The Sun and The Sea

Weekend kemarin rencananya kami mau camping di Kampoeng Maen Cibubur. Tapi karena perbaikan atap rumah mulai ada efeknya pada Reza, walau tidak mengganggu kedalam rumah tapi debu-debu halusnya melayang-layang, kambuhlah asmanya dan sempat demam tinggi seharian. Akhirnya menimbang kondisi Reza kami undurkan rencana camping. Dan saya jadi cari ide lagi mau kemana ya weekend ini. Akhirnya, terpikir untuk ke pantai, udara pantai kan cocok untuk Reza. Karena yang terdekat pantai Ancol, kesanalah kita weekend kemarin.

Pagi-pagi jam 5 kami sudah berangkat, Reza, Lukman dan Ivan tanpa mandi langsung naik mobil. Saya pikir mereka akan tidur lagi, tapi tidak, rupanya karena jarang pergi di pagi buta, mereka malah melek dan memperhatikan situasi sepanjang perjalanan. Lukman berkomentar “Fortuna belum buka, Mama” ketika melewati swalayan dekat rumah,  dan juga “Banyak sekali gedung-gedungnya” ketika melintas jalan tol. Jam 6 kami sudah sampai Ancol, ternyata sudah rame disana. Banyak sekali yang gowes sepeda, dan ketika merapat kepantai, sudah banyak keluarga yang main, berolahraga, bahkan ada yang memasang tenda di pinggir pantai tersebut.

Reza dan Lukman langsung main dipinggir laut, geli merasakan ombak kecil dikaki, dan pasir ditelapak. Lukman yang memang hobinya main pasir, langsung menggali dengan kedua tangannya. Reza yang awalnya juga ikut main pasir, akhirnya lebih tertarik mengumpulkan kulit kerang sepanjang pantai. Papanya dan uda Ivan bersantai sambil terus mengawasi kedua bocah, sedangkan Mamanya mundar-mandir suapin Reza dan Lukman yang sudah nggak kepikiran lagi untuk sarapan dulu😀

Makin siang cuaca makin terik dan makin ramai suasana, akhirnya kami mandi dan meluncur menuju Ecopark. Penasaran, seperti apa sih taman baru ini, sudah sering mendengar beritanya. Setelah berputar-putar (hmmm tidak ada peta lokasi-nya, padahal Ancol seluas itu) akhirnya ketemu dengan pintu masuk dan area parkir Ecopark.

Masuk kedalam tanpa bayar, kami lihat ada tempat penyewaan sepeda (bagus-bagus sepedanya), mobil golf, dan juga penjualan makanan ikan. Langsung kami beli pellet makanan ikan itu, karena sudah diberitahu akan seru sekali lihat ikan-ikan yang banyak sekali disana.

Betul juga, tidak jauh dari pintu masuk sudah ada danau buatan yang isinya ikan banyaaak sekali. Ketika kami beri pellet makanan ikan mereka berebutan dan anak-anak tertawa terciprat kehebohan ikan-ikan tersebut. Cukup lama disana sampai semua makanan ikan yang dibeli habis, kami lanjut mau berkeliling Ecopark tersebut.

Karena cuaca yang cukup terik, Papanya ajak kita mobil golf sewaan saja. Dengan mobil ini, tidak usah cape berkeliling puas lihat keseluruhan Ecopark. Secara keseluruhan Ecopark sangat luas, ada sungai buatan, danau buatan, dermaga untuk naik perahu (yang juga penuh dengan ikan-ikan) lalu track untuk bersepeda, asik memang kalau berkeliling. Pohon-pohon cukup banyak, namun karena baru ditanam belum terlalu rindah. Memang dulunya taman ini adalah lapangan golf, jadi pohon-pohon itu masih muda umurnya.

Selain bisa melihat ikan, ada juga angsa, burung kasuari, burung pelican, dan siamang yang dipelihara disitu. Puas melihat keliling, kami naik mobil lagi, dan ketika ditanya mau kemana lagi sebelum pulang baik Reza dan Lukman mau ke Sea World. Sedang menuju kesana, Lukman tiba-tiba nyeletuk “Aku takut…” saya heran, tanya Lukman “Takut apa?” ia jawab “Nanti aku tersesat…” hahaha rupanya Lukman masih ingat kejadian tahun lalu ketika ia terpisah dari kami saat nonton pertunjukan di Sea World tersebut. Rupanya walau saat itu Lukman terlihat baik-baik saja, tidak menangis saat berpisah, tapi ia kawatir juga akan terulang lagi kejadian tersebut (baca ceritanya  Ancol: Senang dan Cemas Jadi Satu).

Saya lalu katakan “Supaya tidak tersesat, Lukman jangan jauh-jauh dari PapaMama ya, dan kartu ini Mama pasang di kantong Lukman”. Setiap bepergian ketempat ramai setelah kejadian Lukman ‘hilang’ di Sea World tahun lalu itu saya selalu siapkan ID card berisi keterangan penting Lukman dan no hp PapaMamanya. Mendengar kata-kata saya tersebut, dan ID card sudah dipasang dengan peniti di kantong celananya, Lukmanpun diam.

Setelah berputar-putar mencari parkir, akhirnya dapat juga walau cukup jauh dari pintu masuk. Tidak disangka-sangka, ketika kami sedang turun, ada yang panggil “Mama Reza!” waaah rupanya ada keluarganya Daffa teman Reza saat masih TK dulu yang juga sedang parkir mobilnya. Saya dan mama Daffa masih berhubungan lewat bbm, walau sudah tidak pernah bertemu lagi sejak terakhir ‘reuni’ TK Tetum beberapa tahun yll. Reza pangling juga melihat Daffa yang sudah tumbuh besar, dan mereka berfoto bersama sebelum kami masuk ke Sea World.

 

Sampai didalam Sea World, suasana sudah cukup ramai, sementara diluar masih banyak rombongan yang akan masuk. Lukman tetap dekat saya dan Papanya, menarik kami kalau dia mau pergi melihat akuarium yang banyak disana. Saat masih melihat Otter, hewan terbaru di Sea World ini, terdengar pengumuman aka nada atraksi pemberikan makan ikan hiu. Lukman langsung tarik Papanya, ingin lihat. Akhirnya kami pisah, Lukman sama Papanya, saya bersama Reza dan Ivan.

Setelah cukup lama putar-putar, sudah pegal juga kaki ini, dan sudah tidak nyaman didalam Sea World karena begitu ramai. Akhirnya saya keluar dulu, menunggu Papanya dan Lukman yang masih didalam. Sambil menunggu saya memperhatikan para rombongan yang akan masuk, waduuh dari berbagai daerah khusus datang ke Ancol untuk liburan.

Ketika Papanya dan Lukman keluar, Lukman langsung peluk saya, kata Papanya “Lukman cari-cari Mamanya didalam tadi” hehehe. Saat itu sudah jam 12, kami langsung meluncur ke tol, menuju rumah. Sampai dirumah, Lukman berkali-kali bilang “Aku suka kepantai, Sayang” hahaha iyaaa deh, kapan-kapan kita ke pantai lagi ya nak….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s