Learning Disabilities And Behavior Problems

Salah satu ciri utama learning disabilities (LD) adalah performance yang tidak konsisten. Hasil penelitian pada anak, remaja dan dewasa dengan LD seringkali menunjukkan hasil yang membingungkan, karena seringkali ia dapat melakukan beberapa hal dengan sangat baik namun harus sangat berjuang untuk melakukan hal lain.

Contoh: beberapa individu dengan LD bisa mengingat detail visual yang paling jelas dan mengingat lirik panjang sebuah lagu tetapi kesulitan mengingat kosakata khusus saat bercakap, kesulitan memahami narasi lisan atau tertulis, atau kesulitan menulis narasi dengan tata bahasa yang benar. Beberapa anak dengan LD mungkin bisa menggambar dengan baik, tetapi harus berjuang dengan tulisan tangannya. Sangat sering, individu dengan LD memahami topik cukup baik untuk menjawab pertanyaan dan terlibat dalam diskusi ketika informasi disajikan pertama kali, tapi tidak dapat mengerjakan ujian atau tidak dapat berdiskusi dengan baik pada topik yang sama di minggu berikutnya.

Ketidak cocokan antara kemampuan, harapan dan hasil performance-nya ini dapat menyebabkan kekecewaan dan kebingungan yang hebat, sehingga mengakibatkan timbulnya luapan emosi dan perilaku yang mengganggu kegiatan sehari-harinya di sekolah, rumah dan masyarakat.

Dalam video dibawah ini dikatakan sbb: “What we sometimes lose sight of that behind every score or profile of student performance is an emotional reaction that a student often has to that. And sometimes when one encountered failure there may be a tendency to close down, there may be a tendency to act out, there may be a tendency to act indifferent and we have to be careful not to interpret the thing that we see on the surface as being something that it is not. And that is something that we need to guard against and be sensitive to: the emotional part of the learning process that students are encountering”

Kita kadang-kadang lupa bahwa di balik setiap nilai atau kinerja siswa ada sebuah reaksi emosional yang dimiliki sang siswa. Kadang ketika seseorang menemui kegagalan ada kecenderungan untuk menutup diri, mungkin ada kecenderungan untuk bertindak berlebihan, mungkin ada kecenderungan untuk bertindak acuh tak acuh. Dan kita harus berhati-hati untuk tidak salah menafsirkan hal yang kita lihat di permukaan. Hal itulah yang harus kita jaga, dan kita harus sensitif terhadap bagian emosional dari proses belajar yang dihadapi siswa.

#LDawareness

3 thoughts on “Learning Disabilities And Behavior Problems

  1. Mba. Salam kenal ya . . Aku silent reader blognya nih. Punten mba aku boleh minta reviewnya mba tentang sekolahnya Reza ga ya. Khususnya penanganan personal murid2nya coz tahun ini anakku masuk disana.thanks ya mba

  2. Salam kenal mbak Ade, trimakasih sudah mampir disini…
    Wow ternyata silent reader, senang bisa berkenalan langsung.
    Untuk review saya rasa tiap ortu berbeda ya pendapatnya, lebih baik Bunda datangi langsung sekolahnya, lihat kegiatannya, dan berkenalan dg guru-gurunya, itu akan lebih membantu utk mendapat pandangan tentang bagaimana penanganan personal murid2nya disana.
    Semoga membantu ya mbak Ade…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s