Sweet Dreams…

Hari ini disekolah Lukman diadakan Hari Kotor-Kotor.  Lucu ya kedengerannya?

Dihari kotor-kotor anak-anak diperkenalkan dengan kegiatan seperti berguling, merangkak dan merayap dilahan lembab (lumpur), berjalan diatas lahan bertekstur (berrumput, berbatu, berpasir), dll. Tujuan diadakannya kegiatan tersebut adalah member stimulus sensori taktil (raba), keseimbangan dan rasa sendi dengan suasana berkelompok.

Tadinya saya pikir Lukman akan baik-baik saja, karena mengingat senangnya dia bermain dihalaman dengan bertelanjang kaki. Namun rupanya dugaan saya salah, ternyata Lukman geli/jijik merasakan sensasi tanah becek/lumpur dikulitnya. Karena itu tidak semua kegiatan diikutinya, dan kalaupun ada yang dia mau ikuti (menginjak lumpur) itu dilakukannya dengan memegang erat-erat pinggang shadow teachernya.

Saat dijemput muka Lukman terlihat lelah dan tidak ceria seperti biasa. Bahkan saat dibujuk tidak usah ke toko buku (kebiasaannya setiap pulang sekolah) Lukman menurut saja, tidak menangis atau ngambek. Tapi sampai dirumah Lukman sudah seperti biasa, dan kembali senyum menonton film SpongeBob kesukaannya.

Malam harinya, saat kakak Reza sedang main computer, Lukman ikut duduk disebelahnya. Dia mengeluarkan pinsil warna, dan buku tulis, dan mulai berlagak seperti mau menulis betulan🙂 Dicoretnya buku, sambil berkata “Naaa – ruuu – too” seolah-olah betulan menulis. Mendengar itu kakaknya jadi melihat, apa betul Lukman menulis? Ternyata tidak, Lukman cuma bikin coretan-coretan. Melihat itu, Reza jadi kepingin memberitahu tulisan yang betul, dia tuliskan “Naruto”. Kemudia juga “Sasuke”, “Sakura” dan nama-nama lain tokoh film itu di buku Lukman. Lucu sekali melihat kakak mengajari adeknya, kesannya akuuur sekali.

Tidak lama bermain, saya lihat Lukman sudah menguap, rupanya sudah cukup mengantuk. Jadi Lukman saya ajak tidur, sedangkan kakaknya masih lanjut main.

Saat digantikan baju, mendadak Lukman senyum-senyum sambil bilang “Kejar ubur-ubur”. Rupanya dia teringat episode SpongeBob yang ditontonnya tadi siang. Saya bilang “Iya, SpongeBob suka kejar ubur-ubur bersama Patrick ya” Lukman mengiyakan. Saya bilang lagi “SpongeBob sayaaang banget sama Patrick ya Lukman?” saya sengaja memancing, karena Lukman  belakangan ini lagi senang memanggil dengan panggilan sayang, seperti kalau saya dan Papanya memanggil anak-anak. Mendengar omongan saya itu, bukannya Lukman yang merespon, tapi Reza yang bilang “Iya, sayangnya seperti Mama sayang kakak Reza”. Saya jadi geli sendiri, sementara Lukman yang dipancing malah menguap.

Saat minum susu mendadak Lukman berhenti, dan bilang “Papa kantor ya?” hehehe kebiasaan barunya juga ini, menanyakan Papanya yang belum pulang saat dia mau tidur. Saya jawab “Iya, Papa masih dikantor. Tapi besok kan hari Sabtu, Lukman bisa main sama Papa”. Lukmannya malah menjawab “Bukan, kak Aas” menyebut nama shadow teachernya. Hehehe kok Sabtu-sabtu mau main sama bu guru nak? Setelah itu Lukman memeluk bantalnya, kelihatan mengantuk sekali.

Lagi menunggui mata Lukman yang sudah lima watt itu, mendadak Reza datang, lalu bilang “Ayo peluk, Ruby-nya lagi di hug tuh”. Rupanya dia sedang mainkan pet society, dan petnya sedang berkunjung kerumah pet mamanya, dan mereka sedang berpelukan. Mentang-mentang kedua pet berpelukan, Reza juga jadi ikutan mau peluk Mamanya. Hahaha aduuuh ada-ada aja deh lucunya anak-anak ini. Setelah itu, Reza juga menyusul adeknya tidur.

Memang paling menyenangkan ya, melihat muka anak yang sedang tidur. So sweet, so peaceful, bikin hati kita kepingin teruuuss melindungi mereka.

Sweet dreams, my babies🙂

2 thoughts on “Sweet Dreams…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s