Dari Mall Ke Mall

Karena faktor cuaca, juga karena Lukman baru sembuh dari sakitnya, minggu akhir liburan kami isi dengan kegiatan dari mall ke mall. Eiiits, bukan shopping karena sedang banyak year-end sale lho, tapi karena ada kegiatan menarik di masing-masing mall itu. Dibawah ini ceritanya….

Kota Kasablanka

Sejak libur akhir tahun mulai, saya sudah dapat info akan ada kompetisi Lego di mall ini. Karena mall nya masih baru, kami belum pernah pergi kesana. Jadi memanfaatkan event Lego tersebut, sekalian kami cuci mata melihat mall baru itu. Kalau bukan liburan mana sampai kami kesana, jaraknya lumayan jauh dari rumah.

Namun lokasi mall tersebut dekat dengan rumah-rumah saudara Papanya, jadi iseng deh, saya kirim pesan di group keluarga, mengajak kumpul di KoKas sekalian. Asiknya karena liburan hampir semua bisa, kecuali yang memang sedang dinas di luar kota.

11s

Jadilah hari itu kami makan siang bersama. Di food courtnya yang cukup lucu tampilannya ala Maroko, ada pula live music: seorang bapak yang membawa accordion berkeliling. Anak-anak yang jarang melihat alat musik itu dimainkan secara langsung senang juga mendengarkan. Tapi Lukman yang disamperin sang pemusik bukannya senang, malah ngomel-ngomel “Brisik” katanya. Tapi dia bisa cukup bersopan santun untuk tetap mendengarkan walau merasa terganggu.

17s 13s 15s

Selesai makan Reza langsung menuju tempat kompetisi Lego. Wah banyak juga yang ikut, dari umur 7 sampai 12 tahun. Begitu lego disebarkan, dan diberi tanda mulai, merekapun asik membuat rancangan masing-masing. Kali ini Reza yang baru pertama kali ikut berlomba cukup puas bisa menyelesaikan kastilnya sebelum waktu habis. Yah untuk pengalaman, ya Reza.

28s  27s 22s

Grand Indonesia

Sejak awal bulan Desember, saya sudah heboh karena ada event menarik yang diselenggarakan disini. Namanya TrickArt Exhibition Indonesia. Disini dipamerkan lukisan-lukisan berseni yang memanfaatkan manipulasi daya pandang manusia (optical illusion). TrickArt ini mulai diciptakan di Jepang tahun 1980, dan pertama kali diadakan di Jakarta di Grand Indonesia tersebut.

Mendengar berita banyaknya peminat yang datang, juga melihat hasil-hasil foto yang beredar di twitter, kamipun tertarik datang kesana. Untuk mengantisipasi antrian yang semakin siang semakin panjang dimasa liburan, kami datang sekitar jam pembukaannya. Ternyata sudah ada juga keluarga-keluarga dan rombongan kecil yang datang. Tapi suasananya masih cukup lega, sehingga kami bisa memotret berkali-kali dengan leluasan.

Ini dia beberapa hasilnya, seru kan?

OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Lippo Mall Kemang Village

Yang satu ini lagi-lagi mall baru yang belum pernah kami kunjungi. Padahal lokasinya cukup dekat rumah, tapi karena bukan penggemar mall sejati kami belum pernah kesini.

Sebelumnya kami tidak punya rencana untuk berkunjung, namun pesan singkat dari saudara Papanya: “Life of Pi 3D masih main di XXI Kemang Village” bikin hati ini tergoda. Sudah cukup lama kepingin nonton film box office ini, namun karena beredarnya bertepatan dengan saat Reza UAS ya dilupakan saja, dan menunggu dvdnya beredar. Tapi dengan adanya pesan tadi, langsung deh saya ajak Papanya untuk nonton. Biasanya Papanya tidak terlalu hobi ke bioskop, tapi kali ini mau, dan jadi kesempatan kami untuk sekaligus melihat mall tersebut untuk menutup masa liburan (hari terakhir libur sekolah).

Life_of_Pi_2012_Poster

Mall-nya bagus, namun masih bisa dibilang lengang. Masih banyak outlet/toko yang belum di buka, sehingga pengunjungpun belum banyak. Kami makan siang disana, lalu nonton. Lukman seperti biasa bilang “Aku tidak mau nonton…” walau dibujuk-bujuk, filmnya bagus dan ada harimaunya. Tapi setelah berada didalam teater dan film mulai dengan scene kebun binatang di Pondicherry, India , Lukman jadi sangat tertarik dan mau bertahan tanpa sekalipun minta pulang. Ia juga tidak bulak-balik minta ke toilet seperti biasanya kalau ia tidak suka filmnya. Walau sesekali kaget karena kenjutan efek 3D, Lukman cukup menikmati. Selesai film tersebut, baik Reza maupun Ivan bilang “Filmnya keren!”. Yang saya tidak duga, walau tidak banyak berkomentar saat film berjalan, Lukman ternyata cukup menangkap isi film tersebut.

73306_10200221130871992_40356870_n 321062_3607461603854_1657310515_n

Keesokan harinya saat lagi mandi dan siap-siap mau sekolah hari pertama setelah libur, Lukman membicarakan film Life of Pi tersebut. Rupanya cukup banyak yang ia tangkap, bukan cuma keseruan melihat action si harimaunya saja. Dibawah ini percakapannya🙂

Mama: “Suka ya filmnya kemarin?”

Lukman: “Iya, ada banyak binatang-binatang”

Mama: “Iya, ada harimau, gajah, orangutan, eh iya trus ada meerkat ya Lukman”

Lukman: “Iya, ada banyak meerkat di pulau carnivora”

Waaah saya heran, Lukman bisa nangkep istilah carnivora itu dengan fasih. Lalu Lukman obrolin tentang orang-orangnya, terutama para wanita: “Kamu harusnya pakai warna juga Mama, disini” Lukman menyentuh dahi saya, di antara alis. Saya bilang “Oooh yg warna merah? Itu namanya bindi, Lukman, ceritanya sih itu mata ketiga untuk para wanita” Lukman cuma manggut-manggut mendengar itu (´∀`)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s