Lukman Ikut Lomba

Rabu 15 Februari 2011 sekolahnya Lukman mengikuti perlombaan peringatan Maulid Nabi yang diselenggarakan di SDIT Al Uswah, Depok. Jadi hari itu walaupun libur, Mamanya dan Lukman malah bangun pagi, karena akan berkumpul disekolah jam 07.00.

Lukman didaftarkan mengikuti lomba fashion muslim. Bajunya pakai baju sendiri, yang Lukman pakai saat lebaran kemarin. Sempat sih rada deg2an, karena saat lebaran yll tersebut Lukman agak2 bete, dan nggak betah pakai baju tsb (lihat: Lebaran 2010). Beberapa hari sebelum hari H saya sudah kasih tahu Lukman akan pakai baju itu lagi. Walaupun dia senyum sambil menganggukkan kepalanya, saya masih tidak yakin dia betul-betul akan pakai dihari H, karena moodnya Lukman masih sukar diperkirakan. Begitu juga dengan peci, walaupun saat dikeluarkan dari lemari Lukman langsung gembira dan dipakainya, saya tetap masih deg2an karena Lukman tidak pernah betah pakai topi atau peci atau apapun dikepalanya.

Dihari H Lukman bangun tidur dengan gembira, walau lebih pagi dari biasanya. Makannya juga semangat, dan selesai dalam waktu cukup cepat. Karena itu kami bisa datang on time disekolah. Sementara menunggu teman-teman, seperti biasa Lukman mengambil buku untuk dibaca, menunjukkan pada Mamanya hal-hal detail yang ada dibuku tsb. Tak lama setelah teman-temannya berkumpul kami berdoa sebelum berangkat dan konvoy menuju SDIT Al Uswah itu.

Sampai disana suasana cukup ramai, dan dibagian lomba fashion show sudah kumpul banyak anak. Saat lihat daftar peserta, wah lebih dari 50 orang. Dalam hati saya berdoa supaya Lukman sabar menunggu, karena ia dapat no. 42.

Ketika acara dimulai, orangtua peserta diminta keluar ruangan. Kami cuma bisa mengintip dari balik kaca jendela. Kelompok murid sekolah Lukman ditemani seorang guru, kak Ria. Lukman kelihatan kalem, masih pakai pecinya, dan sibuk lihat kanan-kiri. Syukurlah jalannya perlombaan cukup cepat, anak-anak sekolah lain yang dapat giliran sebelumnya cukup bergaya. Meskipun begitu, lewat setengah jumlah peserta yang sudah tampil Lukman mulai kelihatan gelisah. Dia sudah tidak betah duduk bersama teman-teman dan mulai jalan-jalan kesana kemarin, pecinya sudah dicopot sepertinya kepanasan. Melihat Lukman mulai gelisah seperti itu, kak Ria tidak kehilangan akal, dipinjamkannya Lukman sebuah kamera saku, dan Lukman yang suka memotret jadi asyik jepret kanan-jepret kiri! Sampailah saatnya kelompok Sekolah Tetum Bunaya tampil.

Beruntung kelompok sekolah lain yang sudah mendapat giliran keluar dari ruangan, sehingga sebagian ibu-ibu yang menunggu bisa masuk, dan saya jadi lebih dekat dengan catwalk. Saya terus berdoa supaya Lukman mau ikuti perlombaan. Ketika teman-temannya mulai maju berjalan ke catwalk, Lukman dipasang pecinya oleh kak Ria. Dan Alhamdulillah, ketika gilirannya Lukman mau berjalan diatas catwalk, senyum tidak lepas dari bibirnya! Mamanya senang sekali Lukman mau maju, berjalan sendiri, dan kelihatan cukup menikmati perhatian yang diberikan kepadanya. Walau tidak dapat predikat juara, namun Lukman sudah jadi juara dihati Papa Mamanya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s