk memberitahukan, langsung dibalas dengan diberikan nomor peserta. Di hari H-1 kami menerima email yang menginformasikan denah museum, pintu masuk, tempat parkir dan tempat registrasi, jadwal kegiatan dan peraturan museum, semuanya jelas sekali. Buat saya yang cukup sering ikut kegiatan bersama rombongan ditempat umum seperti ini, cara Museum Ceria mengorganisasikan kegiatannya sangat rapih, dan kita tidak perlu bertanya-tanya lagi sebelum maupun sesampainya di lokasi.

Akhirnya hari H pun tiba. Anak-anak sudah tidak sabar ingin ke Taman Mini lagi. Bahkan Lukman begitu masuk gerbang TMII langsung bilang “Nanti kita ke Taman Burung ya” hmmm sepertinya Lukman sudah dapat firasat nih. Firasat apa? Lanjut dulu deh ceritanya ya hehehe…

Ternyata karena sedang merayakan hari ulangtahunnya, TMII siang itu sangat ramai, dan macet! Cukup lama juga mengantri kemacetan, akhirnya sampai di Museum Perangko kami langsung mendaftar ulang, dan langsung diberikan goody bags dari majalah Ayah Bunda,  juga ada dua botol parfum mungil dari Body Shop, serta snack untuk orangtua yang mendampingi. Untuk anak-anak diberikan kupon untuk mendapat cupcake dan sekotak susu (sehat sekali!🙂 ) dan juga berfungsi sebagai kupon doorprize.

Clue untuk keliling museum juga diberikan, wah besar dan bagus sekali gambarnya seperti dibawah ini.

13S tambahan 011s tambahan 001s

Tidak buang waktu lagi, Reza langsung ajak saya mencari perangko-perangko yang tercantum di petunjuk tersebut. Lukman tertarik  melihat gambar-gambarnya, tapi begitu lihat didalam museum banyak hal-hal lain yang menarik perhatiannya, langsung deh kaburrrr. Kalau Reza dengan teliti melihat satu demi satu petunjuk dan minta saya ikut mencari gambar yang belum didapat, Lukman malah melihat patung petugas pos, masuk ke kotak berfoto, pokoknya asik saja ditemani Papanya. Ketika Reza mengerjakan petunjuk, melihat gambar hewan-hewan terancam punah, langka, dan dilindungi di Indonesia, ada seorang cameraman mengikuti dan merekam aktifitas Reza.

12Ss 17S DSCN151

Rupanya kegiatan menulis dan menghias kartu pos sangat menyenangkan untuk anak-anak generasi gadget ini. Membayangkan postcard dengan tulisan tangan mereka bisa melewati perjalanan panjang sampai ditujuan memang lebih seru daripada mengirimkan email tentunya (^▽^) Lukman mengirimkan kartu pos itu untuk kedua guru kelasnya di sekolah, sedangkan Reza mengirim untuk Mamanya dirumah (“Jadi perangkonya bisa untuk Reza” hahaha pinter…). Memang perangko yang diberikan panitia gambarnya cantik sekali, lihat di foto sebelah kiri dibawah ini. Tidak heran Reza jadi ingin mengoleksi perangko itu, dan… ditambah perangko dan kartu pos yang dimintanya untuk dibeli didalam museum.

tetum6s tambahan 016s

Selesai mengerjakan kartu pos, ketika memasukkan kartunya kedalam kotak pos lagi-lagi Reza direkam gambarnya. Dan akhirnya ada seorang wanita muda yang mendatangi saya, minta ijin untuk interview Reza begitu selesai. Ooh rupanya mereka dari team Liputan Cilik DAAI tv. Memang rejekinya Reza ya ketika ikut Berburu Naga pun juga diinterview (tapi kurang jelas tivi apa ketika itu), kali ini juga begitu. Menurut team DAAI tv liputannya akan ditayangkan hari Kamis tanggal 9 Mei jam 18.00 pada program Liputan Cilik. Ok deh, cateeeett…🙂

14S tetum4s covers

Puas setelah mengeposkan kartu hasil karya masing-masing, anak-anakpun mendapat pembagian cupcakes dan susu kotak. Hmmm kayanya enak ya hihihi… Acara dilanjutkan dengan hiburan oleh sebuah grup penyanyi cilik, dan akhirnya ditutup dengan yang ditunggu-tunggu: pembagian doorprize. Baru beberapa nomor disebut sebagai penerima tidak disangka nomor kupon FW 005 juga dipanggil, Reza maju untuk menerima hadiah dari TMII yang rupanya 2 lembar tiket masuk ke Taman Burung! Waaah niat Lukman untuk masuk Taman Burung bakalan terlaksana juga akhirnya yeey!

Oh iya, ada satu kegiatan yang tidak diikuti Reza, yaitu permainan ular tangga raksasa. Karena saat selesai membuat kartu pos rupanya sudah kepingin makan cupcake🙂 , Reza dan Lukman hanya melihat dari jauh saja peserta lain memainkan ular tangga tersebut.

20S 22S BI7pd3GCUAAGpCk

Selesai penutupan acara, Lukman langsung teriak “Kita ke Taman Burung!” akhirnya kami langsung kesana, berkeliling melihat-lihat dan baru pulang kerumah sesudahnya. What a fun family day out!…

23Ss 25Ss 26S

Update 16 Mei 2013

Akhirnya episode Liputan Cilik DAAITV tentang Green Philatelist ditayangkan hari Kamis tanggal 16 Mei 2013. Reza dan saya menonton bersama Ayang, neneknya Reza, sambil merekam untuk diupload sebagai dokumentasi ke YouTube. Surprise juga melihat ditayangan itu ternyata bukan hanya Reza yang terlihat diliputannya, tapi Lukman, dan ehm mamanya juga terrekam disana saat melakukan kegiatan. Sayang, Papanya nggak terlihat mukanya, cuma badannya saja hihihi… Episode Liputan Cilik tersebut juga akan ditayang ulang hari Minggu tanggal 19 Mei 2013.

Ini rekamannya, emmmm agak gelap sih karena direkam dari siaran tv, tapi lumayan jelas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s