Belaian Sayang

Entah kenapa suatu malam saat habis menidurkan anak-anak, melihat muka-muka polos mereka saat tidur jadi teringat satu lagu yang sering disenandungkan orangtua ‘jaman doeloe’. Anehnya, saya tidak ingat sama sekali judul maupun lirik lagu itu. Saya hanya ingat satu momen disaat resepsi pernikahan saudara dimana wedding singernya menyanyikan lagu tersebut sebagai hadiah dari orangtua mempelai kepada sang anak, wah saya jadi terharu sekali. Sekarang saya jadi ingin menyanyikan kepada kedua buah hati, supaya mereka tahu lagu jadoel yang indah itu.

Akhirnya saya coba googling, siapa tahu bertemu lagu tersebut di internet. Tapi malam itu saya hanya mendapatkan lagu “Timang-timang Anakku Sayang” salahsatu lagu jadoel yang sering jadi pengantar tidur juga. Karena nemu lagu itu, yang terngiang-ngiang ditelinga malahan lagu itu, akibatnya saya malah makin tidak dapat mengingat lagu yang saya inginkan.

Karena sudah mengantuk, saya tinggal tidur saja deh, berharap besok dapat menemukan lagu itu, somehow.

Mungkin karena penasaran, dan bawah sadar sebetulnya ingat dengan lagu itu, tengah malam saya terjaga, dan ajaib, saya bisa ingat sebagian lirik lagunya. Namun karena sangat mengantuk, saya terus tidur, tidak sanggup berdiri untuk mencatat lirik yang teringat itu.

Waktu bangun pagi, blaassss…. lirik yang semalam muncul diotak menghilang lagi!. Penasaran sekali rasanya. Seandainya tengah malam itu saya tidak terjaga, rasa penasarannya mungkin tidak sebesar itu. Kebetulan lagi libur long weekend, pagi2 saya sudah online, googling lagi mencari lagu itu. Juga tulis status FB, siapa tahu ada teman/saudara yang ingat judul lagunya.

Tetap nggak ketemu😦

Akhirnya saya menyerah, sarapan, dan mulai kegiatan hari itu. Reza saya minta kerjakan pe-er dari sekolah, sedangkan Lukman sudah gak sabar pingin main diluar karena cuaca cerah. Saya biarkan saja Lukman pergi nenangga kerumah Ayang (ibu saya) cuma melihatkan dari jauh saja. Saya tetap tunggui Reza bikin pe-er, supaya nggak lama-lama dikerjakannya. Lukman yang sudah sampai dirumah Ayang dengan lucunya nengok dari  jendela kamar yang persis menghadap kerumah, dan teriak-teriak panggil-panggil Mamanya😀

Nggak tahan juga dengar ajakannya, setelah Reza hampir selesai saya tinggalkan dia dan ikuti Lukman kerumah Ayang. Disana Ayang sedang ketawa-ketawa karena senang melihat Lukman sudah pinter nenangga sendiri.

Akhirnya saya baru terpikir, kenapa nggak tanya Ayang saja, pasti Ayang tahu lagu itu lebih baik daripada saya. Bener, Ayang langsung nyanyikan lagu yang ternyata berjudul “Belaian Sayang” itu. Seneeeeng sekali karena rasa penasaran itu akhirnya hilang. Makasiiih Ayang!

Lagu ciptaan Bing Slamet tersebut liriknya seperti ini:

Waktu hujan turun
Rintik perlahan
Awan pun menepi
Alam mencekam

Kutimang si buyung
Belaian sayang
Anakku seorang
Tidurlah tidur

Ibu berdoa, ayah menjaga
Agar kau kelak, jujur melangkah

Jangan engkau lupa
Tanah pusaka
Tanah air kita
Indonesia

Lirik yang indah ya…

Sudah puas? Beluuuum, malam berikutnya saya lanjut mencari dimana bisa download lagu ini. Akhirnya ketemu deh, ternyata Ruth Sahanaya pernah juga menyanyikan lagu ini. Saya download lagu tersebut dari link ini. Lagu ini jadi sedeeep banget, karena diaransemen sedikit jazzy gitu, enak sekali didengarkan malam-malam.

Keesokan harinya, Reza yang lagi main computer melihat ada icon lagu Belaian Sayang tersebut didesktop. Dia klik sambil tanya “Ini lagu apa, Mama?” saya bilang “Itu lagu pengantar tidur, lagu jaman tahun 60-an gitu…” Dia nanya lagi “Kok Mama nggak pernah nyanyiin lagu itu?” sambil senyum-senyum gimanaaa gitu. Saya godain Reza: “Mau Mama nyanyiin nanti malam?” ehhh dia tanggapin “Iya!!” sambil cengengesan manja-manja hahaha…. Reza juga senang dengan lagu itu, dia dengarkan berulang kali, terakhirnya dengan ikut nyanyikan “Eeeennnddoneeeesiaaa….” hihihi Mamanya senang Reza bisa menyukai lagu itu😀

Pengalaman diatas jadi membuat saya kepingin share di blog, siapa tahu ibu-ibu yang lain ada yang belum tahu lagu dengan lirik yang indah ini, sayang kan kalau tidak mengenalnya…..

Enjoy the song🙂

Additional Note: A Few Days Later

Pagi ini, saat baru bangun tidur, Lukman menghabiskan susu paginya sambil menonton tivi. Mamanya? Menelusuri dunia maya sejenak sebelum mulai grabak grubuk dengan kegiatan hari ini. Lagu yang lagi jadi favorit ini saya mainkan, tidak lupa di klik tombol ‘repeat’nya. Tidak lama Lukman masuk kedalam kamar, memperhatikan Mamanya dan mendengarkan lagu tersebut dengan penuh perhatian. Dia makin mendekat, dan akhirnya Mamanya pangku. Senang karena dia sepertinya menikmati lagu tersebut, Mamanya jadi ikutan menyanyi…. Lukman semakin senyum-senyum, bikin gemas Mamanya. Saat sampai dibagian “Ibu berdoa… ayah menjaga…” mendadak tenggorokan saya tercekat, kok jadi terharu gini ya? Akhirnya saya nggak sanggup terus menyanyi, tapi cuma bisa memeluk sambil mengusap-usap bahu Lukman. Ia pun terus diam, menikmati sampai beberapa kali lagu itu berulang….

2 thoughts on “Belaian Sayang

  1. Saya juga suka menidurkan ketiga anak2 saya dengan menyanyikan lagu ini. Tapi anak saya yang paling besar tidak suka mendengarkannya, karena dia gampang menangis (terharu)…sekarang dia sdh mau jadi sarjana. Saya senang bisa mengantarkan anak saya sampai sejauh ini.
    Numpang copy paste, ya, bu.
    Salam untuk keluarga ibu.

    • Belaian Sayang ini memang lagu yang indah, walaupun simpel, dan gampang diikuti ya bu. Saya yakin masih banyak yang ingat lagu ini, menjadikannya lagu utk menina bobokan anak2nya, seperti bu Nino.
      Si sulung sudah mau jadi sarjana? waaah bangganya, selamat ya bu….
      Terima kasih sudah mampir dan sharing disini bu Nino, salam untuk keluarga🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s