Lukman Belajar Musik

Sudah sejak bulan Desember 2009 Lukman belajar musik di Taman Musik Dian Indonesia (TMDI) Hal ini kita lakukan setelah diskusi terakhir untuk me-review perkembangan Lukman disekolah dengan Ibu Endah Soekarsono, kepala sekolah Lukman, dan juga psikolog sekolahnya, Ibu Alzena N. Masykouri dibulan Oktober 2009. Saat itu ibu Alzena mengatakan bahwa komunikasinya Lukman mulai terlihat kemajuannya, dia sudah bisa memulai percakapan, sudah mampu menanggapi pertanyaan. Untuk lebih memperlancar lagi komunikasinya, beliau anjurkan Lukman lebih sering bermain dengan teman seumurnya bukan hanya disekolah, misalkan dengan playdate, atau ikut kegiatan tertentu dengan anak-anak lain. Hal itu sejalan dengan pemikiran saya dan Papanya Lukman yang sedang mencari kegiatan lain yg mungkin bisa mendukung agar kemampuan komunikasinya Lukman lebih baik lagi. Saat itu ibu Alzena anjurkan agar Lukman diberi ‘pengayaan’ dengan kegiatan seperti musik dan olahraga. Mengingat Lukman cinta musik sekali, saya setuju, dan mencoba datang ketempat yg beliau rekomendasikan, TMDI.

Saat datang kelokasi TMDI, saya merasa cukup cocok, walaupun lokasinya lumayan jauh dari rumah namun tidak ditempat yang macet, kondisi bangunan seperti rumah, dan saat bicara dengan kak Erliza Soetadi – PRnya – mengenai kespesialan Lukman, saya dapat merasakan bahwa mereka sangat memahami anak berkebutuhan khusus. Akhirnya kita sepakat Lukman akan mencoba sessi trial dulu.

Pada saat trial, saya ikut masuk kedalam kelas. Lukman yang baru masuk keruangan itu agak terganggu kenyamanannya karena bisa mendengar samar-samar suara piano dari ruangan sebelahnya. Lukman menutup kupingnya, walaupun tidak kelihatan takut. Oleh kak Nettie, calon gurunya itu, Lukman diajak melihat keruangan sebelah, melihat apa sih sumber suara yg didengar Lukman. Saat melihat piano diruang tersebut, Lukman jadi tenang, tangannya tidak menutupi telinganya lagi. Setelah salaman dengan kakak yg sedang latihan piano itu, Lukman kembali lagi keruangan kelasnya. Wah saya senang ya dengan cara kak Nettie menunjukkan piano tsb sehingga Lukman akhirnya bisa merasa nyaman. Selesai trial, menurut kak Nettie  Lukman kelihatannya bisa belajar musik, dan untuk awalnya Lukman ikut kelas yang private, satu murid dg satu guru.

Minggu berikutnya saat memulai kelas pertama kalinya, Lukman sudah senang sekali ketemu lagi dengan kak Nettie, dia mau masuk kelas sendiri, jadi saya cuma tanya “Mama tunggu diluar ya?” Lukmannya dg mantap jawab “Iya” jadi ya sudah, saya tunggui saja diluar kelas. Seterusnya Lukman seperti itu, selalu gembira sekali kalau diajak pergi les musik.

Setelah berjalan 3 bulan, menurut kak Nettie Lukman sudah siap untuk ikut kelas rame2 (ini istilah saya lho, untuk kelas dengan murid lebih dari satu). Kemarin adalah hari pertama Lukman ikut kelas rame2 itu.

Karena mau lihat kondisi Lukman dg teman-teman baru, saya minta ikut masuk kedalam kelas. Gurunya ada 2 orang, kak Nettie yg sudah Lukman kenal, dan satu lagi namanya kak Putri. Teman-teman barunya Lukman ada 3 orang, 2 cowok 1 cewek. Yg cewek pendiam, yg cowok bawel2 hihihihi….

Lukman pertamanya berkenalan dulu dengan teman-teman barunya itu. Dia juga senang sekali melihat kelas ini ada gambar-gambar binatang di dindingnya. Walaupun kondisinya berbeda dari biasa, Lukman tidak ada kesulitan menyesuaikan diri. Apa yg diminta lakukan sama gurunya dilakukan dengan baik. Paling sesekali bengong krn lihat gambar binatang2 di dinding kelas. Itu pun cuma sebentar, saat diingatkan bu guru “ayo Lukman, ikuti lagunya” dia kembali kerjakan kegiatannya, sambil senyum.

Senyum-senyumnya itu memang nggak nahanin banget deh.
Sama kak Putri (yg dia baru kenal) Lukman juga sering kasih senyum, sampai-sampai beliau bilang “Waah Lukman nih sumeh banget sih anaknya…”
Belum lagi kalau dia lagi seneng, Lukman acungin jempolnya ke saya. Beberapa kali begitu bikin gurunya senyum-senyum juga.

Walaupun kelas baru, penuh dg gambar binatang pula, Lukman nggak terlalu distracted lho, saya senang banget. Paling-paling pada saat jeda antara alat musik dia baru samperin dindingnya, dan sambil tunjuk2 gambarnya Lukman bilang “Lihat Mama, ada zebra….” atau “Itu gajah…” tapi tidak lama-lama. Diminta bu guru balik ke tempat, ya Lukman balik sendiri, nggak harus disamperin gurunya.

Yang saya suka di TMDI ini anak juga diajar mandiri. Sealiran deh dengan sekolahnya Lukman, Sekolah Tetum. Mengambil alat musik, mengembalikan alat ketempat, harus dilakukan murid sendiri, bukan gurunya yang mengambilkan. Saat Lukman diminta pakai footbell dikakinya (pakai velcro), awalnya ditunjukkin caranya, setelah itu diminta Lukman sendiri yg pakai sebelahnya lagi. Waktu buka footbellnya itu, Lukman diminta buka sendiri “Ayoo bisa nggak buka sendiri, gampang kok..” Saat mengambil pensil warna untuk mewarnai gambar alat-alat musik, juga diminta ambil sendiri. Dibilangin bu guru “ambil 5 pensil warna ya…” Lukman dg patuhnya mengambil, sambil menghitung “Satu… dua… tiga… dst” Sementara teman2nya mewarnai sambil ngobrol, Lukman dg tekun terusss mengerjakan satu demi satu.

Cara belajarnya juga menyenangkan. Pakai alat2 musik seperti: ringbell yg dimainkan ditangan dan footbell yg dilekatkan ke kaki, pakai tambourin, pakai marakas & castanet, pokoknya yg bunyi2annya bikin senang anak2 itu. Selain itu mereka juga bergerak, bukan hanya duduk saja. Seperti saat lagu Hai Becak! mereka pura2 lagi menggenjot becak sesuai irama, dan saat kakinya dilekatkan footbell, mereka menghentakkan kaki mengikuti lagu.

Selesai belajar, mereka ditempeli sticker sebagai hadiah. Supaya nggak berebut, mereka disuruh duduk manis menunggu giliran. Lagi-lagi Lukman menurut, seperti juga teman baru yg cewe duduk manis bersebelahan. Kalau yg 2 cowo lainnya itu berebutan hihihihi…

Dijalan pulang, Lukman ngoceeeh aja, kelihatan sekali dia benar-benar seneng, merasakan punya kelas & teman-teman baru walaupun belum betul2 berinteraksi dengan teman2nya itu….

2 thoughts on “Lukman Belajar Musik

  1. Mama..bisa kah beri info dimana sekolah ini ? saya sangat tertarik dengan sekolah musik ini, karena anak saya special needs dan juga senang dengan musik..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s