Nonton Ke Bioskop

Selesai nonton, waktu ditanya “Lukman senang ya nonton film tadi?” Lukman jawab “Iya, aku suka film boneka-boneka….”. Hmmmm Mamanya jadi pingin nonton sama Lukman lagi nih, supaya ia makin tidak takut, makin terbiasa dan menikmati nonton film di bioskop….

Untuk Reza, Ivan dan anak-anak lain, nonton ke bioskop adalah hal yang menyenangkan, dan seru buat mereka. Tapi kalau untuk Lukman, yang sensitif dengan suasana baru, suasana gelap dan suara yang keras, nonton ke bioskop bisa jadi pengalaman yang menakutkan baginya.

Untuk datang ke suatu tempat baru saja, Lukman seringkali merasa tidak nyaman dan minta pulang, misalnya ke mall yang tidak biasa atau jarang dikunjunginya. Contohnya beberapa waktu yll kami makan siang di Pacific Place. Padahal Lukman sudah beberapa kali kesini bersama-sama, tapi mungkin saat itu Lukman belum se ‘ngeh’ sekarang dg sekitarnya. Saat makan siang itu Lukman beberapa kali minta pulang. Begitu juga waktu Lukman diajak ke FX Plaza. Begitu masuk, dan lihat kondisi yang temaram, dia langsung minta pulang.

Makanya ketika pertama kali Lukman diajak nonton ke bioskop Juli tahun lalu, wah strateginya disusun matang sekali. Selain dengan anak2, saya ajak juga kakak dan ibu saya sebagai support team, jadi apabila terjadi yang paling parah: Lukman sama sekali tidak mau masuk kedalam bioskop, saya bisa temani dia diluar sedangkan Reza dan Ivan didalam bioskop ditemani kakak dan ibu saya. Kami sengaja pergi kebioskop Blitz di Grand Indonesia, jadi karcis sudah dibelikan sebelumnya oleh Papanya, kami tinggal datang dan langsung masuk (nggak usah nunggu2 dan bikin Lukman nervous duluan). Saat baru datang, Lukman masih gembira, lihat2 poster2 film yang lucu2.

Tapi  saat masuk kedalam bioskopnya, sesuai perkiraan saya begitu kami masuk keruangan masih gelap, Lukman langsung wussss kabur keluar sambil menutup kupingnya. Saya musti lari2 menguber Lukman yang kencang larinya, menangkap dan menggendong dia kembali kedalam, sementara Lukmannya nangis2 kencang. Untung filmnya belum mulai, penonton yang lain juga masih asik sendiri, jadi tangisan Lukman belum mengganggu penonton sekitar. Saat iklan2 mulai ditayangkan dimana biasanya yang diperlihatkan adalah bagian yang seru (sound effect terheboh), Lukman masih tersedu2 dan menutup erat2 kupingnya ketakutan tapi sudah berkurang nangisnya. Dan ketika film dimulai, dimana ada binatang mammoth kesukaannya dan adegan2 lucu, tangisannya lambat laun berubah menjadi senyuman, dan akhirnya Lukman bisa menikmati film sambil ketawa2. Wah senangnya, pengalaman pertama Lukman nonton bisa sukses😀

Liburan kali ini, karena Lukman juga sudah mengalami perkembangan perilaku yang cukup baik, saya jadi cukup pede untuk ajak Lukman nonton ke bioskop lagi, tanpa membawa support team, hanya saya dan anak-anak saja. Begitu datang ke Pacific Place, Lukman masih oke, dia malah bilang “Aku lapar, Mama”. Kami makan dulu diresto yang, seperti umumnya resto fast-food, memasang kencang2 musik. Lukman mulai bete, dan beberapa kali bilang “Aku mau pulang”. Saya bilang, kita mau nonton film lucu, pulangnya setelah film selesai. Lukman mulai kasih lihat mimik mau nangis, tapi saya bilang “Jangan nangis, kita mau senang2, Lukman lihat deh nanti”.

Selesai makan, Lukman makin nggak suka diajak kelantai atas, lokasi Blitz, langsung tutup kupingnya.  Dia berkali2 bilang mau pulang, tapi saya bujuk2 terus.  Apalagi saat masuk koridor bioskop yang gelap, mulai deh tangisannya Lukman. Saya tetep bujuk “Jangan nangis, nggak ada yang perlu ditakutkan, tuh lihat kak Reza dan kak Ivan gembira kan?”.

Akhirnya iklan2 mulai ditayangkan, Lukman sudah berhenti nangis, melihat dengan perhatian ke layar tapi masih tutup kuping. Setelah film berjalan beberapa menit, tangannya lepas dari kuping, dan nggak lama Lukman tersenyum lebar. Film Toys Story 3 yang kami tonton memang sangat lucu, alur ceritanya menarik, tidak ada bagian yang membosankan, jangankan anak2, saya aja enjoy banget nonton film itu.

Selesai nonton, waktu ditanya “Lukman senang ya nonton film tadi?” Lukman jawab “Iya, aku suka film boneka-boneka….”. Hmmmm Mamanya jadi mau nonton lagi nih, supaya Lukman makin terbiasa dan makin enjoy nonton film di bioskop….

Baca juga:  Lukman Nonton Lagi  dan juga  Lagi-lagi Nonton….

2 thoughts on “Nonton Ke Bioskop

    • Waaah senang sekali Bundanya Rakha mampir kesini, terimakasih ya. Punya teman baik yang selalu supportive seperti Bunda Rakha justru yang menjadi inspirasi buat saya😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s