Jadi Pak Tani di Pasirmukti

dscn0504 dscn0517 dscn0510

Hari Sabtu kemarin kita pergi ke Kebun Wisata Pasirmukti (KaWePe) di Citeureup Bogor dalam rangka acara family gathering tabloid nakita. Reza, Lukman, Papamamanya, Ivan dan juga Bunda semangat sekali mau ikutan acara ini, karena kalau acara nakita dijamin selain menghibur, juga menambah wawasan dan menyehatkan. Gimana enggak, KaWePe sendiri terletak di desa Tajur yang suasananya betul-betul bebas polusi, lahannya yang luas sekali, sehingga ‘anak kota’ bisa menikmati suasana pedesaan yang tidak akan ditemukan dikota.

dscn0527

Karena lokasinya tidak jauh, kita memilih langsung datang ke lokasi dan bertemu rombongan disana saja. Saat kita datang, langsung disambut dengan pemandangan hamparan sawah yang bikin sejuk mata, lengkap dengan orang-orangan sawah dan kerbaunya. Lokasi berkumpul rombongan terletak cukup jauh dari front office, dan jalan kesana naik-turun, seru sekali! Karena itu, begitu sampai supaya rombongan kuat berjalan keliling, panitia sudah siapkan makan siang juga berbagai goody bag dan topi caping untuk dipakai. Hanya Papanya dan Bunda yang bisa makan, anak-anak sudah terlalu bersemangat sehingga nggak mau makan. Lukman yang selalu senang lihat aliran air, memandangi kali dipinggir saung tempat kita makan, dan mendadak bilang “Aaaa… itu, kepiting?” Mamanya yang matanya enggak setajam Lukman bilang “Masa ada kepiting?”. Tapi ternyata Lukman betul, Mamanya baru lihat ada kepiting kecil sedang merangkak dipinggir kali itu. Lukman lalu panggil Papanya “Papa… lihat, kepiting!” Lucu banget. Sementara itu Ivan si pecinta bola, main dilapangan sebelah dengan teman2 baru, kalau Reza asik berkeliling melihat pohon-pohon buah yang aneh dimatanya.

Selesai makan rombongan dibagi dua, dan masing-masing mulai berkeliling, atau istilah KaWePenya “frutiwok” dengan dua orang pemandu yang handal. Walaupun cuaca kurang bersahabat, kadang terang kadang gerimis, semua peserta tetap semangat berjalan. Persinggahan pertama di kolam pemancingan ikan. Disana rombongan diajarkan tentang jenis-jenis ikan air tawar, makanan ikan, waktu tidurnya ikan, pokoknya macam-macam pengetahuan ikan yang menarik sekali. Reza yang sudah lamaaa banget pingin mancing ikan langsung berbinar-binar matanya waktu dikatakan rombongan akan sempat mancing setelah selesai frutiwok. Lanjut kita berjalan ketempat pemeliharaan ikan, disini anak-anak boleh memberikan makanan ikan.

dscn0515 dscn0508

Selesai dari sana kita menuju ke tempat pembibitan tanaman, dan diperkenalkan dengan Lemong Cui, tanaman maskot KaWePe. Kita juga melewati tempat pemeliharaan anggrek yang cantik-cantik sekali bunganya menuju ketempat belajar menanam tanaman. Disana romongan diajari komposisi tanah, sekam dan pupuk kambing, mencoba sendiri menanam bibit tanaman. Setelah itu kita melihat tempat pemeliharaan bebek, angsa dan memberikan makannya. Lukman seneeeeng banget bisa lihat binatang-binatang yang selama ini cuma lihat vcdnya saja. Sampai-sampai waktu kita lanjut berjalan, Lukman bilang “Dadah bebeeekk….” sambil melambaikan tangannya!

dscn0526 dscn0523

Dari tempat bebek, kita akan memetik buah Lemong Cui tapi lokasinya cukup jauh jadi rombongan naik truk terbuka! Waaaa ini menambah pengalaman yang tidak terlupakan, sepanjang jalan yang cukup panjang, naik-turun, rombongan jadi heboh sekali, ketawa-ketawa dan teriak-teriak saat truk mendaki dan menurun. Lihat nih, foto rombongan yang baru turun dari truk, ketawa/tersenyum semua!

dscn0533b

Sampai ditempat memetik buah, anak-anak diberi gunting, dan boleh memetik sepuasnya. Kalau Mamanya enggak ikutan, karena puas-puasin lihat pemandangan yang cantiiik banget. Kemudian kita jalan lagi kebagian tambulampot (tanaman buah dalam pot) belajar bagaimana memelihara tanaman.

dscn0538 dscn0549

Dari sana kita kembali ke kolam memancing ikan, dan tiap peserta diberi alat pancing, juga umpannya. Kemudian kita diajari cara memancing yang benar, tapi mungkin karena sudah siang ikannya sudah kenyang, jadi enggak ada yang berhasil kecuali pengunjung diluar rombongan kita yang menggunakan alat pancing yang lebih canggih. Walaupun begitu, Reza cukup menikmati, dan minta agar kita kembali lagi ke KaWePe dilain waktu untuk ‘mancing beneran’.

dscn0551 dscn0569 dscn0552

Habis itu, rombongan masuk kebagian yang paling seru dari kunjungan ini, yaitu: membajak sawah, belajar menanam padi, dan…. main lumpur! Begitu dikatakan mau ke sawah, Reza langsung melesat, lari paling duluan kelokasi persawahan supaya langsung kegiliran pertama. Dia gembira banget, lihat sudah ada 4 orang petani menunggu dengan bajak dan sapi-sapinya, siap mengelilingi sawah. Tidak ada takut-takutnya, Ivan dan Reza langsung naik ke bajak, dan merasakan bagaimana alat itu ditarik sapi. Cuma satu keluhannya: “sapi-nya bau!” hahaha!

dscn0571 dscn0577

Oh iya, disepanjang pematang yang membatasi lokasi sawah untuk pembajakan dengan lokasi sawah untuk belajar menanam padi ada banyak pohon kayu putih yang selama ini kita cuma tahu minyaknya di botol saja. Batang pohon ini memang berwarna putih, tidak heran dinamai seperti itu. Pak pemandu mengajak kita mematahkan daun dan mencium baunya. Hmmm persis seperti bau minyak kayu putih yang dibotol! Lukman juga kepingin mengambil sendiri daunnya, dibantu Papa🙂

dscn0580 dscn0582

Dari sana, kita pindah ke tempat pembibitan padi, dan terlebih dahulu anak-anak diajari cara menanam padi yang istilahnya ‘tandur’ alias tanam mundur. Disini Ivan kelihatan agak ragu-ragu untuk nyemplung kesawah, cuma mau menanam dari pinggir, walaupun sudah dibujukin panitianya. Kalau Reza malah senang, minta tambah lagi bibit padi yang mau ditanamnya. Selesai menanam, anak-anak diajak lomba lari dan main tarik tambang disawah. Akhirnya semua diajak terjun kesawah, gembira banget bermain lumpur.

dscn0585 dscn05901

dscn0597 dscn0614 dscn0618

Fasilitas diKaWePe memang oke, setelah kotor main lumpur kita bisa membersihkan diri dengan nyaman karena cukup banyak shower dan kamar bilasnya. Setelah semua bersih kembali, acara terakhir adalah melukis caping, dan horeeee Ivan menjadi salah satu pemenangnya!

dscn0620 dscn0623 dscn0626

Selesai deh acara family gathering nakita, dan sebagai penutup kita berfoto bersama, kemudian pulang dengan membawa banyak hadiah dan tentunya kenangan manis disana!

4 thoughts on “Jadi Pak Tani di Pasirmukti

  1. Makasih ya mbak Dhita, karena kerja keras panitia membuat acara ini asik banget! Pokoknya kalau nakita bikin acara lagi, keluarga kami tolong didaftar no. 1 ya hehehe😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s