It’s Time To Move On

Setelah bertahun-tahun Lukman belajar bicara dengan Ibu Yanti, seorang terapis wicara yang menangani Lukman sejak berumur 2 tahun 2 bulan (baca: Lukman’s Story), sampai sekarang diumur Lukman yang hampir 6 tahun, kami pikir sudah saatnya Lukman berhenti terapi wicara. Cara bicara Lukman sudah sangat baik, pelafalan katanya sangat jelas, daya tangkapnya untuk kata-kata baru juga sangat baik, sehingga yang perlu distimulasi lagi adalah kemampuan komunikasinya dalam tanya-jawab, dalam pemahaman pembicaraan, dan ini bukan lagi area yang ditangani seorang terapis wicara.

Bulan Desember 2010 adalah bulan terakhir Lukman terapi dengan Ibu Yanti, terapis yang sangat sabar, sangat gigih menangani Lukman sejak sama sekali belum mengeluarkan kata yang bermakna, sampai saat ini dimana kosa kata Lukman sudah sangat banyak, dan kemampuan bicaranya cukup baik. Ini adalah foto-foto hari terakhir terapi Lukman, cukup mengharukan ketika saling mengucapkan selamat berpisah. Namun hubungan kami Insya Allah tidak putus disini, tali silaturahmi akan tetap menghubungkan kami dengan Ibu Yanti dan kami tetap berhubungan bahkan bertemu muka setelah hari itu.

How do geese know when to fly to the sun? Who tells them the seasons? How do we, humans know when it is time to move on? As with the migrant birds, so surely with us, there is a voice within if only we would listen to it, that tells us certainly when to go forth into the unknown

Elisabeth Kubler-Ross

5 thoughts on “It’s Time To Move On

  1. Terharu bacanya. Terbayang kalau kita harus berpisah dengan seseorang yang sudah jadi bagian dari hidup kita.

    Perpisahan yang indah, dan pastinya Bu Yanti bangga karena sudah meninggalkan jejak yang indah untuk Lukman.

    Selamat jalan Bu Yanti, dan selamat melanjutkan ke kemampuan yang lebih tinggi, Lukman.

  2. waduh … baca blog mamanya lukman bener2x inspiring. aku boleh tau contact-nya bu yanti? mungkin anak ku sania, 2.5 thn perlu terapi wicara .. dibanding anak lain, sania agak terlambat bicaranya, walau pun she understands very well all given instruction and knowledge-nya banyak .. cuma gak bisa dicurahkan lewat kata2x aja .. gitu mbak ..

    thanx thanx sooo muchh

    • Hai mama Sania, salam kenal ya…
      Terimakasih sudah singgah disini, dan senang sekali kalau tulisan-tulisan saya bisa memberikan semangat pada orangtua lain.
      Untuk Sania, apakah pernah dibawa ke klinik tumbuh kembang?
      Kalau boleh saya sarankan, jangan langsung di terapi. Kasihan jika anak umur 2,5 tahun kalau langsung di terapi tanpa memberi kesempatan untuk distimulasi secara alami sebelumnya. Sebisa mungkin kalau terlihat anaknya sudah cukup punya ‘modal’ untuk bicara, lebih baik di stimulasi sendiri dirumah, Mom.
      Banyak cara untuk memancing anak bicara. Banyak juga buku-buku yang bisa dibaca untuk jadi masukan kita dalam menstimulasi anak. Atau ke klinik tumbuh kembang untuk dapatkan advis tentang hal ini.
      Begitu Mom…

  3. woww..sangat membantu tulisan di blog mama lukman bwt sya..skrg sy jga mengalami mslah perkembangan anak laki2 sya (2th 9bln) yg juga sulit u berbicara dan agak aktif (diagnosa dokter), awalny sya agk sdkt worry mb..krn stlh dterapi wicara dan sensori integrasi, ank sy blum bgtu signifikan perkembngany..(ap mungkin krn msh 1.5 bln terapi atw t4 terapi yg sistem terapisny selalu dirolling setiap terapi, jd gag satu terapis yg menghandle ank sya..)
    Tapi..stlh membaca blog ini melihat perkembangan dek lukman, sya optimis ank sya bisa segera bicara dg baik dan benar dan tdk terlalu aktif lagi…so inspiring tlisannya..asal kita tetap smgt u melakukan yg terbaik bwt anak kita dan berusaha memenuhi segala kebutuhannya dan memberikan perhatian penuh (meskipun sy tetap bkerja) dan selalu meminta bantuan dan pertolongan Allah SWT..sukses ya mama dan dek lukman..doakan sya dan anak sya agr tetap semngat dan sbar agr dya cpt bisa bcara dan berkembang dg baik seperti anak2 lainnya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s