All About Global Warming

Kemarin saya mendengarkan talk show di FeMale radio yang menghadirkan Ibu Debra Yatim, seorang aktivis, pemerhati masalah perempuan dan sekarang ini anggota dari Dewan Nasional Perubahan Iklim, sebuah tim yang baru dibentuk Presiden untuk memantau akibat dari perubahan iklim. Tim ini sedang gencar menyebarkan informasi dan memberi pelatihan tentang perubahan iklim kepada anak-anak usia SD dan para guru se Indonesia. Untuk itu Dewan tersebut membuat film berdurasi 30 menit yang rencananya diputar disekolah-sekolah, selain itu juga mencetak buku yang sangat perlu dibaca oleh anak dan guru/orangtuanya.

Karena keseluruhan pembicaraan di radio itu sangat menarik, diakhir program saya kirim sms pada Paman Gery, menyampaikan apresiasi dan mengatakan Ibu Debra Yatim sangat inspiratif bagi saya. Tidak saya sangka, mendadak ponsel saya berdering, Paman Gery menelpon! Lalu setelah saling menyapa, Paman Gery bilang “Nih, ngomong langsung ya dengan Ibu Debra!” Waw, what a surprise! Beliau bukan hanya mau bicara, tapi juga mau mengundang saya dan Reza untuk menyaksikan premiere film “Bumiku” sebuah film yang berisikan informasi untuk anak-anak tentang perubahan iklim, produksi Dewan Nasional Perubahan Iklim. Rupanya Ibu Debra sudah mendengarkan rekaman percakapan Paman Gery dengan Reza, yang disiarkan FeMale radio tiga tahun yang lalu. Pada percakapan itu Reza yang masih duduk di kelas TK B bicara tentang global warming dan langkah-langkah sederhana yang bisa kita semua lakukan untuk mencegah lebih parahnya global warming.

Kenapa Reza sampai tertarik dengan masalah global warming di usianya yang baru 6 tahun itu berawal dari percakapan sebelum tidur disuatu malam, suatu pembicaraan biasa karena Reza memang selalu ingin tahu segala hal yang terjadi disekelilingnya.

Percakapan seru ini bisa dibaca di blog Sekolah Tetum di http://tetum.wordpress.com/2008/01/25/reza-ingin-bicara-dengan-sby-jk-soal-pemanasan-global/

Sejak pembicaraan malam itu, Reza selalu jadi pemerhati global warming. Saat itu buku-buku tentang topik ini masih langka, belum sebanyak sekarang. Karena itu saya print dari internet materi dan gambar-gambar yang berbahasa Inggris, lalu mendiskusikannya dengan Reza. Saking kepinginnya Reza memperingatkan kepada semua orang tentang bahaya global warming akhirnya saya kirim permintaan ke Paman Gery di FeMale radio untuk bicara on air dengan Reza. Rekaman pembicaraan 3 tahun yang lalu ini masih disimpan oleh FeMale radio, dan kemarin diperdengarkan kepada Ibu Debra Yatim.

Singkat cerita, pergilah saya dan Reza ke acara premiere film “Bumiku” tersebut. Seperti biasanya kalau di acara seperti itu banyak wartawan dari berbagai media, lalu kami dihibur dengan berbagai pertunjukan menarik, kesenian kendang, lalu ada lagu lesung yang biasa dimainkan bila rakyat didesa memohon turunnya hujan. Suasana dibuat seperti di pedesaan, dengan dekor dan suguhan cemilan tradisional yang sangat mendukung. Disana kami bertemu langsung dengan Ibu Debra Yatim yang sangat ramah. Beliau malah meminta Reza duduk dideretan paling depan bersama Paman Gery, sementara beliau sendiri duduk disamping saya dideretan kedua. Saya senang juga, karena dapat kesempatan ngobrol sebentar dengan beliau.

Selesai acara formal pembukaan premiere itu, kami pun menonton film “Bumiku” yang berdurasi 30 menit. Singkat memang, namun sangat menarik dan padat informasi. Tidak membosankan, karena pemainnya berakting dengan sangat wajar, dan latar belakang kehidupan pedesaan itu sangat menarik. Selesai pemutaran film, kami kembali disuguhi makan malam sambil ngobrol kanan-kiri tentunya. Selagi makan, Ibu Debra menghampiri kami dan bilang “Nanti Reza ngomong ya didepan, kasih informasi tentang global warming dan kesan-kesan film tadi ya”. Reza langsung menyanggupi. Apalagi yang akan menanyai Paman Gery, wah makin semangat Reza.

Walau sudah lama tidak bicara didepan umum tentang global warming, Reza cukup bisa memberikan informasi dengan baik, dan ketika ditanya kesannya Reza bilang “Filmnya bagus!”. Selesai ngobrol di panggung, Ibu Debra mengajak Reza berpose untuk dibuat lukisan wajah dari bahan-bahan daur ulang. Menarik sekali! Ketika menunggu giliran, Reza melihat rupanya untuk melukis wajah itu berbayar. Reza lalu bicara begini dengan Ibu Debra: “Kan Tante Debra ya yang ngajakin Reza dilukis wajahnya, jadi….. ini for free ya?” hahaha geli banget dengernya, dan Ibu Debra juga ketawa dan langsung mengiyakan. Reza bertanya lagi, meyakinkan “Are you sure?” haduuuuh gaya amat sih kamu nak! Ibu Debra senyum mengiyakan lagi.

Selesai Reza dilukis, kami dan Paman Gery mau berpamitan pulang dengan Ibu Debra tapi ketika masih ngobrol dengan beliau ada seorang wanita asing yang menghampiri. Rupanya wanita itu, Ms. Asha namanya, adalah kolumnis masalah parenting di koran Jakarta Post, dan sudah kenal dengan Paman Gery sebelumnya. Akhirnya kami  bicara sebentar, dan Reza dikenalkan oleh Ibu Debra kepada wanita itu dengan mengatakan “This boy is a genius; he knows everything about global warming”. Akhirnya Reza dan saya jadi ditanya-tanyai oleh Ms. Asha. Diakhir pembicaraan, ia meminta saya untuk mengirimkan tulisan karya Reza kepadanya, in English tentunya. Hahaha jadi pe-er deh untuk Mamanya. Hmmm mudah-mudahan bisa ya…

Special Note: Terimakasih pada Paman Gery dan FeMale radio yang mengenalkan kami kepada Ibu Debra Yatim, acara kemarin itu sangat berkesan untuk Reza dan menambah semangatnya untuk terus aktif dalam menyampaikan informasi tentang global warming pada masyarakat dilingkungannya.

2 thoughts on “All About Global Warming

  1. “are you sure Mrs. Debra? jangan sampai nanti mamaku dicolek buat bayar…” hahahha…

    super sekali, Reza…
    dibalik Reza yang jenius, tentu ada Mamanya yang hebat.

    I like this post!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s