Archive for May, 2009

“Sikapnya Masih Anak-anak”

Dalam perjalanan pulang kerumah hari ini, mood Reza lagi happy…. banget.

Nggak heran, presentasinya dilakukan dengan sukses, setelah sebelumnya sempat ragu untuk tampil kedepan kelas (lihat post sebelum ini).

Kita masih obrolin presentasi itu didalam mobil. Waktu ditanya berapa lama Reza bicara katanya “Ada 15 menit deh, ratusan kalimat!”. Banyak nggak teman2 yang nanya Reza? “Nggak, yang banyak nanya malah Miss (bu guru)nya”.

Kemudian Reza bilang “Reza di kelas satu masih berapa lama lagi sih Mama?” Mamanya jawab “Biasanya kan kenaikan kelas sekitar akhir Juni atau awal Juli, ya masih sebulan lagi deh di kelas satu. Kenapa?” Reza bilang “Asssiiik, sudah mau kelas dua”. Mamanya bilang “Iya, tambah besar, sudah harus makin tanggung jawab, makin nggak disuruh2 mandi, disuruh2 selesaikan makan…” Reza jawab “Iya, sudah makin besar tapi sikapnya masih anak2. Tapi bisa juga sih disuruh serius”…. wakakakakakakak….. Mamanya langsung ketawa dengarnya :D

Add comment May 29, 2009

Presentasi Dinosaurus (Lagi)

Hari Selasa yll, Reza bilang ke Mamanya “Mama, tadi bu guru lihat buku dino yg Reza bawa, terus bu guru bilang besok Reza presentasi tentang dino”. Mamanya tidak heran dengan cerita Reza itu, karena kejadian yang sama juga pernah dialaminya saat masih TK. Waktu itu Reza yang masih umur 4 tahun sakit cukup lama, dan guru kelas PGnya datang kerumah untuk menjenguk. Girang karena didatangi ‘tamu’nya, Reza keluarin lah semua koleksi boneka dan buku-buku dinosaurusnya. Walaupun saat itu Reza belum bisa membaca, semua buku-buku dino sudah dibacakan untuknya, dan Reza hapal semua keterangan di buku-buku itu. Jadi saat guru PGnya dirumah, Reza menceritakan semua jenis dinosaurus yang diketahuinya. Bu guru terkesan, dan minta kalau Reza sudah masuk untuk membawa koleksi dinonya dan ceritakan kepada teman-temannya dikelas.

Mengingat pengalaman itu, saya langsung tanya pada Reza “Mau bawa apa untuk presentasinya?” Reza jawab “Buku yang Atlas Dinosaurus saja cukup satu Mama”. Karena Mamanya pikir Reza sudah cukup pengalaman melakukan presentasi di TKnya (tentang Dinosaurus, tentang Sumatera Barat Kampung Halaman Tercinta, tentang Adek Tersayang, tentang Binatang Kesayangannya) bahkan pernah dapat piala untuk presentasi terbaik, Mamanya tidak mempersiapkan apa-apa lagi.

Keesokan harinya waktu ditanyai “Bagaimana presentasinya tadi?” Reza jawab “Nggak jadi, kata Mz hari Jumat aja” Walaupun heran, Mamanya nggak tanya lebih lanjut.

Hari Kamisnya, saat sampai dirumah sepulang sekolah, Reza bilang “Presentasinya nggak jadi, Mama” Mamanya tanya “Kenapa Reza?” dijawabnya “Nggak jadi aja”. Apa enggak cukup waktunya?” saya tanya lagi. Reza jawab “Nggak tau” kata Reza lagi. Akhirnya karena berpikir ada yang aneh nih, Mamanya nggak tanya lebih lanjut.

(more…)

Add comment May 29, 2009

Main di KidZania

Pada pertemuan orangtua murid kelas Reza awal semester ini diputuskan outing akhir semester akan pergi ke KidZania. Wah waktu voting, sepertinya semua orangtua setuju untuk pergi kesana.

Setelah disurvey para guru, ditetapkanlah tanggal 14 Mei sebagai D day-nya. Reza sudah sangat excited, dan katanya mau bangun jam 2 pagi karena ngumpul jam 6 didekat sekolah untuk naik bus rombongan.

Mendengar Reza mau outing ke KidZania, Ivan jadi ngiri, dia belum pernah kesana, dan sudah lama juga kepingin tahu KidZania itu. Akhirnya diputuskanlah Mamanya ikut pergi ke KidZania menemani Ivan, berbarengan waktunya dengan saat rombongan kelasnya Reza pergi kesana.

Cuaca saat D day-nya mendung, tapi Reza tetap semangat, bangun pagi, makan sarapan pagi dengan cepat (diluar biasa :-) ) dan jam 6 sudah duduk didalam bus yang siap melaju. Sepulang mengantarkan Reza ke bus, Mamanya pulang untuk jemput Ivan, dan berangkat ke KidZania.

Sampai di Pacific Place, walaupun lampu didalam mall tersebut belum seluruhnya menyala, sudah banyak bocah2 kecil yang datang, pastinya mau ke KidZania juga! Rombongan sekolah pun cukup banyak, mungkin minggu itu banyak yang libur karena kelas 6 SD sedang UAN.

Dipintu masuk Mamanya beli tiket berdua Ivan, dan diberikan kartu asuransi juga cek untuk modal bermainnya Ivan.

Masuk kedalam KidZania sudah ada pemandu yang mengarahkan agar kami naik ke lantai atas saja. Bagus juga, kalau enggak, wah habis waktu buat bingung2 dulu, mau ngapain dan mau ke area mana, walaupun sebelumnya kita sudah browsing dulu untuk cari profesi mana yang paling seru.

Dilantai atas kita bertemu dengan gurunya Reza, yang memberi tahu kalau Reza lagi ‘bekerja’ di pabrik pembotolan Aqua. Mamanya sempat foto Reza dan teman2nya dulu sebelum mereka mulai ‘kerja”

8 9

(more…)

Add comment May 27, 2009

Nikmat….

Sampai sekarang, bila saya bertemu dengan teman-teman ‘mantan’ rekan sekantor dulu seringkali mereka bertanya “Sudah bosen dirumah nggak?” Pertanyaan yang sama juga sempat terbersit dipikiran saya ketika memutuskan akan berhenti bekerja tahun lalu. Betapa tidak, biasanya saya dan suami jam 06.15 pagi sudah siap berangkat kekantor sementara anak-anak masih heboh bersiap-siap kesekolah, dan kembali kerumah sekitar 12 jam kemudian saat mereka sudah tidur.

Ternyata sampai sekarang, sembilan bulan setelah berhenti, saya malahan masih tetap merasakan nikmatnya ada dirumah bersama anak-anak. Banyak hal-hal yang saya alami, yang tidak akan mungkin saya dapatkan kalau masih bekerja dikantor. Contohnya: saat Lukman berkata “Aku senang, Mama!” hanya karena dia bisa minum dari botol kecil, berulang-ulang bulak-balik mengisi botol itu dari dispenser minuman.  Atau seperti saat saya bercanda dengan Lukman, dan spontan dia berkata “Lucu baaaanyak” yang maksudnya lucu banget/lucu sekali.

Juga saat menjemput Reza disekolah, dan saat baru parkir ia baru masuk kehalaman sekolah, muka memerah karena kepanasan, membawa botol minuman yang sudah kosong, dan begitu melihat saya dimobil Reza berteriak “Kita baru jalan-jalan ke danau, Mama! Jalannya jauh tapi seru!”. Atau saat dia mengadu “Tadi Daffa menangis lho, karena bajunya ditarik Hanif, padahal dia duluan yang mulai”.

Momen-momen seperti itu saya pikir sangat berharga, saya bisa alami sendiri tanpa harus dengar laporan asisten, saya bisa lihat senyumnya Lukman saat dia katakan hal-hal baru, juga berdiskusi dengan Reza tanpa harus menunggu weekend.

Dulu saya setuju dengan idiom “yang penting quality time, bukan quantitynya”. Tapi sekarang saya tidak sependapat lagi :-)

1 comment May 21, 2009

Catatan Endah W. Soekarsono

Dua tulisan dibawah ini saya ambil dari Catatan di FaceBooknya Sekolah Tetum, hasil karya kak Endah panggilan saya untuk Ibu Kepala Sekolah. Saya kenal beliau kurang lebih baru 2 tahun, tapi rasanya seperti sudah kenal lama sekali. Begitu banyak hal yang kami bicarakan, bukan hanya yang berkaitan dengan Sekolah Tetum, tapi juga hal-hal lain dari A sampai Z. Saya belajar banyak dari beliau yang punya begitu banyak ilmu tapi sangat rendah hati dan suka berbagi.

My salute to you, kak Endah!

LUKMAN: SEBUAH POTRET DALAM PARADIGMA PERTUMBUHAN

May 10, 2009

(Tulisan ini dibuat untuk anak-anak istimewa di Tetum yang punya cara belajar berbeda, teman-teman sekelas yang mau menerima mereka, dan orang tua yang dapat menjawab dengan bijak tentang kehadiran anak-anak itu)

Lukman memandang kura-kura di air mancur, sementara teman-temannya sedang mendengar Kak Ria mendongeng di teras kelas. Ketika Kak Aas memegang lengan Lukman dan mengajaknya bergabung dengan Kak Ria, Lukman berteriak, “Nggak!” Kak Aas terkejut. Hari itu, tanggal 23 Maret 2009, untuk pertama kalinya di sekolah Lukman mengeluarkan kata bantahan, “Nggak.” Di rumah dia sudah mengucapkan “Nggak” untuk pertama kalinya beberapa hari sebelumnya, yang membuat mamanya terkejut dan gembira.

Anak Indonesia pada umumnya dapat mengucapkan bentuk negatif (bukan-belum-jangan-nggak/ndak) pada usia dua tahun. Lukman untuk pertama kalinya memproduksi bentuk negatif beberapa hari setelah ulang tahunnya yang ke-4.

Lukman mengalami perkembangan pemerolehan bahasa yang lebih lambat daripada anak lain. Dia mengalami kesulitan untuk memberikan respon dan menerima makna yang diberikan oleh sekelilingnya. Lukman tidak mengalami kelainan organik. Struktur organ wicara dan pendengarannya baik (hanya saja dia cenderung hipersensitif terhadap suara – terkadang Lukman menutup telinga pada saat kegiatan menonton film). Lukman juga mempunyai kemampuan kognitif yang baik. Misalnya, ketika mamanya mengajarinya mengenali globe dengan mengatakan, “Lukman disini ni, di In Do Ne Sia,” Lukman meniru, “Indonesia.” Lalu ibunya menjelaskan di mana penguin, gajah, beruang kutub, dan dinosaurus. Ketika globe diputar lagi, Lukman dapat menyebutkan dengan tepat di mana letak hewan-hewan itu dan dirinya.

(more…)

Add comment May 20, 2009

Cerita Berita Gurita

Karena kakak2 kelas 6 disekolah ujian akhir, Reza dapat libur selama seminggu. Walaupun tetep belajar karena begitu masuk langsung pekan ulangan harian, Reza masih punya banyak waktu luang untuk nonton tivi. Tidak seperti kebanyakan anak yang cuma nonton film kartun (atau bahkan sinetron, yaiks!) Reza paling suka nonton acara yang informatif. Berita-berita, acara ilmu pengetahuan, itu yg paling disukainya. Setelah itu baru deh nonton film kartun kesukaannya.

Yang dibahasnyapun mungkin tidak biasa. Contohnya percakapan seperti dibawah ini, setelah melihat berita mengamuknya salah satu nasabah Bank Century.

R: Mama, ada masalah apa sih dengan bank Century?

M: Penipuan, Reza, nasabahnya simpan duit untuk investasi disana, tapi disalahgunakan jadi hilang duitnya. Kok Reza tau ada masalah dg Bank Century?

R: Dari berita.

Mendadak, sang adik yg sepertinya nggak ngikuti pembicaraan kami mengeluarkan ucapan yg pas banget: “Gurita sasa!” maksudnya gurita raksasa, salah satu binatang yg bikin Lukman ter-kagum2 waktu nonton cd extreme animal.

Rupanya mendengar bunyi “berita” membuat Lukman teringat “gurita” yang baru ditontonnya…. hehehehehe…..

Lanjut lagi dg cerita beritanya Reza.

Waktu lihat Mamanya fesbuk-an, Reza nyamperin, seperti biasa mau tahuuu aja Mamanya lagi bikin apa, chatting ama siapa, dan apa yg terlihat di screen pasti ditanyai kalau dia belum tahu arti/gunanya.

Mendadak dia inget, dan bilang gini: “Mama, Rani Juliani yang terlibat cinta segitiga itu punya facebook juga lho!”

M: “Oh gitu ya…. cinta segitiga itu apa sih Reza?”

R: “Kan dia udah sama Nasrudin, eh terus juga sama Antasari, gitu..”

Wadyuh, seperti biasa Mamanya cuma bisa nahan ketawa, dan langsung sms Papanya yg lagi di Jogja, ceritain pembahasan Reza itu :-D

Add comment May 18, 2009


Recent Posts

Archives

Top Posts

Blogroll