Klub Dongeng Ke Museum Polri

Pagi hari Minggu 8 Mei 2011 itu cuaca tidak bersahabat, sejak pagi hujan deras turun di area Jakarta Selatan. Meskipun begitu, saat saya bangunkan Reza sambil berbisik “Ayo bangun, kan mau ke Museum Polri” ia langsung duduk dan senyum. Hari itu kami sudah rencana akan berkumpul lagi dengan Klub Dongeng FeMale Radio, yang kali ini akan mengunjungi Museum Polri. Reza yang memang selalu kagum dengan hal-hal yang berhubungan dengan militer senang sekali ketika diberitahu rencana kunjungan ini.

Sampai di Museum Polri, cuaca masih mendung, gerimis bahkan makin deras hujannya. Namun anak-anak yang sudah datang kelihatan sangat semangat! Tentu saja, karena dari halamanpun sudah bisa diintip ruangan dalam Museum Polri yang sangat bagus. Saya sudah tahu dari hasil googling sebelumnya bahwa memang Museum ini baru saja diresmikan bapak Presiden tahun 2009 lalu, makanya tidak heran kalau suasananya sangat menarik, modern dengan alat-alat canggih seperti layar touch screen untuk sumber informasi, penataan dan lightingnya tidak redup dan tidak berkesan suram seperti museum-museum pada umumnya. Sebelum acara dimulai, kami diminta menitipkan tas di locker yang tersedia.

Acara klub dongeng dimulai dengan berkeliling museum, diantar mbak Polwan yang cantik. Museum ini terdiri dari tiga lantai, tiap lantainya dibagi lagi ke dalam bagian-bagian yang menampilkan informasi sesuai dengan alur cerita yang telah dibuat. Di lantai satu terdapat beberapa kendaraan operasional POLRI, ada sebuah mobil patroli yang dilengkapi dengan alat navigasi canggih. Ada juga motor Harley Davidson WLA dan Zundapp, juga sepeda onthel untuk patroli dijaman doeloe. Selain itu dipaparkan juga peralatan-peralatan yang digunakan oleh polisi dalam melaksanakan tugasnya. Seperti lie detector, sidik jari, camera dan microphone mini untuk penyidikan kejahatan, dll. Selain itu ada ruangan khusus yang seperti hall of fame, memperlihatkan foto-foto para Kapolri, dari jaman dulu sampai sekarang. Keren!

Dilantai kedua ada pojok yang menarik, yang dinamai Kids’ Corner. Disini anak-anak bisa anak-anak bisa bermain dengan berbagai games yang tentu tidak terlepas dari nilai-nilai edukasi seputar polisi. Mulai dari disiplin lalu lintas, mencari penjahat, dll. Juga disediakan kostum polisi kecil bagi yang ingin berfoto dengan kostum. Terlihat sekali dengan menyediakan pojok khusus ini Polri berusaha memberikan citra yang lebih ramah, jauh dari kesan ‘galak’.

Selain kids’ corner, dilantai dua ini ada ruangan penegakan hukum: ruangan yang khusus dibuat untuk menginformasikan keberhasilan-keberhasilan Polri menangani kasus-kasus kejahatan juga ruangan simbol dan kesatuan : ruangan yang mengiformasikan beragam profil/kesatuan dalam tubuh Polri.

Selesai dilantai satu dan dua, kami diajak naik kelantai tiga yang ada ruangan mini teaternya, ruangan nyaman berkursi empuk tempat kami menonton film sejarah kepolisian. Selesai menonton film, seperti biasa Paman Gery dan Bubu Mini mendongeng dulu untuk anak-anak. Dan seperti biasanya pula, anak-anak mendengarkan dengan gembira, ikut seru ketika diminta membantu menjadi salah-satu tokoh dongeng, mereka sangat menikmati acara terakhir ini.

Selesai dengan dongeng, waktunya kami pulang. Hmmm lagi-lagi pengalaman yang menyenangkan dengan Klub Dongeng FeMale. Jadi penasaran, bulan depan akan diajak bertualang kemana lagi ya?😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s