Lukman & Baju Seragamnya

Tahun lalu ada kejadian dimana Lukman sempat sulit sekali diminta pakai baju seragamnya. Tadinya saya pikir ia sedang tidak mood untuk sekolah. Lebih dari seminggu moodnya Lukman turun sekali dan berkali-kali bilang ia sedih. Dan uniknya, dia selalu minta pakai baju kaus hijau yang sama. Saya pikir, seperti umumnya anak-anak, mereka punya baju favorit yang maunya itu-itu terus dipakainya.  Namun syukurlah setelah berlalu waktu cukup lama, moodnya Lukman kembali membaik dan tidak masalah lagi mengenakan seragam sekolahnya.

Setelah kejadian itu, saya pikir Lukman sudah tidak akan punya masalah lagi dengan baju seragam sekolahnya. Tapi ternyata saya salah, sejak minggu yang lalu dia tidak mau lagi pakai baju seragam.

Selama ini Lukman menurut saja kalau dipakaikan seragam. Hanya seragam olahraga yang dia kurang suka, karena bahannya tebal, agak kencang karet dilehernya, dan dia suka rewel kalau mau dipakaikan walaupun biasanya saya berhasil bujuk dia utk memakainya. Sejak dua minggu yll Lukman mulai tidak mau pakai baju olahraga itu, tapi begitu sampai disekolah melihat teman-temannya pakai baju tsb dia mau saya gantikan dimobil sebelum masuk sekolah. Untuk baju seragam biasa dia nggak masalah.

Tapi mulai minggu yll, sejak hari Rabu (hari pakai baju olahraga) dia nggak mau pakai, bener2 nggak bisa dibujukin. Hari Kamis kok keterusan, seragam sekolah yg biasapun dia nggak mau pakai. Saya pikir ya sudahlah, minggu depan mudah2an setelah long weekend dia sudah lupa, dan mau lagi pakai seragam biasanya.

Ternyata hari Senin begitu lagi, nggak mau pakai seragam. Cukup lama dibujukin dirumah (sempet rada ngambek2 gitu krn agak saya kerasi) juga didepan sekolah (tadinya dimobil Lukman sudah bilang mau ganti baju disekolah). Sempat ganti kausnya dengan kaus dalam, tapi giliran mau dipakaikan kemejanya, dia ngambek lagi “Tidaak!”. Saya dibantuin guru2nya mbujukin, nggak berhasil juga….

Yang saya bingung, sepertinya alasan Lukman tidak mau pakai bukan karena teksturnya (beberapa anak autistik tidak suka tekstur bahan yang kaku, tidak suka kena label/merk baju dikerah). Soalnya dia sudah pakai seragam tsb sejak bulan Juli yll. Awalnya kemeja itu memang agak kaku bahannya, kerahnya juga masih tegak. Tapi saat itu Lukman ok2 saja, mau saja pakai seragamnya. Sekarang ini kemejanya malah sudah lemes krn sering dicuci, sdh nggak kaku lagi, sudah nyaman dipakai. Jadi alasannya nggak mau pakai sekarang ini apa, it’s still a mystery to me hihihihi….

Kemarin Lukman kembali lagi tidak mau pakai seragam waktu akan berangkat. Walaupun sudah dibujukin dg macam2 omongan, tetep kekeuh “tidak!” dg muka yang terganggu banget. Lihat mukanya seperti itu, akhirnya saya bolehkan dia pilih sendiri baju yang mau dipakai. Dia berbalik, mau ke lemari, tapi saya sempat lihat senyumnya. Waaaa saya pikir ini berarti akal2an dia aja utk acting tdk mau pakai seragam.

Akhirnya dengan sedikit pemaksaan (saya peluk dia dari belakang sampai nggak berkutik, pakaikan baju, celana, dan kaus kakinya) saya berhasil pakaikan baju seragamnya. Kalau dia betul2 tidak mau, biasanya akan meronta2 dan baju yg dipakaikan langsung dia buka lagi. Tapi kemarin itu tidak, dia cuma sembunyikan mukanya dibalik bantal (pakai bajunya sambil duduk ditempat tidur). Waktu saya tinggal utk ambil sepatunyapun dia tidak berusaha membuka kaus kaki dan seragamnya.

Masuk kemobil dg digendong (mukanya masih disembunyikan, ditempel ke lengan saya). Sepanjang jalan kesekolah (sekitar 10 menit) nangis bombay bilang “Tidaaak, ini bukan Mama….” saya jawab datar aja “Kalau mau sekolah ya pakai seragam seperti teman-teman lain”. Sampai disekolah sudah reda nangisnya, tapi tetep digendong masuk sekolah nggak mau masuk sendiri. Sampai disekolah saya peluk dulu sambil ngusap2 punggungnya di pos pengantar didepan, sampai shadow teacher (ST)nya samperin, ngajak masuk. Nggak mau. Mau digendong ST nggak mau, maunya sama Mama masuknya. Kita masuk, berhenti dimeja absensi dihalaman sekolah, saya dudukin dibangkunya. Lukman mau duduk. Sambil diajak ngobrol guru yang jaga meja absensi dan STnya dia mau menulis namanya dibuku absensi. Tapi saya masih belum diperbolehkannya pulang. Setelah itu Lukman diajak STnya metik buah cherry dihalaman sekolah, utk dikasih ke kura2 piaraan sekolah yg doyan buah cherry. Dia mau dan asik dg kegiatan itu. Akhirnya karena saya harus pindahkan mobil krn ada yg mau masuk lagi, saya bilang mau pindahkan mobil dulu, Lukman malah bilang “Dadah Mama!” ya sudah, saya tinggal saja hehehe….

Seharian disekolah kemarin itu dia oke2 saja, mau ikuti kegiatan kelas spt biasa, tidak spt hari sebelumnya yg nggak mau ngapa2in krn bete ditanyain teman2 ttg kenapa nggak pakai seragam.

Pagi ini dia sudah melirik saat saya siapkan baju olahraganya diatas tas sekolah. Saya beberapa kali bilang “Hari ini pakai seragam kesekolah ya” dan Lukman jawab iya. Alhamdulillah walau sempat bilang “Tidak, ini bukan” waktu dipakaikan, saat saya bilang “Kita pakai seragam ya?” dia mau diteruskan pakai baju olahraga itu. Lucunya saat mau berangkat, dia lari masuk kamar, buka lemari dan nunjuk kaus hijau favoritnya. Saya bilang aja “Ooo Lukman mau bawa baju hijau? Yuk kita masukin ke tas”. Dia setuju aja, dan akhirnya naik ke mobil dg senang. Diperjalanan ke sekolah Lukman nyanyi2.

Pulang sekolah, waktu dijemput… Lukman sudah pakai baju hijau itu! Mamanya langsung ketawa, kesampaian juga keinginan Lukman pakai baju hijau hari ini. Menurut STnya, saat makan tadi ada kuah sayur yang tertumpah kebaju olahraganya, dan Lukman langsung minta ganti baju “Ganti baju hijau, kak Aas!”. Hahaha memang maunya dari pagi begitu ya Lukman?

Sampai sekarang saya masih belum paham masalah Lukman dg baju sekolahnya. Jadi masih deg2an nih besok mau pakai lagi nggak ya…. Hihihi….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s