Cerita Sebelum Bobo

Malam  ini adalah salah satu malam langka dimana Lukman dengan manisnya mau diajak tidur. Cukup dengan diingatkan: “Sudah jam bobo, Lukman” ia langsung beranjak dari depan tivi dan masuk kekamar.

Walaupun sempat bercanda-canda dulu dengan kakak Reza, sempat juga keluar kamar lagi melihat Papanya yang baru pulang kerja, Lukman mau berbaring sendiri ditempat tidurnya tanpa dipaksa, tanpa marah-marah atau tangisan.

Meskipun demikian, makan waktu yang cukup lama sampai Lukman betul-betul tidur. Berbagai hal dibicarakannya. Mulai dari topik sekolah. “Aku mau sekolah” katanya. Saya jawab “Sekarang baru hari Jumat, besok Sabtu, besoknya lagi Minggu, terus besoknya lagi Senin naaaah baru deh Senin itu Lukman sekolah”. Lukman menirukan gerakan jari tangan saya ketika menghitung hari-hari tersebut,  dan mengulang mengatakan “Senin sekolah” sambil tersenyum senang.

Setelah itu ia berbaring lagi. Sempat saya lihat matanya mulai merem melek, saya senang Lukmannya sebentar lagi tidur nih sepertinya. Tapi mendadak ia bangun, menghampiri saya dikaki tempat tidurnya dan mengatakan “Sayangin” sambil memeluk saya. Selanjutnya ia bilang “Aku senang, ada anak kura-kura” waaaah rupanya Lukman lagi mengingat film yang ditontonnya hari Selasa yang lalu (baca posting Lukman Nonton Lagi). Saya jawab “Lukman senang ya, nonton film kura-kura? Kapan-kapan kita nonton lagi ya, tapi sekarang bobo dulu, sudah malam”.

Lukmannya berbaring lagi, memunggungi saya. Saya usap-usap punggungnya. Tidak lama kemudian, Lukman balik badan, mengelus pipi dan rambut saya sambil bilang “Rambutnya panjang sekali yah” saya senyum saja, Lukman teruskan “Mamanya cantik, Lukmannya ganteng” nyaris lepas ketawa saya mendengarnya. Sambil menahan tawa, saya bilang “Lukman yang ganteng, bobo dong, sudah malam nih”. Lukman jawab “Maaf ya”.

Sudah selesai? Beluuuuum!

Lukman masih senyum-senyum, dan bilang “Aku senang, ada onta, ada air mancur” walaaaah rupanya pengalaman seharian jalan-jalan dihari Selasa itu berkesan sekali untuk Lukman, sampai-sampai tiga hari sesudahnyapun masih dingat-ingatnya lagi saat mau tidur.

Sweet dreams, my precious one….

One thought on “Cerita Sebelum Bobo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s