Bicara-bicara

Sudah lama Mamanya tidak bercerita kebisaan bicaranya Lukman sekarang. Bukan karena tidak ada bahan, tapi justru banyak cerita sehari-hari Lukman yang akhirnya lupa dicatat karena sudah cukup banyaknya Lukman bicara. Bukan karena take it for granted ya, tapi ya maklumlah keterbatasan memori Mamanya yang kalau-tidak-langsung-dicatat-lupa🙄

Sepengamatan saya, celetukan spontan Lukman sudah menunjukkan kemampuannya menganalisa. Beberapa hal menunjukkan juga bahwa ia sudah punya pengetahuan tentang apa yang dibicarakan, sehingga apa yang diucapkan bukan hanya kejadiannya atau apa yang dilihatnya saat itu.

Cerita-cerita seperti yang ditulis dibawah ini bisa jadi contohnya…

Hujan

Lagi nonton film Gazoon kesukaan Lukman (kartun yang bercerita tentang hewan-hewan diAfrika) episode Storm in Savana. Terlihat hujan mulai turun, gajahnya berlari-lari mencari pohon untuk berlindung. Pohonnya ada, cuma satu, jadi si gajah nggak kebagian berlindung.

L: “Hewan-hewan tidak suka kena hujan, Mama, sepertinya gajahnya akan pilek”.

M: “Kenapa, karena kena hujan?”

L: “Dia masuk angin. Jadi bersin, mama”

Madagaskar?

Saat sedang menonton berita di tivi, ketika mendengar nama kota  Makassar Lukman nyeletuk: “Makassar? bukannya Madagaskar?” hahaha saya jadi ketawa, dan lalu beritahu Lukman “Makassar itu nama kota di Sulawesi, Lukman, berbeda dengan Madagaskar”. Tentu saja Lukman lebih tahu Madagaskar, seperti judul film kesayangannya. Tapi saat diberitahu Makassar di Sulawesi, Lukman langsung nyambung, dia bilang “Ooo di Sulawesi ya, Indonesia kita? Itu tidak jauh, Mama”

Garukin

Suatu malam saat Papanya baru pulang kantor, kebetulan Mamanya merasa gatal punggungnya, tapi tangan tidak sampai ketempat yang gatal. Lalu Mamanya minta tolong digarukin Papanya. Mendadak Lukman minta: “Aku juga gatal Papa, garukin dong” bikin kami senyum-senyum karena kelihatan banget permintaan Lukman itu bukan karena gatal beneran tapi karena pingin diperhatikan Papanya yang baru pulang. Lalu saat digarukin, dia bilang “Papaku menyelamatkan dunia. Kau garukin semua orang” hahaha…

Tidak Percaya

Saat lagi iseng buka-buka file di computer, Lukman lihat foto honeymoon PapaMamanya di Bali. Saya iseng tanya: “Itu siapa, Lukman?”. Lukman jawab: “Papa dan saudara perempuannya” bikin saya langsung ngakak. Tidak heran kalau Lukman pangling, Mamanya masih sangat langsing disana, pakai kacamata hitam plus bunga ditelinga pula haha…

M: “Itu Papa sama Mama, Lukman!”

L: “Haaa? Aku mati…! (sambil acting jatuhkan badannya dikursi)”

M: “Iya itu PapaMama lagi di Bali, sayang”

L: “Ke Bali? Naik pesawat? Pesawat itu brisik, naik helikopter saja…”

Saya pikir sudah selesai obrolan soal Bali tersebut. Tapi rupanya Lukman masih penasaran, saat Papanya pulang kantor Lukman tanya:

L: “Papa ke Bali ya sama Mama, naik pesawat? “

P(sudah di ceritain Mamanya lewat bbm): “Iya sayang”

L: “Ada kolam ya? Kamu sayang Mama?”

P: “Iya… Aku sayang mama, Lukman”

Dan besoknya masih berlanjut, Lukman masih kepikiran rupanya

L: “Kamu suka bunga?”

M: “Suka, sayang”

L: “Bunga warna putih?”

M: “Iya sayang”

L: “Seperti yang di Bali?”

Mamanya langsung ngakak ketawa

M: “Iya sayang, masih penasaran tentang foto di Bali itu ya sayang?”

L (sambil senyum): “Kamu sayang Papa?”

M: “Iya dong sayang”

Jagain Papa

Kalau saya mau pergi dan tinggalkan Lukman bersama asisten dirumah, saya pasti bilang “Jagain Lukman ya mbak” selalu begitu. Dan Lukman rupanya jadi hapal kalimat itu. Suatu saat ketika weekend saya mau pergi tinggalkan Lukman bersama Papanya dirumah, saya pamit dulu sama Lukman.

M: “Lukman, Mama pergi dulu ya, Lukman sama Papa ya dirumah”

L: “Ya Mama silahkan pergi, aku tidak ikut. Aku dirumah saja, jagain Papa”

Saya yang sudah melangkah ke pintu jadi langsung balik badan, ketawa ngakak dan masuk ke kamar lagi kasih tahu Papanya omongan Lukman itu. Papanya jadi keluar kamar, tanya Lukman lagi, dan kembali Lukman bilang hal yang sama “Iya, aku jagain Papa”.

Jadi sekarang kalau saya mau pergi tinggalkan Lukman sama Papanya atau kakaknya, saya jadi bilang “Jagain Papa/kakak Reza ya sayang”🙂

English

Masih soal bicara, untuk bahasa Inggris makin banyak kalimat yang ditangkap Lukman dari film-film kesukaannya dan dipakai pada situasi dan kondisi yang cocok. Ini beberapa diantaranya:

“Nobody move a muscle!”

“This is your cat, Reza”

“I hate cats!”

“You’re captured”

“I shot you!”

“Delicious…”

Pillow Talk

Sebelum tidur, Lukman sering sekali ngajak ngobrol, salah satu taktiknya supaya jam tidurnya molor😀

L: “Aku sayang padamu Mama”

M: “Aku sayang padamu juga putraku”

L: “Aku nggak suka babi-babi yang mencuri telur angry bird”

M: “Ssssh sudah, besok lagi cerita-ceritanya, sudah saatnya tidur”

L: “Iya mama, aku nggak cerita-cerita lagi, kita sayang-sayangan saja”

M: “Iya nak, bobo ya”

L: “Angry bird kejar babi-babi yang curi telur”

M: “Lho kok cerita lagi?”

L: “Aku sayang padamu mama, aku mau ke pantai”

M: “Selamat tidur, sayang”🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s