Parent Support Group

Ketika baru melahirkan Reza, dengan minimnya pengetahuan saya tentang pengasuhan anak (baca: Maternal Instinct) selain bertanya kepada dokter, saya jadi sering browsing untuk topik yang satu ini. Ketika masih hamil, saya cari website dan bulletin tentang kehamilan. Ketika Reza sudah lahir saya rajin mengikuti milis kesehatan dan parenting (maklum saat itu facebook belum ada). Beruntung saya mendapatkan beberapa milis yang cukup baik manajemennya, dimana saya bisa dapatkan info yang terjamin, juga akhirnya mendapat teman-teman baru baik sesama orangtua maupun pakar yang berbaik hati memberikan saran dan advis tanpa pamrih.

Sebut saja ketika itu milis Nakita dari tabloid nakita, milis Sehat dari dokter Wati yang kondang itu, dan beberapa milis lainnya yang jadi nara sumber untuk saya. Ketika itu saya mencari milis yang murni membahas tentang kesehatan anak dan parenting, dan paling menghindari dari milis-milis yang sebetulnya milis ‘jualan’ terselubung. Judulnya parenting dan kesehatan anak, tapi ujung-ujungnya kita ditawarkan produk ini-itu.

Berbagai info saya dapatkan dari milis-milis tersebut: mulai cara menjaga kesehatan balita, bagaimana menjadi pasien yang cerdas, dokter anak mana yang friendly dan royal informasi, sampai akhirnya berkenalan dengan para ahli dan pakar yang dengan rendah hati mau menjawab pertanyaan-pertanyaan saya bahkan diluar milis secara langsung.

Ketika Lukman baru di diagnosa autis ringan, siapa yang saya cari untuk bertukar pikiran? Diluar para psikolog, dokter spesialis maupun terapis yang kami temui di klinik tumbuh kembang, yang menjadi urutan pertama adalah teman. Baik teman-teman yang kebetulan berprofesi sebagai pendidik, psikolog dan juga tentunya teman yang punya anak berkebutuhan khusus. Rasanya begitu banyak pertanyaan ketika itu, yang tentu saja tidak semua bisa saya ungkapkan diruang klinik tumbuh kembang dan hanya bisa terjawab dengan obrolan yang panjang dengan para teman yang baik tersebut, maupun dengan email-email yang bulak-balik saya kirim – dibalas – saya jawab lagi – dibalas lagi – dst. Saya beruntung sekali saat itu dengan bantuan teman-teman saya bisa berfikir yang positif, tetap semangat demi perkembangan Lukman, Alhamdulillah tidak sempat merasa down, depresi dan sejenisnya. Tentu ada masa-masa dimana saya kebingungan karena begitu banyak hal yang harus diketahui dan diputuskan, tapi kemudian dengan bantuan teman-teman tersebut satu demi satu masalah bisa saya hadapi dengan pikiran jernih.

Sampai sekarang saya selalu buka mata buka telinga, begitu ada informasi yang saya belum tahu pasti saya cari sumbernya, saya tanyai siapapun yang lebih tahu, baik teman, guru, terapis, orangtua sesama anak berkebutuhan khusus, pokoknya semua sumber masukannya sangat berharga untuk saya.

Saat itu sudah ada beberapa milis/komunitas khusus autism di dalam negeri, namun saya tidak sreg didalamnya, entah itu milis sudah terlalu banyak anggotanya sehingga pertanyaan saya tidak ditanggapi, atau milis itu hanya hidup ketika bulan April, bulan peduli autisme. Karena itu saya lebih memilih berlangganan bulletin dari luar negeri. Memang saya dapat banyak informasi berguna dari luar negeri, namun karena dari luar ya kadang tidak dapat di aplikasikan di Indonesia.

Ketika saya sudah tidak mencari-cari lagi, kebetulan saya melihat ada teman saya yang memberi komentar pada grup facebook LRD Member. Karena grup ini terbuka, yang bukan anggota pun dapat membaca diskusi dan dokumen didalamnya, saya tertarik untuk membaca lebih lanjut. Makin lama saya makin tertarik, karena informasi yang saya peroleh disana dapat dipertanggung jawabkan, lalu tidak ada yang berjualan disitu, banyak orangtua anak berkebutuhan khusus yang sudah banyak pengalaman berbagi cerita disana, juga banyak member yang juga penyandang autis/asperger yang membagi pikirannya, sehingga saya bisa mendapat cerita/pengalaman mereka dipandang dari sisi sebagai penyandang, suatu hal yang langka saya dapatkan dari grup-grup lainnya. Akhirnya saya join grup tersebut, dan walau setelah itu saya juga join grup lainnya namun LRD Member adalah yang paling sering saya buka untuk mendapat informasi.

Kesimpulan, dari pengalaman saya sampai saat ini dalam mencari dan menemukan informasi parenting asalkan kita rajin mencari dari berbagai media, kita tidak perlu selalu keluarkan dana untuk mendapat apa yang kita butuhkan. Pertemanan malah lebih dapat memberikan sesuatu kepada kita, karena itu saya pun tidak segan berbagi kepada siapapun yang bertanya, karena saya juga sering berada dalam posisi yang bertanya. Indahnya berbagi….🙂

2 thoughts on “Parent Support Group

  1. salam kenal
    saya andre
    mau menginformasikan seminar
    mempersiapkan masa remaja anak berkebutuhan khusus
    minggu, 26 oktober 2014
    di prodia kramat raya 150, jakarta pusat

    • trimakasih infonya mas Andre
      Kebetulan tgl 25 Oktobernya saya sudah akan ke Sekolah Mandiga, ada seminar dengan topik yang hampir sama: masa galau remaja autis.
      Kalau ada seminar2 lagi, tolong info2kan ya mas, ke email saya di: rosasaad@cbn.net.id 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s