Hari Pertama Lukman di SD

Ada yang unik disekolah Tetum Bunaya, sekolahnya Lukman: jadwal hari pertama masuk sekolah berbeda setiap anak. Untuk kelasnya Lukman, kelas Merkurius (kelas 1 SD) yang muridnya ada 16 orang, masuknya bertahap tiap hari 4 orang. Jadi hari pertama 4 orang, hari kedua menjadi 8 orang, dan seterusnya sampai dihari Jumat semua murid sudah masuk. Hal ini memudahkan proses penyesuaian murid dengan kelas barunya. Lukman kebagian masuk dihari kedua, hari Selasa minggu lalu.

Pada saat mau lulus TK, Lukman sudah diberitahu bahwa semester berikutnya Lukman akan naik kelas ke kelas Merkurius, dan gurunya bernama kak Wiwik. Tapi Lukman malah tidak mau, dia bilang “Aku kelas Antariksa saja (kelas TK besar) sama kak Ami (guru TKnya)” hihihi. Waktu itu saya pikir sesudah liburan Lukman akan mau berubah pikiran, tapi saya salah. Sampai penghujung liburan dia tetap kekeuh dengan “Kelas Antariksa saja…”. 4 hari menjelang masuk, saya mengambil seragam barunya kesekolah. Lukman tidak ikutan, dan ketika saya pulang dan Lukman lihat seragam baru dia bilang “Aku nggak mau pake itu!” bahkan untuk mencoba  saja dia tidak mau.

Alhasil baru sehari sebelum masuk saya berhasil bujuk Lukman mencoba baju seragamnya. Ternyata celana2nya kebesaran. Jadi saya telepon kesekolah, mau minta ditukar. Syukurlah memang ada stock yang banyak, jadi siang itu saya bisa langsung tukar. Supaya nggak bulak-balik Lukman saya ajak, agar bisa langsung dipas mana ukuran celana yang cocok.

Sesampainya disekolah, Lukman ketemu dengan Ibu Kepsek, yang lalu ajak Lukman cari kelas barunya. Didepan pintu tiap kelas sudah ada nama kelas dan foto2 murid masing2 kelas. Jadi Lukman ditanyai ibu Kepsek didepan pintu kelas tersebut “Ini bacanya apa, Lukman?” lalu Lukman membaca nama kelasnya. Ooo ternyata ruang kelas yang paling depan adalah kelas Langit, lalu ruangan kelas Venus, dan ruangan ketiga barulah kelas Merkurius, kelasnya Lukman. Dia gembira sekali melihat pas fotonya sudah ada ditempel didepan pintu. “Ini aku!” katanya. Didalam kelas tersebut ada kak Wiwik, dan kak Samsul (guru pendamping) yang langsung ajak Lukman masuk kedalam kelas dan melihat alat bantu belajar yang ada disana. Ada globe, ada buku-buku, ada berbagai peralatan Montessori yang akan digunakan Lukman dan teman2nya disitu. Waah Lukman tambah gembira, dan mulai mengambil sebuah buku untuk dibaca. Kak Wiwik menemaninya beberapa saat, sebelum Lukman saya panggil untuk mencoba celana dilantai bawah sekolahnya.

Walaupun sebentar, kunjungan Lukman ke kelas barunya itu rupanya sangat berpengaruh pada Lukman. Yang tadinya dirumah saat mencoba baju seragam barunya dia mengeluh “Aku tidak suka, bajunya sakit!” terkena bordiran logo sekolah didadanya, saat mencoba lagi celana dan baju seragamnya diruang perpustakaan, Lukman tenang saja, nggak ada keluhan lagi. Selesai mencoba, kami pulang membawa baju seragam yang sudah lebih pas.

Sesampainya dirumah, Lukman cerita sama Reza “Aku ke kelas Merkurius, teman-teman tidak ada” ya tentu saja tidak ada teman2, Lukman, tadi kan kesekolahnya siang, teman yang masuk hari pertama sudah pulang dong😀

Saya bersyukur karena sambutan ibu Kepsek dan guru kelasnya tadi Lukman jadi semangat untuk pergi sekolah keesokan harinya.

Ini dia Lukman dengan seragam SDnya, penuh semangat berangkat kesekolah!

Lukman (tengah) bersama temannya Tiaz (kanan), dan kakak Reza yang ikut menjemput

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s