PR Lukman

Di semester genap ini, Lukman sudah mulai rutin mendapat PR untuk dikerjakan dirumah.

PR

Bentuk PRnya bukan berbentuk pertanyaan dan jawaban tertulis, tapi macam-macam aktifitas yang tidak membosankan dan menyenangkan. Salah satu contohnya seperti ini: murid diminta membuka peta dunia, lalu menuliskan nama negara apa saja yang ditemukan di belahan bumi utara dan juga di belahan bumi selatan. Lukman yang memang suka sekali membuka peta/atlas sangat senang dengan kegiatan ini sehingga walau menulis cukup banyak Lukman tidak protes (untuk menulis Lukman memang belum selancar kalau ia membaca). Contoh bentuk PR lainnya: membuat kartu ucapan selamat pindah dilengkapi doa untuk teman yang akan pindah rumah ke luar kota.

Lucunya, kalau diminta membuat PR Lukman selalu menurut. Selama ini kalau saya ajak berlatih menulis, atau bermain matematika, Lukman selalu bilang “Aku sudah belajar”. Lukman itu sangat bisa menebak bahwa kegiatan main-main yang saya ajak ia lakukan itu pada dasarnya untuk berlatih. Misalnya ketika saya ajak ia mengukur tinggi badannya, lalu mengukur panjang jarinya, lalu panjang bonekanya, dan akhirnya menuliskan angka-angka itu. Lukman cuma mau menulis beberapa kali, lalu kabuurr sambil bilang “Aku sudah….”. Atau saat saya minta ia menulis keterangan pada gambar yang dibuatnya, paling hanya beberapa kata dan lagi-lagi bilang “Aku sudah…” yang bikin saya gemesss🙂

Karena itu saya senang sekali, dengan ada PR Lukman mau menulis lebih banyak, dan juga menggambar sesuai instruksi.

Dua hari yang lalu, Lukman mengikuti pelajaran Agama tentang nikmat yang diberikan Allah swt kepada manusia. Misalnya: “Aku punya mata untuk bisa melihat…” atau “Aku punya kaki untuk bisa berjalan ke…”. Nah PRnya adalah melanjutkan dengan anggota tubuh lainnya yang dilengkapi gambar. Lukman sudah paham dengan instruksi PRnya, dan langsung mengerjakan. Mungkin karena senang, ketika diminta menulis nama dan kelasnya, Lukman menulis dengan gaya, ujung hurufnya melingkar-lingkar seperti ukiran kayu jati. Lalu ketika menggambar kegiatan dengan anggota tubuh, ada saja idenya untuk masing-masing gambar. Untuk anggota tubuh ‘tangan’ Lukman menggambar dirinya sedang membuat gambar. Tidak cukup itu saja, ditambahinya keterangan: Lukman disekolah. Lalu ketika ditanya “Mata untuk apa Lukman?” karena baru pagi harinya Lukman melihat kupu-kupu di halaman rumah, langsung Lukman menjawab “Untuk melihat kupu-kupu, Mama”. Lalu ia langsung menggambar sepasang mata yang terbelalak melihat seekor kupu-kupu. Untuk ‘mulut’ Lukman dengan cepat menjawab “Makan ayam goreng, seperti Upin Ipin” langsung ketawa saya, karena ayam goreng memang makanan favorit Lukman. Lucunya, dia menggambar dirinya sedang makan dengan posisi persis seperti aslinya, ia di ujung meja, sedangkan Mamanya duduk ditengah meja. Dan terakhir, untuk telinga, ia katakan “Untuk mendengar suara Pusi” Pusi adalah kucing liar yang selalu minta makan kerumah. Di gambar itu bukan hanya ada kupingnya dan kucing, namun lengkap dengan suara meow dan gelombang suaranya!😀

page1s

Yang lebih bikin geregetan adalah ketika membuat PR bahasa Inggris, kemarin. PRnya adalah menggambar anggota tubuh dan menuliskan nama-namanya dalam bahasa Inggris. Ketika memulai dan diminta menulis nama dan kelas, Lukman bukan hanya tulis namanya tapi ditambah “dan Mama” (lihat gambar sebelah kiri dibawah ini). Saya bilang “Loh kok Mama juga ditulis? Kan yang murid kelas Venus Lukman”. Lalu jawab Lukman “Karena aku sayang Mama” hadeeeh, saya cuma bisa nyengir dan biarkan dulu tulisan ‘dan Mama’ itu. Lalu lanjut dengan menggambar orang. Bukan hanya satu, ia menggambar dua orang. Katanya “Ini Mama dan Lukman” sambil senyum-senyum. Saya masih biarkan saja, mau lihat kelanjutannya seperti apa. Ketika menuliskan nama anggota tubuh dalam bahasa Inggris, saya minta Lukman membuat panah untuk menunjuk bagian tubuh yang dimaksud. Awalnya sih Lukman buat panah biasa, namun berikutnya ia membuat melingkar-lingkar dulu baru panahnya menunjuk anggota tubuh yang dimaksud! Walau saya biarkan saja, akhirnya Lukman sendiri yang kebingungan menempatkan tulisan anggota tubuh berikutnya, karena jadi sudah banyak garis panah di gambarnya😯

page2s

Akhirnya saya minta Lukman buat lagi satu gambar lainnya. Lukman menurut, dan dia menggambar satu orang saja. Di gambar itu Lukman kerjakan instruksi dengan benar, tidak pakai melingkar-lingkarkan panahnya, tidak ditambahi hal-hal lain, namun saat selesai, ia tambahkan sedikit tulisan di dada orang itu: tulisan “I love Bali” seperti baju kaus favorit Lukman. Untuk yang satu ini, saya biarkan saja.

Hari ini ada dua tugas untuk PR Lukman. Yang pertama adalah menyebutkan dan membuat gambar makanan/minuman sehat. Saya tanyakan sama Lukman apa makanan dan minuman kesukaannya yang menurutnya sehat. Lukman cepat menjawab: “Koko krunch!” hahaha tau betul dia, dari iklannya saja sudah dikatakan makanan sehat karena berasal dari gandum utuh. Lalu apa lagi? Ditanya sayuran sehat, Lukman berpikir agak lama, sebelum dia sebut tempe!. Lalu saya minta Lukman tulis dan gambar. Ternyata bukan hanya menggambar persegi lalu ditambahi butir-butir kacang kedelainya, tapi Lukman lengkapi lagi dengan bekas gigitan disalah satu sisi tempe. Saya jadi ketawa melihatnya. Begitu pula saat ditanya buah kesukaannya yang sehat: apel, jawab Lukman. Lagi-lagi digambarnya apel yang tidak utuh, sudah ada gigitan disana-sini. Lalu ketika ditanya minuman sehat, yang langsung terpikir Lukman tentu saja susu. Dan yang digambar bukan hanya segelas susu, tapi lengkap dengan sapinya!

30s

Selesai tugas pertama, lanjut ke tugas kedua: latihan menulis huruf kecil. Biasanya Lukman paling tidak suka ini, namun karena ada embel-embel: digambar pula kalimat yang ditulis, dia cukup semangat. Yang pertama ditulis adalah tanggal hari ini. Cukup lama awalnya, karena Lukman tidak memperhatikan tinggi rendahnya huruf, atau tepat/tidaknya ‘perut’ huruf tersebut digaris batasnya. Selesai menulis tanggal, saya minta ia menggambar tanggal tersebut. Heran juga awalnya, kenapa dia malah menggambar saya dan dirinya sendiri, lalu ada sesuatu yang berbentuk persegi. Ternyata, saat saya tanya yang persegi tersebut adalah: kalender! Hahaha tidak sangka, dia berpikir kesana. Memang tiap pagi saya minta Lukman membuka kalender harian, dalam rangka mengusahakan agar Lukman bisa lebih mengerti konsep hari dan tanggal (sampai sekarang ini salah satu hal yang masih jadi kebingungan bagi Lukman, hal yang biasa terjadi pada penyandang autis). Dan rupanya itu yang terpikir olehnya ketika diminta menggambar tanggal🙂

25s

Selesai menulis tanggal, lanjut menulis namanya, nama Papa dan Mama juga kakak, berikut gambarnya. Untuk namanya, ia menggambar dirinya sedang naik gajah, hewan favoritnya. Untuk nama Papa, ia gambar Papa sedang bekerja dikantor. Untuk nama Mama, ia gambar sedang memegang bunga, tidak terlihat mata/mulut/hidung diwajah Mamanya, yang ada gambar hati. Katanya “Karena Mama suka bunga…” hihihi. Lalu yang paling heboh, ketika menggambar kakak Reza, ia gambar orang berkacamata. Saya bingung, “Kan kakak Reza nggak pakai kacamata?” lalu kata Lukman “Itu kakak lagi menari Gangnam Style” huahahaha haduuuh nyengir lebar deh saya, rupanya kakak Reza pakai kacamata digambar tsb karena Psy si penyanyi Gangnam Style pakai kacamata hitam di videonya. Akhirnya saya bilang: “Tulis dong menari gangnam style-nya supaya guru Lukman tidak bingung” dan saya beri contoh tulisannya.

29s

26s

27s

28s

Selesai nama keluarga, Lukman juga menuliskan nama hewan-hewan, dan yang lucu ketika menggambar kupu-kupu, ia gambarkan lengkap kupu-kupu sedang hinggap di pohon, dalam posisi menekukkan badan, dan ada penjelasan gambar berbentuk bulat, yang menurut keterangan Lukman “Kupu-kupunya bertelur”. Waduh, saya lagi-lagi nyengir lebar. Suatu hari sepulang sekolah Lukman memang mendapat kesempatan langka melihat kupu-kupu sedang bertelur dipohon jeruk tepat didepannya. Saya kasihtahu Lukman: “Lihat tuh, kupu-kupunya melengkungkan badan, lalu menempelkan ujung ekornya di daun jeruk. Lukman lihat deh, setelah kupu-kupunya pergi, ada bulatan kecil disana, itulah telur kupu-kupu yang akan jadi ulat nantinya”. Rupanya itu yang menempel dibenak Lukman, sehingga ketika menggambar ia lengkapi dengan adegan bertelur itu.

24s kupu2

Rasanya tidak pernah bosan mengajak Lukman membuat PR, bukan saja karena tugasnya bervariasi, tapi tingkah dan idenya Lukman juga ada-ada saja, kadang bikin gemas, bikin saya nyengir lebar, namun seringkali membuat saya sakit perut karena tertawa😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s