<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Reza's &#38; Lukman's Joy of Learning</title>
	<atom:link href="http://mamanya.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mamanya.wordpress.com</link>
	<description>These are the stories of two lovely boys, Reza and Lukman, who grow up in Jakarta, Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Nov 2009 22:54:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='mamanya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/f6bb786830b2e4465001dbffcf1ecca1?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Reza's &#38; Lukman's Joy of Learning</title>
		<link>http://mamanya.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Baju Hijau</title>
		<link>http://mamanya.wordpress.com/2009/11/08/our-child-is-special/</link>
		<comments>http://mamanya.wordpress.com/2009/11/08/our-child-is-special/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 00:25:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamanya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Autism]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[parenting]]></category>
		<category><![CDATA[Lukman]]></category>
		<category><![CDATA[special needs children]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamanya.wordpress.com/?p=1117</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin saya baru ikuti seminar yang judulnya yang  judulnya &#8220;Our Child is Special&#8221;.Seminar ini membahas tentang Autism Spectrum  Disorder, Asperger Syndrome, dan juga tentang Relationship when our child have  special needs. Isi seminarnya cukup bagus, dibawakan dengan  menarik, dan ada hal-hal baru yang saya dapatkan disana.
Sebetulnya, saya ikut seminar-seminar seperti  ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=1117&subd=mamanya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kemarin saya baru ikuti seminar yang judulnya yang  judulnya &#8220;Our Child is Special&#8221;.Seminar ini membahas tentang Autism Spectrum  Disorder, Asperger Syndrome, dan juga tentang Relationship when our child have  special needs. Isi seminarnya cukup bagus, dibawakan dengan  menarik, dan ada hal-hal baru yang saya dapatkan disana.</p>
<p>Sebetulnya, saya ikut seminar-seminar seperti  ini tidak hanya untuk dapat ilmu dari si pemberi makalah saja. Sudah beberapa kali saya bertemu orang-orang yang  memberikan inspirasi di acara seperti ini. Baik dari guru atau pembicara yang punya  begitu banyak pengalaman dengan anak spesial, juga dari sesama orangtua yang  punya anak berkebutuhan khusus. Kemarin saya bersebelahan dengan ibu dari seorang  anak autis, yang khusus datang ke Jakarta dengan menyetir mobil sendiri untuk  ikuti seminar. Bukan main semangat ibu ini ya. Di seminar sebelumnya, saya  beruntung berkenalan dengan seorang single mom yang anak autisnya sedang  berkuliah di UGM, yang sudah menerbitkan sebuah buku tentang pengalamannya  mendidik sang anak. Selain itu, saya juga jadi tahu kesulitan dan  kepedihan yang dialami orangtua lain karena anaknya termasuk kedalam golongan autistik yang parah.</p>
<p>Jadi sering sekali disaat mengikuti seminar seperti  ini saya sibuk dengan kata hati sendiri, mensyukuri ke&#8217;spesial&#8217;an Lukman,  mensyukuri mudahnya mengurus Lukman dibandingkan kasus autis yang lebih parah, mensyukuri suami dan kakak Lukman yang sangat supportive kepada adiknya, kadang diam-diam berharap Lukman bisa seperti anak autis yang sukses dalam  bidangnya, atau sampai meneteskan airmata karena film yang diputar mengingatkan  saya pada permainan yang suka dilakukan Lukman berdua Papanya. Semua ini menambah semangat untuk dapat lebih  mengerti keunikan Lukman, mendapat semangat baru untuk mencari yang terbaik  untuk perkembangan Lukman, dengan harapan ia bisa mandiri dan menikmati hidup  dimasa yang akan datang.</p>
<p>Saat akan mengikuti seminar seperti ini biasanya  saya baca-baca buku tentang autisme kembali, me-refresh lagi memori, supaya bisa  <em>nyambung</em> dengan apa yang akan disampaikan di seminar <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Saya punya kebiasaan buruk: selalu membeli  buku-buku yang saya nilai bagus untuk dibaca, tapi kemudian buku itu tidak  tersentuh karena belum ada waktu luang untuk membacanya. Nah dikesempatan  baca-baca sebelum seminar ini biasanya buku-buku itu baru terbaca. Kemarin, saya baru baca satu contoh yang sangat  mirip dengan kelakuan Lukman beberapa saat yang lalu. Ini dia  kutipannya.</p>
<p><em><strong>Makna baju hangat berwarna merah</strong><br />
Steven pernah berlibur dipegunungan bersama  orangtuanya dan mengalami saat yang indah. Ketika itu dia benar-benar terpesona  oleh salju, es, dan matahari, yang semuanya memantulkan cahaya putih. Setiap  hari selama seminggu dia mengenakan baju hangat berwarna merah. Itu terjadi 2  bulan yang lalu. Hari ini ibunya memakaikan baju hangat berwarna merah itu lagi.  Mula-mula ibunya tidak mengerti mengapa Steven menjadi sangat senang, tapi bagi  Steven itu merupakan tanda bahwa dia akan pergi ke pegunungan dan melihat salju  lagi. Dia menjadi gelisah sepanjang hari karena mereka masih juga belum  berangkat dan pada malam harinya, ketika mereka masih tetap dirumah dia menjadi  sangat marah. </em></p>
<p>Hal yang sama pernah saya alami dengan baju  hijaunya Lukman.<br />
Saat itu kami mengikuti acara family gathering,  dimana dress codenya adalah baju berwarna hijau (baca post <a href="../2009/08/15/one-fun-day-with-female/">http://mamanya.wordpress.com/2009/08/15/one-fun-day-with-female/</a> ). Jadi saya memang belikan baju baru untuk anak-anak,  dan pertama kali dipakai adalah saat acara itu, dimana kita pergi ke Puncak  dengan rombongan dan menikmati acara menyenangkan bersama  sekeluarga. Walaupun sudah pernah pergi berombongan seperti itu  sebelumnya, mungkin baru pada kepergian kali ini Lukman betul-betul sudah bisa  menikmati suasananya. Lukman senang sekali naik bis, hapal dengan nomor  bis tersebut &#8220;Bis Dua&#8221; dan sampai hari berikutnya masih menyebut Bis Dua jika  naik mobil untuk jalan-jalan. Setelah acara itu, kami dibuat bingung oleh  kelakuan Lukman yang tidak dari biasanya. Lukman jadi sering marah, tidak mudah menurut, sering mengatakan &#8220;Aku sedih&#8221; dan  enggan sekolah. Tadinya kami pikir karena masih cape, dan mungkin  tidak enak badan. Tapi sampai seminggu Lukman masih seperti itu (baca  post <a href="../2009/08/16/lukman-pagi-ini/">http://mamanya.wordpress.com/2009/08/16/lukman-pagi-ini/</a> ). Akhinya Lukman moodnya membaik juga, tapi tidak  dalam waktu sebentar, dan secara bertahap. Setelah membaca buku kemarin, saya baru &#8216;ngeh&#8217;  kalau rupanya moodnya Lukman berantakan seperti itu mungkin karena berharap  kembali lagi ke Puncak untuk acara yang menyenangkan. Selama seminggu setelahnya memang Lukman ingin  selalu pakai baju hijau itu. Bahkan pernah satu hari sampai tidak mau sekolah,  dan terpaksa saya pakaikan baju hijau itu (padahal seharusnya pakai  seragam). Untungnya ibu kepala sekolah dan guru-guru Lukman  sangat pengertian dan tidak jadi masalah Lukman pakai baju hijau hari  itu. Setelah membaca buku itu kemarin, saya baru paham  bahwa untuk anak seperti Lukman bahkan baju tertentupun menjadi alat komunikasi  yang bermakna khusus&#8230;.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mamanya.wordpress.com/1117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mamanya.wordpress.com/1117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mamanya.wordpress.com/1117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mamanya.wordpress.com/1117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mamanya.wordpress.com/1117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mamanya.wordpress.com/1117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mamanya.wordpress.com/1117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mamanya.wordpress.com/1117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mamanya.wordpress.com/1117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mamanya.wordpress.com/1117/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=1117&subd=mamanya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamanya.wordpress.com/2009/11/08/our-child-is-special/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/167b05cda350e4b933377a853c5f38f1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mamanya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sweet Dreams&#8230;</title>
		<link>http://mamanya.wordpress.com/2009/11/06/sweet-dreams/</link>
		<comments>http://mamanya.wordpress.com/2009/11/06/sweet-dreams/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 13:27:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamanya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[belajar bicara]]></category>
		<category><![CDATA[belajar menulis]]></category>
		<category><![CDATA[bermain]]></category>
		<category><![CDATA[Lukman]]></category>
		<category><![CDATA[Reza]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamanya.wordpress.com/?p=1113</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini disekolah Lukman diadakan Hari Kotor-Kotor.  Lucu ya kedengerannya?
Dihari kotor-kotor anak-anak diperkenalkan dengan kegiatan seperti berguling, merangkak dan merayap dilahan lembab (lumpur), berjalan diatas lahan bertekstur (berrumput, berbatu, berpasir), dll. Tujuan diadakannya kegiatan tersebut adalah member stimulus sensori taktil (raba), keseimbangan dan rasa sendi dengan suasana berkelompok.
Tadinya saya pikir Lukman akan baik-baik saja, karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=1113&subd=mamanya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hari ini disekolah Lukman diadakan Hari Kotor-Kotor.  Lucu ya kedengerannya?</p>
<p>Dihari kotor-kotor anak-anak diperkenalkan dengan kegiatan seperti berguling, merangkak dan merayap dilahan lembab (lumpur), berjalan diatas lahan bertekstur (berrumput, berbatu, berpasir), dll. Tujuan diadakannya kegiatan tersebut adalah member stimulus sensori taktil (raba), keseimbangan dan rasa sendi dengan suasana berkelompok.</p>
<p>Tadinya saya pikir Lukman akan baik-baik saja, karena mengingat senangnya dia bermain dihalaman dengan bertelanjang kaki. Namun rupanya dugaan saya salah, ternyata Lukman geli/jijik merasakan sensasi tanah becek/lumpur dikulitnya. Karena itu tidak semua kegiatan diikutinya, dan kalaupun ada yang dia mau ikuti (menginjak lumpur) itu dilakukannya dengan memegang erat-erat pinggang shadow teachernya.</p>
<p>Saat dijemput muka Lukman terlihat lelah dan tidak ceria seperti biasa. Bahkan saat dibujuk tidak usah ke toko buku (kebiasaannya setiap pulang sekolah) Lukman menurut saja, tidak menangis atau ngambek. Tapi sampai dirumah Lukman sudah seperti biasa, dan kembali senyum menonton film SpongeBob kesukaannya.</p>
<p>Malam harinya, saat kakak Reza sedang main computer, Lukman ikut duduk disebelahnya. Dia mengeluarkan pinsil warna, dan buku tulis, dan mulai berlagak seperti mau menulis betulan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Dicoretnya buku, sambil berkata “Naaa – ruuu – too” seolah-olah betulan menulis. Mendengar itu kakaknya jadi melihat, apa betul Lukman menulis? Ternyata tidak, Lukman cuma bikin coretan-coretan. Melihat itu, Reza jadi kepingin memberitahu tulisan yang betul, dia tuliskan “Naruto”. Kemudia juga “Sasuke”, “Sakura” dan nama-nama lain tokoh film itu di buku Lukman. Lucu sekali melihat kakak mengajari adeknya, kesannya akuuur sekali.</p>
<p>Tidak lama bermain, saya lihat Lukman sudah menguap, rupanya sudah cukup mengantuk. Jadi Lukman saya ajak tidur, sedangkan kakaknya masih lanjut main.</p>
<p>Saat digantikan baju, mendadak Lukman senyum-senyum sambil bilang “Kejar ubur-ubur”. Rupanya dia teringat episode SpongeBob yang ditontonnya tadi siang. Saya bilang “Iya, SpongeBob suka kejar ubur-ubur bersama Patrick ya” Lukman mengiyakan. Saya bilang lagi “SpongeBob sayaaang banget sama Patrick ya Lukman?” saya sengaja memancing, karena Lukman  belakangan ini lagi senang memanggil dengan panggilan <em>sayang</em>, seperti kalau saya dan Papanya memanggil anak-anak. Mendengar omongan saya itu, bukannya Lukman yang merespon, tapi Reza yang bilang “Iya, sayangnya seperti Mama sayang kakak Reza”. Saya jadi geli sendiri, sementara Lukman yang dipancing malah menguap.</p>
<p>Saat minum susu mendadak Lukman berhenti, dan bilang “Papa kantor ya?” hehehe kebiasaan barunya juga ini, menanyakan Papanya yang belum pulang saat dia mau tidur. Saya jawab “Iya, Papa masih dikantor. Tapi besok kan hari Sabtu, Lukman bisa main sama Papa”. Lukmannya malah menjawab “Bukan, kak Aas” menyebut nama shadow teachernya. Hehehe kok Sabtu-sabtu mau main sama bu guru nak? Setelah itu Lukman memeluk bantalnya, kelihatan mengantuk sekali.</p>
<p>Lagi menunggui mata Lukman yang sudah lima watt itu, mendadak Reza datang, lalu bilang “Ayo peluk, Ruby-nya lagi di hug tuh”. Rupanya dia sedang mainkan pet society, dan petnya sedang berkunjung kerumah pet mamanya, dan mereka sedang berpelukan. Mentang-mentang kedua pet berpelukan, Reza juga jadi ikutan mau peluk Mamanya. Hahaha aduuuh ada-ada aja deh lucunya anak-anak ini. Setelah itu, Reza juga menyusul adeknya tidur.</p>
<p>Memang paling menyenangkan ya, melihat muka anak yang sedang tidur. So sweet, so peaceful, bikin hati kita kepingin teruuuss melindungi mereka.</p>
<p>Sweet dreams, my babies <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mamanya.wordpress.com/1113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mamanya.wordpress.com/1113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mamanya.wordpress.com/1113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mamanya.wordpress.com/1113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mamanya.wordpress.com/1113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mamanya.wordpress.com/1113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mamanya.wordpress.com/1113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mamanya.wordpress.com/1113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mamanya.wordpress.com/1113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mamanya.wordpress.com/1113/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=1113&subd=mamanya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamanya.wordpress.com/2009/11/06/sweet-dreams/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/167b05cda350e4b933377a853c5f38f1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mamanya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Telepon Ayang</title>
		<link>http://mamanya.wordpress.com/2009/10/22/telepon-ayang/</link>
		<comments>http://mamanya.wordpress.com/2009/10/22/telepon-ayang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 14:09:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamanya</dc:creator>
				<category><![CDATA[belajar bicara]]></category>
		<category><![CDATA[Ayang]]></category>
		<category><![CDATA[Lukman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamanya.wordpress.com/?p=1098</guid>
		<description><![CDATA[From FaceBook note, 22 Oktober 2009

Situasinya begini: Mamanya lagi didalam kamar, Lukman lagi nonton tivi diluar kamar.
Mendadak telepon rumah berbunyi. Karena cuma dua kali bunyi, Mamanya sangka teleponnya sudah diangkat sama mbak.
Ternyata nggak berapa lama, Lukman masuk kamar dan bilang &#8220;Mama, Ayang telpon&#8221;.
Mamanya takjub, beneran nih dia yang terima telepon?
Waktu keluar, mbak nggak ada, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=1098&subd=mamanya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>From FaceBook note, 22 Oktober 2009</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-1102" title="6s" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/6s1.jpg?w=174&#038;h=216" alt="6s" width="174" height="216" /></p>
<p>Situasinya begini: Mamanya lagi didalam kamar, Lukman lagi nonton tivi diluar kamar.<br />
Mendadak telepon rumah berbunyi. Karena cuma dua kali bunyi, Mamanya sangka teleponnya sudah diangkat sama mbak.</p>
<p>Ternyata nggak berapa lama, Lukman masuk kamar dan bilang &#8220;Mama, Ayang telpon&#8221;.<br />
Mamanya takjub, beneran nih dia yang terima telepon?</p>
<p>Waktu keluar, mbak nggak ada, dan telepon dalam kondisi terangkat handlenya.<br />
Langsung deh Mamanya tanya Ayang &#8220;Yang terima telepon tadi Lukman?&#8221; Ayang bilang &#8220;Iya, Lukman yang terima tadi&#8221;.</p>
<p><span id="more-1098"></span>Pertamanya Lukman bilang halo. Dan waktu Ayang bilang halo, Lukman jawab &#8220;Ini Lukman&#8221; rupanya dia sudah kenal suara Ayang. Dan Ayangnya tanya &#8220;Lukman lagi apa?&#8221; dia bilang &#8220;Nonton tivi&#8221; Lalu Ayang bilang &#8220;Tolong panggil Mama dong&#8221; Lukmannya bilang &#8220;Iya, hati-hati ya Ayang&#8221;&#8230;. hahaha mungkin sebetulnya dia mau ngomong &#8220;sebentar ya Ayang&#8221; tapi yg keluar malah itu.<br />
Lalu Lukman panggilkan Mamanya kedalam kamar.</p>
<p>Waaaah pinterrrr&#8230;. ini kali pertama Lukman bisa menerima telepon dan menyampaikan ke Mamanya, bukannya menutup telepon setelah ngobrol seperti biasanya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mamanya.wordpress.com/1098/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mamanya.wordpress.com/1098/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mamanya.wordpress.com/1098/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mamanya.wordpress.com/1098/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mamanya.wordpress.com/1098/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mamanya.wordpress.com/1098/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mamanya.wordpress.com/1098/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mamanya.wordpress.com/1098/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mamanya.wordpress.com/1098/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mamanya.wordpress.com/1098/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=1098&subd=mamanya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamanya.wordpress.com/2009/10/22/telepon-ayang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/167b05cda350e4b933377a853c5f38f1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mamanya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/6s1.jpg?w=243" medium="image">
			<media:title type="html">6s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kalimatnya Lukman</title>
		<link>http://mamanya.wordpress.com/2009/10/22/kalimatnya-lukman/</link>
		<comments>http://mamanya.wordpress.com/2009/10/22/kalimatnya-lukman/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 02:10:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamanya</dc:creator>
				<category><![CDATA[belajar bicara]]></category>
		<category><![CDATA[bermain]]></category>
		<category><![CDATA[kalimat]]></category>
		<category><![CDATA[Lukman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamanya.wordpress.com/?p=1092</guid>
		<description><![CDATA[Ini buat catatan Mamanya (ternyata bikin cerita di blog membantu juga lho saat Mamanya perlu mengingat record perkembangan anak-anak. Jadi berlanjut deh dengan catatan-catatan seperti ini).
Beberapa kalimat yang dikatakan Lukman sepanjang bulan Oktober 2009
“Awas! Mobil merah!” (dikatakan Lukman waktu sedang dimobil, dan berpapasan dengan mobil merah dijalan sempit)
“Kita seluncur….. waaaaaaa!!!!” (Lukman lagi naik mobil juga, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=1092&subd=mamanya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ini buat catatan Mamanya (ternyata bikin cerita di blog membantu juga lho saat Mamanya perlu mengingat record perkembangan anak-anak. Jadi berlanjut deh dengan catatan-catatan seperti ini).</p>
<p>Beberapa kalimat yang dikatakan Lukman sepanjang bulan Oktober 2009</p>
<p>“Awas! Mobil merah!” (dikatakan Lukman waktu sedang dimobil, dan berpapasan dengan mobil merah dijalan sempit)</p>
<p>“Kita seluncur….. waaaaaaa!!!!” (Lukman lagi naik mobil juga, sedang melewati turunan di Jl. Timbul)</p>
<p>“Sungainya bersih, Mama” (waktu lihat kali kecil yang sering dilewati, yang saat itu ada airnya – tidak seperti biasa: kering dan terlihat tumpukan sampah)</p>
<p>“Aku lihat dinosaurus” (Lukman lagi minum digelas bergambar dinosaurus)</p>
<p>“Aku ngantuk” (sambil berbaring ditempat tidur, memang sudah jam tidurnya)</p>
<p>“Gigiku kotor!” (sambil pegang giginya, minta digosok sebelum tidur)</p>
<p>“Aku sediiihhh, aku nangis…” (memang sedang menangis)</p>
<p>“Haloo…. Iya?&#8230; Oooo, Ayang..” (mengangkat telepon yang bunyi, ternyata dari Ayang)</p>
<p><span id="more-1092"></span></p>
<p>“Aku lapar… Bi Jum, ayam goreng!” (pulang sekolah, lagi lapar dan ayam gorengnya memang dihabiskan)</p>
<p>“Mmmm enaak…. Mantak!” (sambil kasih jempol, keenakan makan ayam goreng. Kata terakhir sebetulnya “Mantap”)</p>
<p>“Aku mau sholat” (sambil mengambil sajadah)</p>
<p>“Besar, hidungnya Squidword” (lagi nonton SpongeBob)</p>
<p>“Ya ampuun…. Makan ikan!” (lagi nonton Tom &amp; Jerry)</p>
<p>“Buku SpongeBob hilang!” (mencari-cari bukunya)</p>
<p>“Siapa itu Mama?” (lagi dikamar, Lukman mendengar suara barang digeser dikamar atas)</p>
<p>“Bi Jum….. bi Jum…. Dimana kau?” (mencari mbak dirumah)</p>
<p>“Lihat, dia sudah bangun, Papa!” (kakak Reza dibangunin Lukman)</p>
<p>“Ya ampun, sampah!” (lagi nonton tivi, ada berita ttg tempat pembuangan sampah)</p>
<p>Lagi main program Paint di computer:</p>
<p>“Ini warna apa? Biiirruuuu…..”</p>
<p>“Ini warna apa? Kuuuniiing…”</p>
<p>(Lukman tirukan gaya terapisnya mengajar)</p>
<p>“Aku mau telpon Papa” (kalau lihat hp Mamanya menganggur, akhir-akhir ini Lukman suka minta disambungkan ke Papanya atau Mommanya)</p>
<p>“Mama, kau sedang apa?&#8221; (seperti sedang kepingin membuat percakapan saja, karena dia lihat Mamanya sedang makan)</p>
<p>&#8220;Matahari nggak aaadaa&#8230;&#8221; (karena Lukman bangun jam 5 pagi, masih gelap hehehe)</p>
<p>&#8220;Kau tidur, sayang?&#8221; (bertanya ke Mamanya, minta ditemani tidur disebelahnya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  )</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mamanya.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mamanya.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mamanya.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mamanya.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mamanya.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mamanya.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mamanya.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mamanya.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mamanya.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mamanya.wordpress.com/1092/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=1092&subd=mamanya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamanya.wordpress.com/2009/10/22/kalimatnya-lukman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/167b05cda350e4b933377a853c5f38f1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mamanya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Papa Nangis!</title>
		<link>http://mamanya.wordpress.com/2009/10/18/papa-nangis/</link>
		<comments>http://mamanya.wordpress.com/2009/10/18/papa-nangis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 00:56:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamanya</dc:creator>
				<category><![CDATA[acting]]></category>
		<category><![CDATA[bermain]]></category>
		<category><![CDATA[parenting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamanya.wordpress.com/2009/10/18/papa-nangis/</guid>
		<description><![CDATA[Background of the story: kalau lagi nangis, Lukman nggak cuma menyuarakan huaaa dan meneteskan airmata, tapi juga ditegaskan dengan bilang “Aku nangis….!”. Ini memang perilaku yang ‘Lukman banget’. Perasaan nggak ada deh anak lain yang nangis sambil nyebut “Aku nangis” begitu  . Selain itu, kalau Lukman kejeduk, jatuh, atau apapun yang bikin dia menangis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=1075&subd=mamanya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Background of the story: kalau lagi nangis, Lukman nggak cuma menyuarakan huaaa dan meneteskan airmata, tapi juga ditegaskan dengan bilang “Aku nangis….!”. Ini memang perilaku yang ‘Lukman banget’. Perasaan nggak ada deh anak lain yang nangis sambil nyebut “Aku nangis” begitu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> . Selain itu, kalau Lukman kejeduk, jatuh, atau apapun yang bikin dia menangis kesakitan, Papanya punya kebiasaan untuk mengusap-usap bagian yang sakit itu, lalu ditiup-tiup. Biasanya kalau sudah ditiup Lukman akan berhenti nangisnya. Kalau sakit, Lukman juga bilang “Ini merah…” sambil tunjukkan bagian tubuhnya yang sakit itu (biasanya kalau baru kejeduk atau jatuh kan merah ya kulitnya). Jadi sering juga Papanya bilang “Sudah nggak merah kan?” supaya Lukmannya juga termotivasi untuk menghentikan tangisnya.</p>
<p>Kemarin malam selesai makan Papanya duduk disofa, sedangkan Mamanya masih menyelesaikan makannya. Lukman yang sedang bermain, iseng melempar mainan Patrick temannya SpongeBob kelantai, tapi malah kena kepala Papanya. Tahu Lukman nggak sengaja, Papanya malah bikin-bikin seolah nangis karena kesakitan “Haduuuh… sakiiitt…. huaaa… Papa nangis!!&#8230;”.</p>
<p><span id="more-1075"></span>Actingnya itu menirukan gaya Lukman kalau lagi nangis seperti yang ditulis diatas. Mamanya nambahin, bilang “Waah Papa sakit tuh Lukman”. Lukman yang tadinya ketawa-ketawa jadi diam, dan rupanya cukup kemakan acting Papanya itu. Dia lari kedapur, panggil mbak yang lagi nyuci piring sambil bilang “bi Jum, bi Jum, itu Papa nangis, bi Jum sini” dengan geli kita berdua ngelihatin muka Lukman yang kawatir, dan narik-narik si mbak supaya mendekat ke Papanya. Terang aja si mbak yang tahu PapaMamanya lagi isengin Lukman jadi ketawa-ketawa, dan bilang “Mbak lagi nyuci nih… tuh sabunnya jadi belepotan” sementara Papanya masih terus acting “Huaa.. nangis….”. Karena nggak dapat pertolongan dari mbak, Lukman lalu usaha sendiri, dia usap-usap kepala Papanya, dan tiup-tiup kepala Papanya sambil bilang : “Sudah putih!” hahaha maksudnya mungkin sama dengan ‘sudah nggak merah’ barangkali ya. Setelah Papanya berhenti nangis, dan minta dicium Lukman, baru deh Lukman bisa senyum lagi dan cium Papanya sambil bilang “Maaf ya Papa!”… hihihi lucunya…</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-1080" title="29ss" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/29ss.jpg?w=244&#038;h=300" alt="29ss" width="244" height="300" /></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mamanya.wordpress.com/1075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mamanya.wordpress.com/1075/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mamanya.wordpress.com/1075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mamanya.wordpress.com/1075/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mamanya.wordpress.com/1075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mamanya.wordpress.com/1075/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mamanya.wordpress.com/1075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mamanya.wordpress.com/1075/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mamanya.wordpress.com/1075/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mamanya.wordpress.com/1075/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=1075&subd=mamanya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamanya.wordpress.com/2009/10/18/papa-nangis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/167b05cda350e4b933377a853c5f38f1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mamanya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/29ss.jpg?w=244" medium="image">
			<media:title type="html">29ss</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jualannya Reza</title>
		<link>http://mamanya.wordpress.com/2009/10/14/jualannya-reza/</link>
		<comments>http://mamanya.wordpress.com/2009/10/14/jualannya-reza/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 11:55:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamanya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[bermain]]></category>
		<category><![CDATA[Jualan]]></category>
		<category><![CDATA[Reza]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamanya.wordpress.com/2009/10/14/jualannya-reza/</guid>
		<description><![CDATA[
Kemarin siang waktu dijemput kesekolah, begitu keluar dari kelasnya Reza bukannya laporan tentang bagaimana UTSnya, tapi malah cerita begini: &#8220;Mama, tadi Reza jualan batu, dapat hasilnya dua ribu!&#8221;.
M: &#8220;Batu apaan? Dijual kemana?&#8221;
R: &#8220;Batu yang mungut dijalan, dibeli temen Reza &#8220;
M: Haaa??? &#8220;Lho kok bisa? Kok temennya mau beli, memangnya Reza jualnya gimana?&#8221;
R: &#8220;Reza bilang gini: [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=1069&subd=mamanya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><img class="alignnone size-medium wp-image-1073" title="newreza" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/newreza1.jpg?w=189&#038;h=300" alt="newreza" width="189" height="300" /></div>
<p>Kemarin siang waktu dijemput kesekolah, begitu keluar dari kelasnya Reza bukannya laporan tentang bagaimana UTSnya, tapi malah cerita begini: &#8220;Mama, tadi Reza jualan batu, dapat hasilnya dua ribu!&#8221;.</p>
<p>M: &#8220;Batu apaan? Dijual kemana?&#8221;</p>
<p>R: &#8220;Batu yang mungut dijalan, dibeli temen Reza &#8220;</p>
<p>M: Haaa??? &#8220;Lho kok bisa? Kok temennya mau beli, memangnya Reza jualnya gimana?&#8221;</p>
<p>R: &#8220;Reza bilang gini: Batu kristal&#8230;.. batu kristal&#8230;.. ayo, ayo, dipilih&#8230; dipilih.. dipilih&#8230;&#8221; kata Reza menirukan aksen penjual kaki lima.</p>
<p>Mamanya jadi tergelak, dan kepingin tahu seperti apa sih batunya.</p>
<p><span id="more-1069"></span></p>
<p>Sampai dirumah, Reza kasih lihat contoh batu jualannya, sebetulnya batu biasa saja sih, tapi memang agak berkilau gitu.</p>
<p>Hmmm Mamanya pikir, kalau sampai laku bukan hanya satu tapi dua buah, wah berarti Reza bakat dagang juga dong ya hahaha&#8230;.</p>
<p>Pastinya bakat itu bukan menurun dari Mamanya yang paliing nggak bisa jualan. Kalaupun bisa menjual barang, hasilnya cuma untung tipis karena malas berlama-lama megang stok barang.</p>
<p>Kalau begitu, hmmmm pasti menurun bakat dari Papanya ya hihihihi&#8230; memang Papanya lebih jago kalau negosiasi. Saat membeli barangpun, lebih jago Papanya yg nawar <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Pengalaman Reza berjualan diatas bukanlah pertama kalinya dia lakukan.</p>
<p>Semenjak TK, dia sudah punya inisiatif untuk berjualan.</p>
<p>Mamanya pernah diminta beli buah-buahan yang dibuatnya dari playdough.</p>
<p>Saat itu Reza juga cuma minta uang pura-pura, bukan uang betulan.</p>
<p>Tapi saat jualan yang berikutnya, Ayang deh yang jadi korban.</p>
<p>Sewaktu Mamanya pulang kantor (waktu masih ngantor) Ayang cerita kalau tadi ditawari Reza membeli barangnya: hasil origami buatannya sendiri.</p>
<p>Origami buatannya itu ditaruh didalam dua buah kaleng: kaleng yg pertama isi origami yang kecil2, harganya Rp500. Yang dikaleng satu lagi origami yang agak besar, dengan harga Rp1000.</p>
<p>Waktu Ayang beli cuma satu, Reza merayu, bilang &#8220;Ayang kan sayang da Van, beliin juga dong buat da Van!&#8221; ha ha ha&#8230; kecil-kecil rayuannya maut juga, dan akhirnya Ayang bayar Rp1.500 untuk membeli satu origami kecil dan satu origami besar!</p>
<p>Ha ha ha Reza&#8230; Reza&#8230;!</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mamanya.wordpress.com/1069/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mamanya.wordpress.com/1069/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mamanya.wordpress.com/1069/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mamanya.wordpress.com/1069/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mamanya.wordpress.com/1069/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mamanya.wordpress.com/1069/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mamanya.wordpress.com/1069/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mamanya.wordpress.com/1069/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mamanya.wordpress.com/1069/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mamanya.wordpress.com/1069/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=1069&subd=mamanya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamanya.wordpress.com/2009/10/14/jualannya-reza/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/167b05cda350e4b933377a853c5f38f1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mamanya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/newreza1.jpg?w=189" medium="image">
			<media:title type="html">newreza</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lukman Ke Toko Buku</title>
		<link>http://mamanya.wordpress.com/2009/10/08/lukman-ke-toko-buku/</link>
		<comments>http://mamanya.wordpress.com/2009/10/08/lukman-ke-toko-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 10:57:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamanya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamanya.wordpress.com/?p=1057</guid>
		<description><![CDATA[Sejak pernah diajak ke toko buku saat sedang ngambeg beberapa waktu yll, toko itu jadi tempat favoritnya Lukman sekarang ini. Sering sekali Lukman bilang &#8220;Mau buku Kerbau&#8221; saat pulang sekolah, yang artinya Lukman mau pergi ketoko buku itu, dimana dia membeli buku tentang binatang kerbau.
Hari ini pun begitu, Lukman bilang &#8220;Mau buku Kerbau&#8221; saat pulang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=1057&subd=mamanya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sejak pernah diajak ke toko buku saat sedang ngambeg beberapa waktu yll, toko itu jadi tempat favoritnya Lukman sekarang ini. Sering sekali Lukman bilang &#8220;Mau buku Kerbau&#8221; saat pulang sekolah, yang artinya Lukman mau pergi ketoko buku itu, dimana dia membeli buku tentang binatang kerbau.</p>
<p>Hari ini pun begitu, Lukman bilang &#8220;Mau buku Kerbau&#8221; saat pulang sekolah. Karena hari ini bu guru bilang Lukman agak2 bete gitu disekolah, dan Mamanya juga lagi ada waktu untuk ngantarin Lukman kesana, pergilah kita ke toko buku yang dia mau itu.</p>
<p>Sampai sana, Lukman yang sudah hapal tempat buku-buku binatang langsung menuju lokasinya, pede banget jalan duluan. Tapi waktu lihat ada staff toko tersebut, Lukman menyapa dengan ramah, bilang &#8220;Mas, mas, buku kerbau ya?&#8221; hahaha si Mas jadi bingung, ini anak kecil nanya apa sih? Karena si Mas bingung, Lukman langsung belok ke tempat buku tujuannya.</p>
<p>Disana Lukman asik lihat-lihat buku, Mamanya terpaksa menunggu dengan sabar. Lukman ambil buku, membacanya, kemudian meletakkan lagi buku itu dengan rapih ditempatnya, beberapa kali seperti itu. Bosan dengan koleksi buku bagian binatang, Lukman cari-cari ketempat lain, dan Mamanya tunjukkan koleksi buku Disney, yang ada Cars-nya (Lukman lagi nge-fans dengan cerita ini). Tapi masih belum ada buku yang dipilihnya, akhirnya pindah lagi kebagian buku science untuk anak-anak (termasuk disini buku-buku dinosaurus).</p>
<p><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1058" title="1ss" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/1ss.jpg?w=150&#038;h=112" alt="1ss" width="150" height="112" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1059" title="2s" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/2s.jpg?w=150&#038;h=112" alt="2s" width="150" height="112" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1060" title="3s" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/3s.jpg?w=150&#038;h=112" alt="3s" width="150" height="112" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1061" title="4s" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/4s.jpg?w=112&#038;h=150" alt="4s" width="112" height="150" /></p>
<p><span id="more-1057"></span></p>
<p>Lagi-lagi Lukman cuma membaca beberapa buku, dan meletakkannya kembali. Karena sudah dekat waktu makan, Mamanya tanya : &#8220;Lukman mau pilih buku yang mana? Ayo pilih satu dan kita pulang ya&#8221;. Akhirnya Lukman pergi kebagian lain, dan matanya terbelalak lihat tokoh kartun kesayangannya: Sponge Bob! Dengan yakin Lukman pilih salah satu, dan langsung bilang &#8220;Ayo kita pulang&#8221; ke Mamanya. Saya bilang &#8220;Bayar dulu ya, baru boleh dibawa pulang&#8221;. Lalu Lukman lagi2 dengan pede banget menuju kasir, dan memberikan buku kepada kasir itu &#8220;Ini bukunya mbak&#8221;. Saya berikan uangnya kepada Lukman, dan Lukman yang membayar kepada mbak kasir. Selesai membayar, kita pulang deh kerumah.</p>
<p><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1062" title="5s" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/5s.jpg?w=150&#038;h=112" alt="5s" width="150" height="112" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1063" title="6s" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/6s.jpg?w=150&#038;h=112" alt="6s" width="150" height="112" /></p>
<p>Sampai dirumah, selesai mandi dan makan siang, Lukman dengan santainya &#8216;membaca&#8217; buku itu dikamar. Lihat deh gayanya, asik banget! hehehe&#8230;.</p>
<p><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1064" title="7s" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/7s.jpg?w=112&#038;h=150" alt="7s" width="112" height="150" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1065" title="8s" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/8s.jpg?w=150&#038;h=112" alt="8s" width="150" height="112" /></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mamanya.wordpress.com/1057/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mamanya.wordpress.com/1057/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mamanya.wordpress.com/1057/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mamanya.wordpress.com/1057/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mamanya.wordpress.com/1057/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mamanya.wordpress.com/1057/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mamanya.wordpress.com/1057/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mamanya.wordpress.com/1057/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mamanya.wordpress.com/1057/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mamanya.wordpress.com/1057/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=1057&subd=mamanya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamanya.wordpress.com/2009/10/08/lukman-ke-toko-buku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/167b05cda350e4b933377a853c5f38f1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mamanya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/1ss.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">1ss</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/2s.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">2s</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/3s.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">3s</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/4s.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">4s</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/5s.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">5s</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/6s.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">6s</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/7s.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">7s</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/10/8s.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">8s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gestures</title>
		<link>http://mamanya.wordpress.com/2009/09/29/gestures/</link>
		<comments>http://mamanya.wordpress.com/2009/09/29/gestures/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 15:48:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamanya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[belajar bicara]]></category>
		<category><![CDATA[bermain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamanya.wordpress.com/?p=1041</guid>
		<description><![CDATA[Tahun lalu saat Lukman masih cukup sulit mengeluarkan kata-kata secara spontan, dia sering menggunakan gerakan tubuh untuk menggantikan kalimat yang belum bisa dihasilkannya. Seperti: menarik tangan, menunjuk barang yang diinginkan, dan ini dilakukan tanpa mengucapkan kata-kata. Cukup lama kami berusaha agar Lukman mau mengucapkan apa yang dia mau, dan lambat laun Lukman sudah mulai meningkat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=1041&subd=mamanya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tahun lalu saat Lukman masih cukup sulit mengeluarkan kata-kata secara spontan, dia sering menggunakan gerakan tubuh untuk menggantikan kalimat yang belum bisa dihasilkannya. Seperti: menarik tangan, menunjuk barang yang diinginkan, dan ini dilakukan tanpa mengucapkan kata-kata. Cukup lama kami berusaha agar Lukman mau mengucapkan apa yang dia mau, dan lambat laun Lukman sudah mulai meningkat spontanitas bicaranya (baca posting Another Lukman&#8217;s Milestone http://mamanya.wordpress.com/2009/01/30/another-lukmans-milestone/).</p>
<p>Walaupun sudah ada spontanitas bicaranya, gerakan tubuhnya tidak hilang, malah ada beberapa hal baru yang dilakukan Lukman akhir-akhir ini, yang cukup mengesankan buat kami. Contohnya: kalau mempersilahkan Papa/Mamanya duduk dikursi, tangannya pasti bergaya sebagaimana layaknya orang mempersilahkan tamu duduk. Saat minta kita mengikutinya Lukman bilang &#8220;Ayo sini&#8230;&#8221; sambil tangannya awe-awe kepada yang dipanggil. Juga saat permisi kepada orang yang ada disebelahnya, sering Lukman mengucapkan kata &#8220;Maaf&#8230;&#8221; sambil menyentuh tangan orang tersebut.</p>
<p><span id="more-1041"></span></p>
<p>Disekolah pernah ada kejadian yang cukup lucu, masih berkaitan dengan gesture ini yang memperlihatkan bahwa Lukman sudah mulai mengerti aturan. Saat itu ada perayaan ulangtahun murid kelas Antariksa (TK B). Tentunya perayaan tersebut sangat menarik buat Lukman ketimbang kegiatan didalam kelasnya sendiri <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Ketika Lukman mau duduk bersama kelas Antariksa, bu guru kelas tersebut katakan kepada Lukman: &#8220;Lukman, maaf, ini buat kelas Antariksa.&#8221;<br />
L: Aku mau di sini.<br />
G: Tapi ini buat Antariksa.<br />
L: Aku mau di sini.<br />
G: Ini buat Antariksa, Lukman.<br />
Lukman membanting kaki dan pergi <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yang paling berkesan adalah saat lebaran kemarin, saat kami menjemput Momma, neneknya anak2, dirumah beliau untuk sama-sama pergi berlebaran kerumah. Saya dan anak-anak menunggu dimobil sementara Papanya turun untuk menjemput Momma. Saat melihat Mommanya datang dan Papanya membukakan pintu untuk Momma, Lukman yang duduk disebelah sana menggeser pantat kecilnya, memberi tempat kepada Momma sambil bilang &#8220;Duduk sini, Momma!&#8221; dan menepuk-nepuk jok kursi disebelahnya. Waaw what a nice gesture, Lukman!</p>
<p><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1045" title="cars" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/cars.jpg?w=150&#038;h=112" alt="cars" width="150" height="112" /></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mamanya.wordpress.com/1041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mamanya.wordpress.com/1041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mamanya.wordpress.com/1041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mamanya.wordpress.com/1041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mamanya.wordpress.com/1041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mamanya.wordpress.com/1041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mamanya.wordpress.com/1041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mamanya.wordpress.com/1041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mamanya.wordpress.com/1041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mamanya.wordpress.com/1041/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=1041&subd=mamanya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamanya.wordpress.com/2009/09/29/gestures/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/167b05cda350e4b933377a853c5f38f1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mamanya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/cars.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">cars</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Email Dari Papanya</title>
		<link>http://mamanya.wordpress.com/2009/09/28/email-dari-papanya/</link>
		<comments>http://mamanya.wordpress.com/2009/09/28/email-dari-papanya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 11:00:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamanya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[belajar bicara]]></category>
		<category><![CDATA[bermain]]></category>
		<category><![CDATA[parenting]]></category>
		<category><![CDATA[vacation]]></category>
		<category><![CDATA[Lukman]]></category>
		<category><![CDATA[Papanya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamanya.wordpress.com/?p=1024</guid>
		<description><![CDATA[Walaupun sudah sibuk banget ngurusin kerjaan yang bertumpuk dikantor, Papanya masih sempat kepikiran tentang kelucuan-kelucuan Lukman saat liburan kemarin. Dibawah ini email yang dikirim Papanya dari kantor  
Mamanya…
Kita dikantor masih kepikiran  kelakuan Lukman waktu Papanya liburan…
Sekarang udah mulai suka jahil, dan  ngerjain papanya&#8230;
Tapi manja-manja ke papanya  teteup&#8230;apalagi kalau Mamanya pergi dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=1024&subd=mamanya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Walaupun sudah sibuk banget ngurusin kerjaan yang bertumpuk dikantor, Papanya masih sempat kepikiran tentang kelucuan-kelucuan Lukman saat liburan kemarin. Dibawah ini email yang dikirim Papanya dari kantor <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>Maman</em>y<em>a…</em></p>
<p><em>Kita dikantor masih kepikiran  kelakuan Lukman waktu Papanya liburan…</em></p>
<p><em>Sekarang udah mulai suka jahil, dan  ngerjain papanya&#8230;</em></p>
<p><em>Tapi manja-manja ke papanya  teteup&#8230;apalagi kalau Mamanya pergi dia maunya nonton tivi dipangku Papanya..</em></p>
<p><em>Waktu Mamanya pulang dia  masih dipangku Papanya.</em></p>
<p><em>Yang malem malem mau bobo&#8230; bukunya  dijepit sama Papanya&#8230; terus dia tetep usaha mau ambil bukunya sampe terbungkuk  bungkuk di kaki Papanya</em></p>
<p><em>Setelah bisa tercabut&#8230; dia ketawa  terkikik kikik sambil tutup mulutnya&#8230; mau kasih tahu Mamanya kalo dia  berhasil&#8230; luuucuuuu bangeet&#8230;</em></p>
<p><em><span id="more-1024"></span><br />
</em></p>
<p><em>Waktu lihat ada tentara baris  berbaris di tivi&#8230; terus lihat Papanya baru keluar kamar dia langsung bilang  kePapanya sambil kasih aba aba : &#8220;Siaapp&#8230;&#8221;</em></p>
<p><em>sambil tangannya ditaruh diatas  kepala seperti memberi hormat&#8230;</em></p>
<p><em>Terus suruh jalan ..tapi dia hitung  satu&#8230; dua&#8230; satu&#8230; dua.. terus dia suruh jalan ke Mamanya yg lagi makan malem : &#8220;kesana&#8230; kesana&#8230;&#8221;</em></p>
<p><em>Terus dia suruh Papanya kasih hormat  ke Mamanya : &#8220;Ssiaappp&#8230;&#8230;!!&#8221;</em></p>
<p><em>Lluuuuuccuuuuu  bangget&#8230;.</em></p>
<p><em>Tadi malem waktu mau bobo nyari-nyari Papanya &#8230;. waktu Papanya dateng cuma disuruh taruh botol susunya yang udah  kosong&#8230;.</em></p>
<p><em>Kalo papanya mau bobo sama dia&#8230; ,  disuruh bobo ditempat tidur Papanya atau kakaknya :  &#8220;Sana&#8230;sana&#8230;&#8221;</em></p>
<p><em>Luccuuu  banggeeettt&#8230;</em></p>
<p><em>Kalo dia lagi maen Empire Zoo di  computer&#8230; dia bisa bikin dialog yg luuuccuuu  banget&#8230;&#8230;</em></p>
<p><em>Coba deh Mamanya sekali sekali  dengerin dan rekam&#8230;.</em></p>
<p><em>Kalo dia udah lama maen  komputer, kakaknya suka jealous dan berusaha pinjam dari Lukman dengan  cara apapun.. mulai dari bujuk-bujukkk&#8230; mohon-mohon sampe minta  minta&#8230;.</em></p>
<p><em>Sampe Reza keluarin jurus  pamungkasnya untuk manggil Lukman supaya perhatiannya teralih ke yang lain dan Reza bisa punya kesempatan mainin komputernya&#8230;.</em></p>
<p><em>Tapi Lukman  tetep nggak bisa  dibohongin dan bilang ke Reza.. &#8220;Nggak mauuu  doonggg&#8230;.&#8221;</em></p>
<p><em>Luccuuu  banget&#8230;</em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mamanya.wordpress.com/1024/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mamanya.wordpress.com/1024/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mamanya.wordpress.com/1024/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mamanya.wordpress.com/1024/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mamanya.wordpress.com/1024/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mamanya.wordpress.com/1024/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mamanya.wordpress.com/1024/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mamanya.wordpress.com/1024/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mamanya.wordpress.com/1024/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mamanya.wordpress.com/1024/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=1024&subd=mamanya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamanya.wordpress.com/2009/09/28/email-dari-papanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/167b05cda350e4b933377a853c5f38f1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mamanya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lebarannya Lukman, Liburannya Reza</title>
		<link>http://mamanya.wordpress.com/2009/09/28/lebarannya-lukman-liburannya-reza/</link>
		<comments>http://mamanya.wordpress.com/2009/09/28/lebarannya-lukman-liburannya-reza/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 00:57:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mamanya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[Sibling Rivalry]]></category>
		<category><![CDATA[belajar bicara]]></category>
		<category><![CDATA[parenting]]></category>
		<category><![CDATA[Reza]]></category>
		<category><![CDATA[Lukman]]></category>
		<category><![CDATA[Liburan]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mamanya.wordpress.com/?p=987</guid>
		<description><![CDATA[
Rasanya liburan lebaran yang 3 minggu untuk anak-anak berlalu begitu cepat, hanya tersisa seminggu lagi liburnya dan mulai sekolah minggu depan. Berbeda dengan liburan semesteran, liburan kali ini betul-betul terasa untuk kebersamaan keluarga apalagi Papanya juga libur/cuti selama seminggu dan full temani anak-anak bermain.  Tidak heran kalau dengan kondisi begini banyak hal-hal lucu yang diperbuat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=987&subd=mamanya&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="size-medium wp-image-1048  alignleft" title="bertiga" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/bertiga.jpg?w=151&#038;h=180" alt="bertiga" width="151" height="180" /></p>
<p>Rasanya liburan lebaran yang 3 minggu untuk anak-anak berlalu begitu cepat, hanya tersisa seminggu lagi liburnya dan mulai sekolah minggu depan. Berbeda dengan liburan semesteran, liburan kali ini betul-betul terasa untuk kebersamaan keluarga apalagi Papanya juga libur/cuti selama seminggu dan full temani anak-anak bermain.  Tidak heran kalau dengan kondisi begini banyak hal-hal lucu yang diperbuat anak-anak.</p>
<p>Untuk Lukman, banyak kalimat baru yang diucapkannya, kalimat yang cukup panjang tidak hanya satu dua kata seperti biasanya. Memang dia mencontoh sih, tapi tetap saja itu kemajuan buat Mamanya. Seperti biasanya kalau dua2nya dirumah Lukman dan Reza seperti Tom &amp; Jerry main bersama, berantem, berbaikan, main lagi, begituuu terus. Suatu saat ketika sedang kesal dengan kakaknya Lukman bilang &#8220;Pergi kau dari sini!&#8221; wah kaget juga mendengarnya, tapi Lukman meneruskan bilang &#8220;Sabar&#8230;. sabar&#8230;&#8221; lucunya Lukman, marah sendiri, bilang sabar sendiri. Supaya adeknya kalem lagi, Reza ambilkan segelas air minum untuk Lukman, yang menerima dengan senang dan bilang &#8220;Terima kasih, selamat puasa!&#8221; kesannya meniru iklan banget deh&#8230;. Versi lain dari kalimat marahnya Lukman adalah &#8220;Aduh, itu sakit Reza, ayo pergi!&#8221; sambil mengusir kakaknya. Tapi kalau lagi akur, dan main bersama, banyak imajinasi Lukman yang keluar karena bermain sama kakaknya itu. Contohnya semalam waktu main tembak-tembakan, saat kakaknya pura-pura tembak pantatnya Lukman, dia berseru &#8220;Apa ya panas&#8230;!!&#8221; sambil tunjuk-tunjuk pantatnya, seolah-olah pantatnya ada apinya karena ditembak! Hihihi kartun banget deh Lukman <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-987"></span></p>
<p>Suasana lebaran yang berbeda mengenalkan Lukman pada tradisi kunjung-mengunjungi rumah saudara-saudara. Tahun-tahun sebelumnya mungkin Lukman belum se-&#8217;ngeh&#8217; seperti sekarang. Kami agak deg2an juga, khawatir Lukman nggak merasa nyaman diajak ketempat yang nggak dikenalinya, apalagi ke beberapa rumah bukan hanya satu. Saat lebaran hari pertama kami kerumah Momma, kita lewat depan sekolahnya Lukman untuk menghindari macet. Begitu melihat sekolahnya, Lukman langsung bilang &#8220;Kak Aas!&#8221; menyebut nama <em>shadow teacher</em>nya. Waaahhh sudah kangen ya Lukman <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Secara keseluruhan, selama berkunjung kerumah saudara-saudara Lukman bisa cukup menikmati. Dia senang melihat pernak-pernik yang ada ditiap rumah, tanpa nge-geratak/lari-lari sana sini. Apalagi di tiap rumah itu adaaaa aja pajangan berbentuk binatang, lukisan atau patung gajah, binatang favoritnya Lukman. Lukman bahkan mau berkenalan dengan saudara-saudara yang baru ditemuinya, berinisiatif memperkenalkan diri dengan menepuk dadanya dan bilang &#8220;Aku Lukman&#8221; walau hanya sebatas itu, dan nggak bisa jawab lagi kalau ditanya lebih lanjut. Kami memang mengatur agar waktu kunjungan tidak terlalu lama supaya Lukman tidak keburu bosan sehingga Lukman cukup sabar berkunjung ke tempat2 yg asing buatnya, dan hanya agak marah kalau sudah cape disore hari. Marahnya pun nggak keterlaluan, cuma berantem sama kakaknya, dan kalau ditanya &#8220;Lukman cape ya?&#8221; dia jawab &#8220;Aku mau pulang&#8230;&#8221; dan mau dipeluk saja, so sweet&#8230;</p>
<p>Hanya ada satu kejadian yang membuat Lukman menangis. Saat berkunjung kerumah salah satu saudara yang lahannya luas sekali, Lukman senang banget melihat begitu banyak binatang dipelihara dirumah tersebut. Dia langsung lari-lari ditaman, melihat dari satu kandang ke kandang lainnya. Tapi baru beberapa saat disana, terdengar bunyi bedug. Rupanya ada bedug yang diletakkan dihalaman tersebut dan dipukul oleh petugas keamanannya. Waaaa Lukman langsung panik, tutupin kupingnya dan nangis-nangis minta pulang. Karena memang kita harus cepat pulang, ya sudah kita sekalian turutin deh maunya Lukman. Sementara itu walaupun msh tutup kuping Lukman mau aja tetap foto2, lihat nih foto bertiga Papanya pipinya masih ada bekas airmatanya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-thumbnail wp-image-1004 aligncenter" title="23ss" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/23ss.jpg?w=125&#038;h=150" alt="23ss" width="125" height="150" /></p>
<p>Setelah beberapa hari berkunjung kerumah saudara-saudara, dihari kelima lebaran kita santai dirumah. Lukman dan Reza puas2in main dengan Papanya. Waktu nonton tivi, saat lihat iklan sinetron &#8216;Safa dan Marwa&#8217; Lukman bilang sama Papanya &#8220;Papa, Safa, Papa!&#8221; Papanya yang nggak ngeh cuma senyum2 aja sama Lukman. Tapi baru paham saat Lukman bilang &#8220;Safa, teman Tetum!&#8221;. Hahaha Papanya baru tau deh, kalau Lukman tuh inget dengan teman sekolahnya yang namanya Safa.</p>
<p>Berbeda kesibukan dengan adeknya, walaupun sedang kurang sehat disaat liburan ini Reza sedang produktif dengan karya2 kreatifnya. Ada-ada saja yang dia hasilkan dengan berbagai mainan/bahan yang ada dirumah. Ada scorpion yang dia buat dari lilin plus tusuk gigi, ada robot dari lego (mainan kegemaran Reza sejak umur 2 tahun), ada amplop bikinannya (lihat cerita Reza&#8217;s Concern tentang pembuatan amplop ini), ada gambar-gambar yang dibuatnya dengan Paint, program yang dipelajarinya disekolah. Yang disebutkan itu hanya beberapa dari banyak karya Reza yang lain.</p>
<p><img class="size-thumbnail wp-image-1007    alignnone" title="scorpion" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/scorpion.jpg?w=150&#038;h=126" alt="scorpion" width="150" height="126" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1008" title="robots" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/robots.jpg?w=112&#038;h=150" alt="robots" width="112" height="150" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1009" title="kucing" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/kucing.jpg?w=150&#038;h=120" alt="kucing" width="150" height="120" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1010" title="blackwdwReza" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/blackwdwreza.jpg?w=150&#038;h=109" alt="blackwdwReza" width="150" height="109" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1011" title="tarantulaReza" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/tarantulareza.jpg?w=150&#038;h=118" alt="tarantulaReza" width="150" height="118" /></p>
<p>Ada cerita khusus untuk dua gambar laba-laba diatas, keduanya diupload ke fasbuknya Reza dan Mamanya. Awalnya Reza bikin laba-laba pertama, yang ada bintik merahnya. Saat ditanya Maktuannya kok ada bintik merahnya, Reza jawab &#8220;Itu laba-laba blackwidow&#8221;. Penasaran dengan penjelasannya ini, Mamanya Googling untuk cari foto laba-laba blackwidow sungguhan. Ternyata betul, laba-laba blackwidow itu ada bintik merah dibadannya! Baru tahu juga tuh Mamanya hihihi&#8230;. Laba-laba kedua dibuatkan Reza untuk adeknya karena Lukman begitu suka gambar laba-laba blackwidow, makanya ada tulisan &#8220;Uman&#8221; panggilan kesayangan Lukman dirumah. Jenis laba-laba kedua ini adalah tarantula, makanya kakinya berbulu&#8230; hihihi&#8230;</p>
<p>Saat Mamanya upload foto Scorpion diatas ke fesbuk, rupanya ibu Julia Maria van Tiel, <span id="lblNews">pembina kelompok diskusi orangtua anak berbakat (</span><span id="lblNews">anakberbakat@yahoogroups.com) jadi tertarik melihat-lihat karya Reza yang lain. Dan beliau berkomentar untuk dua buah gambar Reza yang lain dibawah ini</span></p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-medium wp-image-1014 aligncenter" title="rezasaurus" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/rezasaurus1.jpg?w=300&#038;h=217" alt="rezasaurus" width="300" height="217" /> <img class="alignnone size-medium wp-image-1015" title="alien" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/alien.jpg?w=300&#038;h=212" alt="alien" width="300" height="212" /></p>
<p>Kata ibu Julia gambar-gambar Reza diatas &#8220;detail banget dan penuh fantasi&#8221;. Beliau minta ijin agar diperbolehkan menyimpan gambar-gambar Reza itu di web nya anakberbakat@yahoogroups.com untuk contoh ibu-ibu lain. Waaa bangga banget dong kami, gimana enggak, lhah yang ngomong ini pakarnya anak berbakat. Mudah-mudahan kami bisa mendukung dan membina terus bakat/kebisaan Reza dan Lukman supaya mereka dapat mengembangkan kemampuannya secara optimal. Amiiin&#8230;.</p>
<p>Selain membuat kreasi-kreasi diatas, Reza liburan kemarin juga belajar tentang strategi dari Papanya. Selama ini kan Reza main Pet Society di Facebook atau main online games yg ada di games.co.id. Kalau Reza main Pet Society sih buat kami boleh-boleh saja, karena tidak ada yang negatif disana, malahan mengajarkan pentingnya berteman, asyiknya bertukar cerita tentang &#8216;rumah&#8217; masing-masing pet disitu (maklum, Mamanya juga penggemar Pet Society hehehe). Nah kalau yang di games.co.id ini yang harus diperhatikan, karena beberapa games ada yang sadis. Seperti permainan melempar pisau, dimana kalau pisaunya meleset jreettt keluar darah dari orang yang dilempar, dan ada sound effect teriakan orang itu. Sadis kan? Awalnya Reza malahan suka, dan ketawa-ketawa kalau pisaunya meleset. Begitu Mamanya lihat apa yang bikin dia ketawa-ketawa, wah langsung deh dilarang main games yang itu. Nah waktu liburan kemarin Reza mencoba mainan baru disitus yang sama, Stick War. Walaupun tentang peperangan, games ini lebih menekankan pada kelihaian strategi untuk menang. Kali ini Papanya yang ikutan main, mengajari Reza menyusun strategi yang baik. Wahhh serunya, Reza asik banget main sama Papanya dan juga adek Lukman yang menonton dengan asik. Teriakan dan seruan mereka sampai heboh kedengaran keluar kamar!</p>
<p>Oh iya, last but not least, di hari lebaran ini Reza kembali bertemu dengan idolanya, Opa Emil Salim. Reza senang sekali bisa berfoto bersama beliau dan waktu dimobil Mamanya bercerita pernah diajar Opa Emil saat kuliah, Reza bilang begini &#8220;Reza pingin juga deh bisa belajar sama Opa Emil, bisa tanya-tanya soal global warming&#8230;&#8221; Amiiin, semoga ya nak&#8230;</p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-thumbnail wp-image-1018 aligncenter" title="idolss" src="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/idolss.jpg?w=150&#038;h=112" alt="idolss" width="150" height="112" /></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mamanya.wordpress.com/987/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mamanya.wordpress.com/987/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mamanya.wordpress.com/987/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mamanya.wordpress.com/987/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mamanya.wordpress.com/987/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mamanya.wordpress.com/987/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mamanya.wordpress.com/987/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mamanya.wordpress.com/987/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mamanya.wordpress.com/987/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mamanya.wordpress.com/987/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mamanya.wordpress.com&blog=4814757&post=987&subd=mamanya&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mamanya.wordpress.com/2009/09/28/lebarannya-lukman-liburannya-reza/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/167b05cda350e4b933377a853c5f38f1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mamanya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/bertiga.jpg?w=251" medium="image">
			<media:title type="html">bertiga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/23ss.jpg?w=125" medium="image">
			<media:title type="html">23ss</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/scorpion.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">scorpion</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/robots.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">robots</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/kucing.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">kucing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/blackwdwreza.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">blackwdwReza</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/tarantulareza.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">tarantulaReza</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/rezasaurus1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">rezasaurus</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/alien.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">alien</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mamanya.files.wordpress.com/2009/09/idolss.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">idolss</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>