The Road To Presidency

Sejak mulai lancar bicara diumurnya yang baru 2 tahun, Reza sudah menunjukkan kelebihan dibidang kemampuan verbal. Ditambah dengan rasa pede-nya yang nyata dari umur sekecil itu, memang jadi kombinasi yang bagus sebagai bibit pembicara didepan umum. Sejak masih di playgroup, Reza suka sekali bicara didepan kelas. Apakah itu saat bermain dengan teman-temannya, berpura-pura jadi pak guru, maupun saat diberikan waktu khusus oleh bu guru yang sangat arif melihat bakat muridnya untuk presentasi ke depan kelas. Murid playgroup sudah bisa presentasi? Betul, Sekolah Tetum memang sangat mendukung timbulnya rasa percaya diri dari murid-muridnya. Berbagai kegiatan yang dilakukan menghasilkan murid-murid yang berani mengungkapkan pendapat dengan cara yang baik, murid-murid yang tidak ragu untuk tampil didepan penonton, murid-murid yang punya sikap optimis menghadapi tantangan.

scan0005s

Dengan kelebihannya itu, dan segala kepolosan Reza sebagai anak-anak, Sekolah Tetum memilihnya sebagai sosok yang mewakili profil muridnya untuk cover brosur sekolah tersebut. Di brosur ini ada tulisan: siapakah pemimpin di tahun 2040? Aku!

Tidak hanya itu saja, saat Reza mulai tertarik dengan isu Global Warming, dan mulai banyak bertanya tentang hal itu dan saya kirimkan cerita tentang percakapan kami kepada Sekolah Tetum, cerita itu dimuat di blognya dengan judul: “Reza Ingin Bicara Dengan SBY & JK Soal Pemanasan Global“. Sekolah Tetum sangat mendukung keprihatinan Reza untuk masalah pemanasan global, memberi contoh dengan menanam pohon-pohon tambahan agar halaman sekolah lebih sejuk, dan memberikan kesempatan khusus pada Family Gathering untuk Reza presentasi mengenai pentingnya teman-teman dan ortu lainnya mengetahui bahaya pemanasan global.

Topik itu pula yang mendekatkan hubungan kami dengan FeMale Radio. Karena Paman Gery, penyiar acara Your Morning Coffee radio itu terkesan dengan cara bicara Reza yang jernih saat menjelaskan masalah pemanasan global, hubungan kami menjadi lebih dekat, beberapa kali setelahnya Reza diminta pendapatnya on air, dan Rezapun pernah berkunjung ke studio Radio FeMale.

Kata orang, ucapan/tulisan itu sama dengan doa. Saya meyakini hal itu, dan itu terbukti akhirnya mimpi Reza untuk bertemu Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia bisa terwujud. Tanpa disangka, lewat kesempatan yang diberikan Radio FeMale, Reza bisa bertemu dengan SBY dan JK. Bukan membicarakan pemanasan global, tapi untuk membacakan puisi dan menyampaikan pesan-pesan dari ratusan bocah cilik yang menyampaikan pikirannya lewat program “Message for President”.

Pada tanggal 17-18 Juni 2009 yang lalu, pada acara Pesta Demokrasi Perempuan Indonesia yang diadakan oleh FeMale radio bekerja sama dengan SCTV, Reza berkesempatan membacakan puisi, menyalami dan dipeluk oleh Capres Megawati, dan pasangan Capres/Cawapres Jusuf Kalla dan Wiranto. Pada tanggal 30 Juni, Reza kembali membacakan puisi, bersalaman, dan dipeluk cium oleh Bapak Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono pada acara yang sama. Dengan demikian, lengkaplah sudah realisasi mimpi Reza setahun yang lalu, saat dia mengutarakan keinginannya untuk bertemu dengan Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia.

Setelah pertemuan itu, Reza bilang “Reza juga mau jadi Presiden nanti kalau sudah cukup umur”. Hal yang biasa yang diutarakan anak kecil ya? Tapi sekali lagi, kami yakini ucapan itu adalah doa. Dan kami orangtuanya mendoakan agar Reza dapat menjadi pemimpin yang bertakwa, pemimpin yang arif dan bijaksana, yang membawa kebaikan kepada orang-orang yang dipimpinnya, amin ya rabbal alamin….


5


1s 2s

3s 4s

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s