Tentang Dysgraphia

Dysgraphia merupakan salah satu bentuk Learning Disabilities yang mengakibatkan seseorang sulit mengungkapkan ide/pikiran secara tertulis. Kebanyakan orang menulis tanpa berpikir tentang apa yang mereka lakukan. Pensil atau keyboard berfungsi sebagai perluasan dari pikiran dan ide-ide–sarana untuk berbagi semua yang mereka tahu. Menulis, bagi mereka, bukanlah suatu keharusan yang membosankan tapi berfungsi sebagai alat. Walaupun begitu beberapa anak harus berjuang tanpa henti untuk menuangkan pikiran ke atas kertas.

Kesulitan dapat terjadi di hampir setiap tahap proses penulisan. Bahkan, banyak anak-anak yang sudah besar masih memiliki masalah dengan dasar pembentukan huruf –masalah yang sangat mempengaruhi kemampuan mereka untuk belajar. Setiap huruf yang ditulis anak-anak ini memerlukan usaha yang luar biasa, sehingga mengorbankan kreativitas dan ide-ide canggih mereka.

Ada banyak hal yang diperlukan untuk menulis, bukan hanya ide-ide yang baik. Anak-anak dengan dysgraphia tidak kesulitan membentuk pikiran kreatif dan jelas, namun mereka harus berjuang tanpa henti untuk menempatkan pikiran mereka tsb di atas kertas. Bahkan ketika mereka telah menulis sesuatu, mereka tidak puas dan merasa bahwa kata-kata tersebut tidak mengungkapkan dengan jelas apa yang mereka maksudkan.

Untuk anak-anak dengan dysgraphia, graphomotor, tata bahasa, dan aspek struktural menulis memerlukan begitu banyak usaha dan konsentrasi, sehingga ide-ide terbaik mereka tidak dapat terwujudkan diatas kertas.

#LDawareness

What Is Dysgraphia?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s