They’re Gone!

Sabtu kemarin adalah hari yang sibuk sekali untuk Lukman. Bangun pagi seperti hari sekolah, lalu siap-siap  berangkat latihan gabungan ditempat les musik. Sampai disana, sudah rame teman-temannya berkumpul, baik yang biasanya sekelompok, maupun kelompok lain yang khusus bergabung untuk latihan konser tahunan. Suasana jadi rame sekali, apalagi tidak seperti biasanya para pengantar hanya boleh menunggu diluar. Murid-murid yang kecil (umur 3 tahunan) ada beberapa yang menangis karenanya. Tapi latihan berjalan baik, bahkan lewat dari waktunya, yg mestinya hanya sejam, kemarin lebih dari satu setengah jam.

Selesai latihan musik, Lukman bilang “Aku lapar” jadi kita mampir dulu ke Citos, makan nasi goreng yang dimintanya. Mungkin karena sudah lapar, cepat sekali habisnya nasi goreng itu, dan kita langsung pulang karena kakak Reza dan Papa sudah menanti, mau pergi kedokter karena Reza pilek sudah seminggu tidak sembuh-sembuh bahkan nambah batuk-batuk. Lukman kepingin ikut mengantar, jadi pergi lagilah kami, kali ini komplit berempat, ke RSPI.

Di RSPI Lukman memperhatikan beberapa anak kecil lain, walaupun dia hanya bermain dengan kaka Reza saja. Mendengar ada anak yang menangis, Lukman bilang : “Dia sedih ya Mama”. Kemudian saat sudah akan pulang, Lukman lihat ada anak bayi yang baru datang, dikereta bayinya. Sambil menunggu Papanya yang sedang antri dikasir, Lukman menghampiri kereta bayi itu, dan mengajak ngobrol ayah ibunya. “Adek bayi bobo?” katanya. Lalu Lukman duduk didepan kereta, hihihi, sok akrab sekali dengan ayah ibu bayi tersebut. Tapi mereka senang, bahkan tanya “Siapa sih namanya?” yang langsung dijawab “Aku Lukman” si ayah bilang “Kamu ramah sekali deh” sambil senyum. Lalu Lukman ditanya “Siapa yang sakit?” Lukman bisa jawab “Kaka Reza” lantas menunjuk “Itu kaka Reza, itu Papa, itu Mama” komplit memperkenalkan semua. Selesai membayar, Papanya ngajak pulang. Lukman bilang “Dadah adek bayi”. Lucu banget.

Sampai dirumah, Lukman terakhir turun dari mobil. Waktu Papanya bukakan pintu, dilihat Lukmannya nggak pakai sandal. Papanya tanya “Kok nggak pake sandal, Lukman. Mana sendalnya?” Lukman melihat ke kakinya, dan bilang “They’re gone!” Saya sampai cekikikan lihat muka Papanya yang bengong mendengar Lukman menjawab in English😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s