Nonton Film Misteri Tanpa Pocong

Minggu lalu Reza meng-upload gambar kucing buatannya difacebook FeMale Radio. Memang ada kegiatan khusus dari radio tsb untuk menyambut festival film anak-anak yang dikenal dengan nama KidsFfest. Tahun ini sudah ketiga kalinya KidsFfest diselenggarakan, dan kami belum pernah sekalipun ikut menonton. Kepingin sih, karena yang diputar adalah film-film bermutu dari segenap penjuru dunia, jadi anak-anak punya wawasan baru selain film-film Hollywood yang biasa diputar disini. Tapi ya belum kesampaian sampai kemarin itu.

Beberapa hari sebelum dimulainya KidsFfest tersebut FeMale radio meminta pendengar ciliknya untuk meng-upload gambar binatang buatannya difacebook, dan siapa yang terpilih gambarnya diberi hadiah tiket menonton salah satu film KidsFfest tersebut. Karena Reza sedang libur (kelas 6 ujian) maka dia dengan semangat membuat gambar kucing, binatang kesukaannya, menggunakan program Paint. Tidak lama langsung selesai gambarnya, dan Reza upload difacebooknya FeMale radio.

Reza penasaran sekali menunggu beberapa hari  untuk mendengar siapa yang berhak mendapat hadiah. Sementara itu ketika dia melihat gambar-gambar lain yang di upload Reza sempat kecil hati dan bilang “Wah yang itu lebih bagus dari gambar Reza, Mama”. Saya semangati dia, dan bilang “Gambar Reza juga cukup bagus, tunggu saja pengumumannya, siapa tahu pemenangnya lebih dari satu dan Reza bisa dapat hadiah”. Akhirnya ketika diumumkan, ternyata Reza berhasil mendapat hadiah. Bukan main senangnya mendapat tiket film The Ten Lives of Titanic, film buatan Norwegia.

Keesokan harinya Mamanya mengambil tiket film hadiah tersebut, dan ternyata diberi empat tiket! Reza bilang “Cukup dong untuk Reza, Lukman dan Papa Mama”. Tapi sebelum memutuskan Lukman ikut atau tidak, saya lihat dulu trailer filmnya di youtube, supaya tahu apa filmnya cocok untuknya. Ternyata, walaupun memang tentang kucing, filmnya adalah film misteri dan di trailer itu cukup banyak kejutan-kejutan yang mungkin bisa membuat Lukman takut. Ketika nonton film Narnia saja Lukman sampai ngumpet dipunggung saya, tidak mau melihat layar karena dia kurang suka filmnya. Akhirnya diputuskan Lukman tidak ikut nonton, dan Papanya menemani dirumah. Sedangkan tiket yang dua lagi Reza tawarkan untuk sepupu-sepupunya yang juga suka kucing.

Dihari H pagi-pagi kami sudah menuju Pacific Place, karena pemutaran film KidsFfest diselenggarakan di Blitz megaplex disana. Sampai disana bertemu dengan Amira sepupu Reza dan ibunya, dan juga Paman Gery dan om-om bagian promo-nya FeMale radio. Ada sedikit sambutan dari penyelenggara KidsFfest, dan anak-anak yang menonton diminta memberikan ‘nilai’ ketika sudah selesai menonton filmnya.

Ketika film sudah dimulai, dari awal memang menarik sekali, walaupun bahasa yang digunakan bahasa Norsk (Norwegia) tapi ada subtitle nya sehingga tidak menjadi masalah. Berjalan beberapa belas menit kemudian, filmnya semakin tegang, Reza sempat bilang “Mulai sedikit takut” sehingga saya katakan tutup saja matanya kalau merasa takut. Namun akhirnya Reza tetap melihat, dan menikmati sekali filmnya sampai habis. Saya saja sebagai orang dewasa juga menikmati film itu. Ceritanya seperti ini: tokoh anak difilm itu akan pergi berlayar dengan kapal pesiar sebagai hadiah ulangtahunnya. Namun beberapa hari menjelang berangkat ia mengalami peristiwa-peristiwa aneh, dimulai dengan munculnya seekor kucing hitam misterius. Anak tersebut mengalami mimpi buruk dan juga kelebatan bayangan masa lalu ketika berada di-basement apartemennya. Rupanya di-basement itu ada gudang yang belum pernah dibuka sebelumnya, berisi barang-barang peninggalan pemilik apartemen dimasa lalu. Apa hubungannya pemunculan si kucing hitam misterius dengan sejarah pemilik apartemen dimasa lalu itulah yang menjadi topik utama film ini. Saya senang Reza berkesempatan menonton film ini, jadi menambah wawasannya bahwa film yang ‘agak menakutkan’ dan berjenis film misteri tidak harus dengan perwujudan hantu-hantu-an, pocong atau kuntilanak seperti yang banyak diiklankan film-film lokal.

Selesai menonton film itu, Reza dan Amira sama-sama memberikan nilai ‘bagus sekali’ pada kartu yang diberikan panitia KidsFfest. Dan mereka semakin tambah senang ketika pulang dibagikan goodybags dari FeMale radio. Wah hari yang menyenangkan untuk Reza dan Amira. Besok-besok jadi niat banget mau nonton lagi deh film-film KidsFfest-nya😉

Reza, Amira dan Paman Gery

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s